Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Talempong

Talempong adalah sebuah alat musik pukul tradisional khas suku Minangkabau. Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan. Talempong dibuat dengan menggunakan bahan dasar dari logam, perunggu, atau besi, tetapi ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan.

alat musik khas Minangkabau
Diperbarui 3 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Talempong
Talempong Pacik yang dimainkan saat mengiringi acara Bararak dalam prosesi pernikahan Adat Minangkabau

Talempong[1] (atau dikenal sebagai Cak Lempong dalam sebutan sebutan di Negeri Sembilan Malaysia)[2][3] adalah sebuah alat musik pukul tradisional khas suku Minangkabau.[4] Bentuknya hampir sama dengan instrumen bonang dalam perangkat gamelan.[5] Talempong dibuat dengan menggunakan bahan dasar dari logam, perunggu, atau besi,[6] tetapi ada pula yang terbuat dari kayu dan batu. Saat ini talempong dari jenis kuningan lebih banyak digunakan.[7][8]

Bentuk

Talempong berbentuk lingkaran dengan diameter 15 sampai 17,5 sentimeter, pada bagian bawahnya berlubang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter lima sentimeter sebagai tempat untuk dipukul. Alat pemukul yang digunakan berbahan kayu dengan bentuk bulat dan berukuran panjang sekitar 30 cm.[9] Talempong memiliki nada yang berbeda-beda. Bunyi yang dihasilkan talempong berasal dari sepasang kayu yang dipukulkan pada permukaannya.[2]

Cara memainkan

Talempong umumnya tidak dimainkan sendiri, melainkan oleh 2, 3, 4 atau 6 orang. Pemain ini dapat terdiri dari tukang tingkah, tukang gua tangah, tukang gua anak dan tukang rebana.[10] Berdasarkan cara memainkannya, ada yang memainkan talempong dengan dipegang oleh tangan (talempong pacik) dan ada yang memainkannya dengan disusun berderet di atas standar kayu. Posisi tubuh saat memainkan instrumen ini bisa dilakukan saat berdiri maupun duduk. Sering kali permainan talempong juga diiringi dengan alat musik tradisional lainnya seperti Gandang, Rebana, Tambur, dan puput Tanduk.[9][5]

Kegunaan

Musik Taleompong ditampilkan sebagai iringan tari, hiburan rakyat, upacara adat, pesta pernikahan dan di waktu bajago-jago (semacam ronda di lapangan terbuka).[10]

Talempong biasanya digunakan untuk mengiringi tarian pertunjukan atau penyambutan, seperti Tari Piring yang khas, Tari Pasambahan, Tari Alang Suntiang Pangulu dan Tari Gelombang. Talempong juga digunakan untuk melantunkan musik menyambut tamu istimewa. Talempong ini memainkanya butuh kejelian dimulai dengan tangga nada do dan diakhiri dengan si.[11] Talempong biasanya dibawakan dengan iringan instrumen seperti saluang, gandang, serunai dan instrumen tradisional Minang lainnya juga umum dimainkan bersama talempong.

Di Negeri Sembilan, Malaysia, Talempong dikenali dengan nama Caklempong.[2][3] Negeri Sembilan telah didatangi oleh perantau/keturunan Minangkabau yang bermigrasi dari Sumatera Barat pada abad ke 15 Masehi dan satu-satunya negara bagian di Malaysia yang mengamalkan sistem Lareh Bodi Caniago yang dibawa oleh Datuk Perpatih Nan Sabatang.

Referensi

  1. ↑ Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 55
  2. 1 2 3 "Caklempong Negeri Sembilan". Galeri Diraja Tuanku Ja'afar (dalam bahasa Bambara). 2021-08-26. Diakses tanggal 2026-01-21.
  3. 1 2 Journal of the Institute of Malay Language, Literature and Culture (dalam bahasa Melayu). Institut. 1983. hlm. 151. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ dkk, R. Toto Sugiarto (2021-05-01). Ensiklopedi Alat Musik Tradisional: Sulawesi Tenggara hingga Sumatera Utara. Hikam Pustaka. hlm. 6–7. ISBN 978-623-311-198-0. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. 1 2 Prosiding Seminar Nasional Ekspresi Seni Suku Bangsa di Garis Margin NKRI Wilayah Batas Hutan dan Laut, ISI Surakarta, 24 November 2011. ISI Press Surakarta untuk Program Pascasarjana ISI Surakarta. 2011. hlm. 83. ISBN 978-602-8755-49-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Muis, M. (2009). Pendefinisian lema alat musik di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. hlm. 46
  7. ↑ "Perbezaan di antara gamelan dan caklempong - Gangsapura" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-04-26.
  8. ↑ Daniswari, Dini (2022-02-15). Daniswari, Dini (ed.). "Alat Musik Talempong dari Minangkabau: Cara Memainkan, Fungsi, dan Keunikan". Kompas.com. Diakses tanggal 2022-04-26.
  9. 1 2 Alat Musik Tradisional Minangkabau (PDF). Padang: Proyek Pengembangan Permuseuman Sumatera Barat. 1983. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  10. 1 2 ENSIK.LOPEDI MUSIK DAN· TARI DAERAH SUMATERA BARAT (PDF). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1976. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Talempong Alat Musik Tradisional Asal Minangkabau Sumatra Barat". Adat Nusantara | Tradisinya Indonesia (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-02-03.

Lihat pula

  • Talempong Unggan
  • Caklempong
  • Calempong Oguong
  • Kakula, alat musik tradisional mirip talempong di Palu dibawa oleh Datuk Karama
  • Kulintang
  • Bonang


Ikon rintisan

Artikel bertopik musik atau lagu Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bentuk
  2. Cara memainkan
  3. Kegunaan
  4. Referensi
  5. Lihat pula

Artikel Terkait

Orang Minangkabau

penduduk pribumi Sumatra yang berasal dari Dataran Tinggi Minangkabau di Sumatra bagian barat

Budaya Minangkabau

kebudayaan etnis Minangkabau

Serunai (alat musik)

alat musik tradisional Asia Selatan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026