Kabupaten Tebo adalah kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Kabupaten Bungo Tebo, tanggal 12 Oktober 1999. Pada pertengahan tahun 2024, kabupaten Tebo memiliki jumlah penduduk sebanyak 367.251 jiwa. Kabupaten yang berbatasan dengan provinsi Riau dan Sumatera Barat ini, beribukota di Muara Tebo.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kabupaten Tebo | |
|---|---|
| Transkripsi bahasa daerah | |
| • Abjad Jawi | تيبو |
| Motto: Seentak galah, serengkuh dayung | |
![]() Peta | |
| Koordinat: 1°23′S 102°19′E / 1.38°S 102.32°E / -1.38; 102.32 | |
| Negara | |
| Provinsi | Jambi |
| Tanggal berdiri | 12 Oktober 1999 (1999-10-12) |
| Dasar hukum | UU No.54 Tahun 1999 |
| Ibu kota | Muara Tebo |
| Jumlah satuan pemerintahan | Daftar
|
| Pemerintahan | |
| • Bupati | Agus Rubiyanto |
| • Wakil Bupati | Nazar Efendi |
| • Sekretaris Daerah | Teguh Arhadi |
| Luas | |
| • Total | 6.461 km2 (2,495 sq mi) |
| Populasi | |
| • Total | 367.251 |
| • Kepadatan | 57/km2 (150/sq mi) |
| Demografi | |
| • Agama | |
| • IPM | tinggi[3] |
| Zona waktu | UTC+07:00 (WIB) |
| Kode BPS | |
| Kode area telepon | 0744 |
| Pelat kendaraan | BH xxxx C*/W* |
| Kode Kemendagri | 15.09 |
| DAU | Rp 609.062.820.000,- (2020) |
| Situs web | www |
Kabupaten Tebo adalah kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Kabupaten Bungo Tebo, tanggal 12 Oktober 1999. Pada pertengahan tahun 2024, kabupaten Tebo memiliki jumlah penduduk sebanyak 367.251 jiwa. Kabupaten yang berbatasan dengan provinsi Riau dan Sumatera Barat ini, beribukota di Muara Tebo.[2]
Batas wilayah Kabupaten Tebo antara lain;
| Utara | Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau |
| Timur | Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat |
| Selatan | Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin |
| Barat | Kabupaten Bungo dan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat |

Semangat reformasi tahun 1998 yang terjadi di Indonesia memberi dampak yang besar pada pemerintahan Provinsi Jambi, baik pada lembaga eksekutif maupun legislatifnya. Dalam hubungan itu Pemerintah Provinsi Jambi melalui Surat Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jambi Nomor 135/2465/Pem Tahun 1999 memprogramkan Rencana Pemekaran Wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II.
Dengan terbitnya Surat Gubernur Jambi tersebut ditindaklanjuti oleh Bupati Bungo Tebo, Drs. H. Sofian Ali, dengan menerbitkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bungo Tebo Nomor 669 Tahun 1999 tentang Tim Pelaksanaan Penerapan Pembentukan Daerah Tingkat II Kabupaten Bungo Tebo. Hal yang sama didukung pula oleh DPRD Kabupaten Daerah Tingkat II Bungo Tebo Nomor 170/271/1999 tanggal 21 Mei 1999.
Pada hasil Pemilihan umum Bupati Tebo 2017, pasangan Sukandar dan Syahlan, menjadi pemenang calon Bupati dan Wakil Bupati Tebo untuk periode 2017-2022. Mereka kemudian dilantik oleh gubernur Jambi, Zumi Zola, pada hari Senin tanggal 22 Mei 2017 di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi.[4] Setelah masa tugas selesai, saat ini posisi penjabat bupati diberikan kepada Aspan, sejak 22 Mei 2022.[5]
| No | Bupati | Mulai Menjabat | Selesai Menjabat | Ket. | Wakil Bupati | |
|---|---|---|---|---|---|---|
Kabupaten Tebo memiliki 12 kecamatan, 5 kelurahan dan 107 desa (dari total 141 kecamatan, 163 kelurahan dan 1.399 desa di seluruh Jambi). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 327.669 jiwa dengan luas wilayahnya 6.461,00 km² dan sebaran penduduk 51 jiwa/km².[6][7]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tebo, adalah sebagai berikut:
| Kemendagri | Kecamatan | Jumlah Kelurahan | Jumlah Desa | Status | Daftar Desa/Kelurahan |
|---|---|---|---|---|---|
| 15.09.06 | VII Koto | 10 | Desa | ||
| 15.09.11 | VII Koto Ilir | 6 | Desa | ||
| 15.09.12 | Muara Tabir | 8 | Desa | ||
| 15.09.04 | Rimbo Bujang | 1 | 7 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 15.09.08 | Rimbo Ilir | 9 | Desa | ||
| 15.09.07 | Rimbo Ulu | 6 | Desa | ||
| 15.09.10 | Serai Serumpun | 8 | Desa | ||
| 15.09.05 | Sumay | 12 | Desa | ||
| 15.09.02 | Tebo Ilir | 1 | 10 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 15.09.01 | Tebo Tengah | 2 | 10 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 15.09.03 | Tebo Ulu | 1 | 16 | Desa | |
| Kelurahan | |||||
| 15.09.09 | Tengah Ilir | 5 | Desa | ||
| TOTAL | 5 | 107 |
Berdasarkan data Sensus Penduduk Indonesia 2000, sebagian besar penduduk kabupaten Tebo merupakan suku Jambi,[8] yakni yang terdiri dari sub-suku Melayu Jambi (Batin, Penghulu dan Pindah). Sementara suku lainnya, banyak berasal dari suku Jawa, dan sebagian dari Minangkabau, Batak, Sunda, Kerinci dan suku lainnya.[8]
| No | Suku | Jumlah (2000) |
% |
|---|---|---|---|
| 1 | Jambi | 109.345 | 49,20% |
| 2 | Jawa | 94.528 | 42,53% |
| 3 | Minangkabau | 6.857 | 3,08% |
| 4 | Batak | 4.153 | 1,86% |
| 5 | Melayu* lainnya diluar Jambi | 2.628 | 1,18% |
| 6 | Sunda | 2.220 | 0,99% |
| 7 | Kerinci | 204 | 0,09% |
| 8 | Suku lainnya | 2.297 | 1,03% |
| Kabupaten Tebo | 222.232 | 100% | |

Adapun untuk perekonomian Kabupaten Tebo Bersumber Pada perkebunan Sawit, Karet di dukung Oleh pertambangan baik itu Batu Bara, Minyak Bumi dan Tambang emas tetapi masih dalam skala kecil. daerah ini kaya akan sumber daya alam dan bisa di jadikan daerah perikanan tawar karena diLewati oleh sungai terbesar di Provinsi Jambi yaitu Sungai Batanghari serta merupakan daerah rawa dataran rendah. Memiliki 1 Buah Pusat Kesehatan yaitu Rumah sakit Umum Daerah Sultan Thaha Syariffudin, dibantu oleh 12 Pusat kesehatan Masyarakat (PKM) di 12 kecamatannya.
Ada banyak potensi pariwisata di Kabupaten Tebo, di antaranya adalah Danau Sigombak yang terletak di Desa Teluk Kembang Jambu, Kecamatan Tebo Ulu. Potensi lain adalah kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) yang menjanjikan wisata petualangan yang bernuansa off road dan susur sungai yang menjanjikan keindahan yang eksotis alami Kabupaten Tebo.
Dengan pusat RSUD Sultan Thaha Syaifuddin dibantu oleh Pusat Kesehatan masyararat (PKM) di kecamatan yaitu: