Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Taman Sari, Taman Sari, Jakarta Barat

Taman Sari adalah kelurahan yang terletak di kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia.

kelurahan di Kota Jakarta Barat, Jakarta
Diperbarui 22 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Taman Sari, Taman Sari, Jakarta Barat
Kelurahan in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Kelurahan in Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Taman Sari
Kelurahan
Negara Indonesia
ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota AdministrasiJakarta Barat
KecamatanTaman Sari
Kodepos
11150
Kode Kemendagri31.73.03.1001 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3174060003 Suntingan nilai di Wikidata
Luas0,68 km²[1]
Jumlah penduduk16.856 jiwa (2024)[1]
Kepadatan24.788 jiwa/km² (2024)[1]
Jumlah RT106[1]
Jumlah RW8[1]
Jumlah KK6.194[1]
Situs webbarat.jakarta.go.id/kelurahan/tamansari
www.visitkelurahantamansari.com
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°9′12.24″S 106°49′27.84″E / 6.1534000°S 106.8244000°E / -6.1534000; 106.8244000

Taman Sari adalah kelurahan yang terletak di kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia.[2]

Sejarah

Kelurahan ini memiliki peran historis yang penting karena usianya yang hampir sama dengan usia kota Jakarta itu sendiri, menjadikannya bagian dari "etalase panjang sejarah Jakarta" mulai dari era Sunda Kelapa (397—1527), Jayakarta (1527—1619), Batavia (1619—1942), Jakaruta Tokubetsu Shi (1942—1945), Djakarta (1945—1972) dan Jakarta (1972—sekarang).[2]

Pada 4 Maret 1621, pemerintah Stad Batavia (kota Batavia) dibentuk terbentang dari kawasan Sunda Kelapa sampai kawasan Menteng. Kawasan yang kini menjadi wilayah Kelurahan Tamansari menurut Zaenudin HM sejarawan Jakarta yang menulis buku, “212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe” terbitan Ufuk Perres pada Oktober 2012, menyebutkan pada era Pemerintahan Hindia Belanda abad ke-19 dibangun Taman yang diberi nama “Wilhelmina Park”. “Wilhelmina Park” atau Taman Wilhelmina dibangun atas prakarsa Gubernur Jenderal Van De Bosch tahun 1834. Taman Wilhelmina adalah taman terbesar yang dibangun saat itu, terbentang dari kawasan Mangga Besar sampai ke Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal sekarang.

Taman ini dibangun sebagai penghormatan kepada Wilhelmina yang pada saat itu calon tunggal Ratu Belanda. Nama lengkapnya Wilhelmina Helena Puline Marie van Orange Nassau, lahir 31 Agustus 1880 – 28 November 1962, dan menjadi Ratu Belanda sejak 1890-1948. Adalah anak satu-satunya dari Raja Willem III dan istri keduanya Ratu Emma. Taman Wilhelmina selain taman bunga juga terdapat kebon sayur dan buah bagi orang Belanda, aliran Sungai Ciliwung yang bersih mengalir (pada waktu itu) juga menjadi daya tarik Taman Wilhelmina, terdapat Benteng (Citedal) Prins Frederik Hendrik dan Monumen Waterloo atau dikenal juga dengan nama “Atjeh Monumen”, sebuah monument pengingat gugurnya Tentara Belanda dalam perang melawan Kesultanan Aceh Darusalam.

Dalam perjalan sejarahnya yang sangat panjang kawasan Taman Wilhelmina beralih fungsi menjadi derah pemukiman, pertokoan dan termasuk didalamnya lokasi Masjid Istiqlal (1961) dulunya Benteng (Citedal) Prins Frederik Hendrik dan Gereja Katedral. Menurut Zaenudin HM tidak ada penjelasan sejarah terkait perubahan nama dari Taman Wilhelmina menjadi Taman Sari. Ini berlangsung dalam proses sosio-masyarakat yang sangat panjang, mungkin saja karena jejak Taman jadinya disebut Taman Sari.[3]

Versi lain dari cerita oral warga lokal menyebutkan Taman Sari berasal dari, “Prinsen Park”. Prinsen Park dibangun oleh Tan Hin Hie pada tahun 1913. Kawasan yang sekarang dikenal dengan nama Tempat Hiburan Rakayat (THR) Lokasari adalah dulu dikenal nama Prinsen Park. Terdapat rumah produksi film, tempat nongkrong seniman. Artis-artis kenama seperti Bing Slamet, Eddy Sud, Laila Sari dan lain-lain adalah artis yang lahir dari Prinsen Park atau dikenal juga nama “Seniman Sawah Besar”.

Saat ini Taman Sari adalah pemukiman padat, daerah bisnis dan hiburan di Jakarta. Hal yang merepresentasikan kata “Taman”, selain penataan ruang yang menyediakan taman perkotaan (Urban Farming) juga secara substansial adalah kemajemukan warga Taman Sari. Heterogenitas warga dapat dilihat dari keragaman etnis, suku, dan agama yang mendiami wilayah Taman Sari.

Kelurahan Tamansari memiliki 9 Masjid, 7 Gereja dan 5 Vihara menghiasi jalan Tamansari. Menariknya walaupun heterogenitas warga tinggi, kohesi sosial seperti persaudaraan, kerjasama, gotong royong dan pergaulan lintas etnis, suku dan agama menjadi panorama warna-warni di Taman Sari.

Geografi

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1252 Tahun 1986 dan SK Gubernur KDKI Jakarta Nomor 1746 tahun 1987, bahwa luas Wilayah Kelurahan Tamansari seluas 67,72 ha yang terdiri dari 8 RW dan 106 RT dengan perincian:[4]

Luas Wilayah
Lingkungan RW. 01 11,40 ha
Lingkungan RW. 02 9,30 ha
Lingkungan RW. 03 6,87 ha
Lingkungan RW. 04 7,92 ha
Lingkungan RW. 05 6,20 ha
Lingkungan RW. 06 8,82 ha
Lingkungan RW. 07 8,75 ha
Lingkungan RW. 08 8,46 ha

Batas wilayah

Berikut ini merupakan batas wilayah Kelurahan Tamansari:

UtaraJalan Mangga Besar Raya, berbatasan dengan Kelurahan Tangki
TimurBekas rel kereta api, berbatasan dengan Kelurahan Karang Anyar (Sawah Besar)
SelatanJalan Tamansari IV, berbatasan dengan Kelurahan Maphar
BaratJalan Mangga Besar II (Kali Beton), berbatasan dengan Kelurahan Maphar

Demografi

Pada tahun 2016, Kelurahan ini dihuni oleh 16.856 penduduk yang terbagi dari 8.212 laki-laki dan 8.644 perempuan dengan seks rasio 95 dan 6.194 kepala keluarga.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 "Kecamatan Taman Sari dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diakses tanggal 16-12-2018.
  2. 1 2 "Kelurahan Tamansari | Beranda". barat.jakarta.go.id. Diakses tanggal 2025-10-21.
  3. ↑ "Peacemaker Justice di Wilayah Inter-Multikultur Taman Sari". www.visitkelurahantamansari.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-21.
  4. ↑ "Kelurahan Tamansari | Beranda". barat.jakarta.go.id. Diakses tanggal 2025-10-21.

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs Resmi Pemerintahan Kota Jakarta Barat[pranala nonaktif permanen]
  • (Indonesia) BPS Kota Jakarta Barat
  • (Indonesia) Bapeda Jakarta Barat Diarsipkan 2007-07-07 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Taman Sari, Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kelurahan
  • Glodok
  • Keagungan
  • Krukut
  • Mangga Besar
  • Maphar
  • Pinangsia
  • Taman Sari
  • Tangki
Ikon rintisan

Artikel bertopik kelurahan atau desa di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Geografi
  3. Batas wilayah
  4. Demografi
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Barat

artikel daftar Wikimedia

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Administrasi Jakarta Selatan

artikel daftar Wikimedia

Kota Administrasi Jakarta Barat

kota di Provinsi Jakarta

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026