Teori pemerintahan mengenai pendamaian adalah doktrin dalam teologi Kristen mengenai makna dan akibat dari kematian Yesus Kristus. Teori ini mengajarkan bahwa Kristus menderita bagi umat manusia supaya Allah dapat mengampuni manusia tanpa menghukum mereka dan pada saat yang sama tetap menjalankan keadilan ilahi. Di masa modern, pandangan ini lebih sering diajarkan dalam lingkaran-lingkaran Protestan non-Calvinis, meskipun Arminius, John Wesley, dan orang Arminian lainnya tidak pernah dengan jelas membahasnya. Pandangan ini diambil terutama dari karya-karya Hugo Grotius dan teolog-teolog terkemudian seperti John Miley dan H. Orton Wiley.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Bagian dari seri tentang |
| Pendamaian dalam Kekristenan |
|---|
| Paradigma klasik |
|
| Paradigma objektif |
|
| Paradigma subjektif |
|
| Jenis |
|
| Lihat pula |
| Universalisme Kristen |
Teori pemerintahan mengenai pendamaian (juga dikenal sebagai teori rektoral, atau teori pemerintahan moral) adalah doktrin dalam teologi Kristen mengenai makna dan akibat dari kematian Yesus Kristus. Teori ini mengajarkan bahwa Kristus menderita bagi umat manusia supaya Allah dapat mengampuni manusia tanpa menghukum mereka dan pada saat yang sama tetap menjalankan keadilan ilahi. Di masa modern, pandangan ini lebih sering diajarkan dalam lingkaran-lingkaran Protestan non-Calvinis, meskipun Arminius, John Wesley, dan orang Arminian lainnya tidak pernah dengan jelas membahasnya. Pandangan ini diambil terutama dari karya-karya Hugo Grotius dan teolog-teolog terkemudian seperti John Miley dan H. Orton Wiley.