Taixue, atau terkadang disebut "Akademi Kekaisaran", "Sekolah Kekaisaran", "Universitas Kekaisaran" atau "Universitas Pusat Kekaisaran", merupakan tingkat tertinggi dari bidang pendidikan di Tiongkok kuno antara Dinasti Han dan Dinasti Sui. Universitas tersebut menampung 30.000 murid dan guru pada abad ke-2. Tempat tersebut menelurkan para birokrat yang amat terdidik bagi Dinasti Han. Tempat tersebut digantikan oleh Guozijian. Sistem sekolah pemerintahan seluruh negeri pertama di Tiongkok didirikan pada tahun 3 Masehi di bawah kepemimpinan Kaisar Ping dari Han, dengan Taixue yang terletak di ibukota Chang'an dan sekolah-sekolah lokal didirikan di prefektur-prefektur dan kota-kota utama dari kabupaten-kabupaten yang bertingkat lebih rendah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Taixue (Tai-hsueh; Hanzi sederhana: 太学; Hanzi tradisional: 太學; harfiah: 'Kajian atau Perguruan Tinggi'), atau terkadang disebut "Akademi Kekaisaran", "Sekolah Kekaisaran", "Universitas Kekaisaran"[1][2][3][4] atau "Universitas Pusat Kekaisaran", merupakan tingkat tertinggi dari bidang pendidikan di Tiongkok kuno antara Dinasti Han dan Dinasti Sui. Universitas tersebut menampung 30.000 murid dan guru pada abad ke-2. Tempat tersebut menelurkan para birokrat yang amat terdidik bagi Dinasti Han. Tempat tersebut digantikan oleh Guozijian.[5] Sistem sekolah pemerintahan seluruh negeri pertama di Tiongkok didirikan pada tahun 3 Masehi di bawah kepemimpinan Kaisar Ping dari Han, dengan Taixue yang terletak di ibukota Chang'an dan sekolah-sekolah lokal didirikan di prefektur-prefektur dan kota-kota utama dari kabupaten-kabupaten yang bertingkat lebih rendah.[6]
Taixue mengajarkan Agama Konghucu dan sastra Tionghoa selain beberapa hal lain untuk kepegawaian sipil tingkat tinggi meskipun sistem kepegawaian sipil berlandaskan pada ujian alih-alih rekomendasi yang belum diperkenalkan sampai zaman Sui dan belum disempurnakan sampai zaman Dinasti Song (960–1279).[7][8]