Sultan Syarif Abdurrahman, merupakan sultan Pelalawan pertama dan adik dari Sultan Syarif Ali, putera Sayyid Usman Syahabuddin dan Tengku Embung Badariyah. Beliau ditabalkan menjadi Sultan Pelalawan dengan gelar: Sultan Assyaidis Syarif Abdurrahman Fakhruddin. Sebelum menjabat sebagai sultan Pelalawan, dia menjabat sebagai Raja Muda Siak dan Panglima Perang Siak.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Tengku Said Abdurrahman | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Yang di-Pertuan Besar Pelalawan | |||||
| Sultan Pelalawan ke-1 | |||||
| Berkuasa | 1798-1822 M | ||||
| Pendahulu | Maharaja Lela II (Dibawah Kekuasaan Johor-Riau) | ||||
| Penerus | Sultan Syarif Hasyim I | ||||
| Kelahiran | Tengku Said Abdurrahman | ||||
| Istri |
| ||||
| Keturunan | |||||
| |||||
| Wangsa | Syarif Banahsan | ||||
| Dinasti | Pelalawan | ||||
| Ayah | Sayyid Usman Syahabuddin bin Abdurrahman Banahsan | ||||
| Ibu | Tengku Embung Badariyah binti Sultan Alamuddin Syah | ||||
| Agama | Islam Sunni | ||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sultan Syarif Abdurrahman, merupakan sultan Pelalawan pertama dan adik dari Sultan Syarif Ali (Sultan siak ke 7), putera Sayyid Usman Syahabuddin dan Tengku Embung Badariyah. Beliau ditabalkan menjadi Sultan Pelalawan dengan gelar: Sultan Assyaidis Syarif Abdurrahman Fakhruddin. Sebelum menjabat sebagai sultan Pelalawan, dia menjabat sebagai Raja Muda Siak dan Panglima Perang Siak.
Tengku Said Abdurrahman Diketahui mempunyai empat ( 4 ) orang isteri dan sebelas ( 11 ) orang anak yaitu:
- Dengan Isterinya Tengku Katijah binti Tengku musa bin Sultan Mahmud Abdul Jalil Syah siak
- Dengan Isterinya Tengku Oneng
- Dengan Isterinya Encik Maimunah
- Dengan Isterinya Encik Mas Utih
Dia mangkat tahun 1822 dengan gelar: MARHUM KOTA dan dimakamkan di makan Jauh Kabupaten Pelalawan.kedudukannya sebagai Sultan digantikan oleh Anaknya Tengku Said Hasyim (Sultan Syarif Hasyim I)
Buku Silsilah Keturunan Raja - Raja Kerajaan Pelalawan dan Siak Sri Indrapura Himpunan H.T.S. Umar Muhammad, Tenas Effendi, T. Razak Jaafar,dll 1988.
| Didahului Oleh : | Sultan Pelalawan ke - I 1810 – 1822 |
Diteruskan Oleh : |
| Maharaja Lela II | Tengkoe Besar Syarif Hasyim |