Tamago kake gohan, yang biasa disingkat TKG, merupakan hidangan sarapan khas Jepang yang populer, terbuat dari nasi Jepang matang yang dicampur dengan telur mentah serta kecap asin. Terkadang disebut sekadar tamago gohan, tamago kake meshi, tamago bukkake gohan, atau variasi nama lainnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Tamago kake gohan 卵かけご飯code: ja is deprecated | |
|---|---|
Rupa tamago kake gohan | |
| Jenis | Hidangan nasi |
| Tempat asal | |
| Suhu penyajian | Nasi hangat atau panas, telur mentah |
| Bahan utama | Nasi, telur ayam mentah, kecap asin |
| Bahan yang umum digunakan | Daun bawang (negi), nori, katsuobushi, natto, mentsuyu, wasabi |
| Hidangan serupa | Medamayaki don, zosui |
Tamago kake gohan (卵かけご飯; lit. "telur di atas nasi"), yang biasa disingkat TKG,[1] merupakan hidangan sarapan khas Jepang yang populer, terbuat dari nasi Jepang matang yang dicampur dengan telur mentah serta kecap asin. Terkadang disebut sekadar tamago gohan (nasi dengan telur), tamago kake meshi (telur dituang di atas nasi), tamago bukkake gohan (telur disiramkan ke nasi), atau variasi nama lainnya.
Tamago kake gohan hanya bisa dibuat secara aman di Jepang karena standar kebersihan yang tinggi di negara tersebut memungkinkan risiko keracunan Salmonella dari telur mentah menjadi minim. Faktor ini menjadikan tamago kake gohan sebagai "makanan jiwa orang Jepang".[2]
Hidangan awal yang mirip dengan TKG, yang dikenal sebagai Tamago meshi (玉子飯, nasi telur), tercatat dalam buku masak tahun 1805 berjudul Shirōto Hōchō (素人包丁, Masakan Pemula). Cara pembuatannya adalah menuangkan telur kocok ke atas nasi matang, lalu mengukusnya.[3] Konon, orang pertama yang membuat tamago kake gohan adalah Ginko Kishida (1833-1905) yang terkenal sebagai wartawan perang pertama di Jepang.[4] TKG kemudian mencapai bentuknya yang seperti sekarang pada tahun 1872 dan kini memiliki berbagai macam jenis.[5] Tamago kake gohan menjadi populer di Jepang pada tahun 1950-an berkat peningkatan produksi telur serta dorongan pemerintah untuk menyajikannya kepada anak-anak sebagai cara yang murah untuk menambah asupan protein dalam makanan mereka.[6]
Tamago kake gohan dikenal luas oleh orang Jepang dan terdapat beberapa festival untuk merayakannya. Salah satunya adalah festival tamago kake gohan yang diadakan di Prefektur Aomori pada tahun 2015.[7] Bahkan, orang Jepang merayakan Hari Tamago Kake Gohan (たまごかけごはんの日, Tamago kake gohan no hi) setiap tanggal 30 Oktober. Tanggal ini dipilih karena pada hari yang sama di tahun 2005, “Simposium Tamago Kake Gohan Jepang” perdana digelar di Kota Unnan, Prefektur Shimane, dan kemudian secara resmi ditetapkan sebagai hari peringatan oleh Komite Penyelenggara Simposium Tamago Kake Gohan Jepang.[8]