Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Suzanna von Wolzogen Kühr

Suzanna Ignatia Kühr, kemudian von Wolzogen Kühr adalah sastrawan dan sejarawan Belanda. Dalam karya-karyanya, ia mengkhususkan diri pada sejarah wanita.

Wikipedia article
Diperbarui 13 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Suzanna Ignatia von Wolzogen Kühr
Lahir(1883-08-06)6 Agustus 1883
Surakarta, Hindia Belanda (kini Indonesia)
Meninggal18 April 1953(1953-04-18) (umur 69)
Lunteren, Ede, Belanda
Pekerjaansejarawan, sastrawan, dosen
BahasaBelanda
KebangsaanBelanda Belanda
KerabatJules von Wolzogen Kuhr (kakak)

Suzanna Ignatia Kühr, kemudian von Wolzogen Kühr (6 Agustus 1883 – 18 April 1953) adalah sastrawan dan sejarawan Belanda.[1] Dalam karya-karyanya, ia mengkhususkan diri pada sejarah wanita.[2]

Kehidupan

Suzanna Ignatia Kühr terlahir di Surakarta, Hindia Belanda (kini Indonesia), sebagai puteri dari Carl Adolf Hugo Kühr dan Wilhelmina Petronella Wijnmalen. Ia tumbuh di tengah-tengah keluarga teosofi yang makmur, dengan seorang saudari dan 4 saudara laki-laki, di mana salah satu saudaranya meninggal saat bayi.[1] Kakaknya Jules nantinya menjabat sebagai wali kota Bandung.

Kedua orang tuanya lahir di Nederlands-Indie, dan berasal dari keluarga pejabat. Mulai tahun 1902, nama marga salah satu leluhur wanitanya digabungkan ke nama marga dirinya, sehingga marganya menjadi von Wolzogen Kühr.[1]

Keluarga tersebut menggemari musik dan suka banyak membaca. Sang ayah adalah seorang Freemason dan ibunya aktif dalam Perhimpunan Teosofi, dan secara berkala menulis artikel di Theosofisch Maandblad van Nederlandsch-Indië. Pada tahun 1903, Suzanna von Wolzogen Kühr juga turut bergabung ke perhimpunan tersebut.[1]

Pindah ke Belanda

Pada tahun 1904, keluarga tersebut pindah ke Belanda dan bertempat tinggal di Rijswijk. Mereka tinggal bersama sang nenek, yang sudah pindah ke Belanda setahun sebelumnya. Salah satu saudarinya tetap di Nederlands-Indië, karena terikat pekerjaan sebagai guru. Suzanna von Wolzogen Kühr lulus HBS di Hindia Belanda dan dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Belanda setelah menyelesaikan ujian gimnasium negara sebelumnya. Pada tahun 1907, ia mulai mempelajari sastra di Universitas Leiden, di mana salah satu dosennya adalah Gerrit Kalff.[1]

Pada tahun 1911, Von Wolzogen Kühr pindah ke Den Haag, dan menyelesaikan pendidikannya di tahun yang sama. Kalff memintanya melanjutkan penelitian promosi Elise Scheffer, yang telah meninggal di tahun sebelumnya. Pada bulan Juli 1918, ia dipromosikan dengan tulisan berjudul De Nederlandsche vrouw in de eerste helft der 18e eeuw, di mana ia meneliti sejumlah puisi, pamflet, novel, catatan perjalanan, dan gambar mengenai kehidupan wanita sehari-hari. Von Wolzogen Kühr percaya bahwa laki-laki banyak menulis tentang wanita, tetapi wanita sendiri jarang mendapat kesempatan untuk berbicara. Di tahun yang sama, ia menerbitkan 2 artikel di majalah Theosofia terbitan Nederlandse Theosofische Vereeniging.[1]

Pada tahun 1920, ia menerbitkan sekuel dari penelitian promosinya yang berjudul De Nederlandsche vrouw in de tweede helft der 18e eeuw. Menurut Von Wolzogen Kühr, inilah 'era baru bagi wanita', dan ia berbicara mengenai pergerakan wanita yang mulai bermunculan. Terdapat reaksi yang cukup stabil atas karyanya; kritik terbesar berangkat dari fakta bahwa ia terutama berfokus pada wanita kelas atas.[1]

Di tahun yang sama, penerbitan bukunya membuka jalan baginya untuk menjadi guru bahasa Belanda di Stedelijk Gymnasium Den Haag, dan menjadi dosen wanita pertama dan satu-satunya. Ia tetap aktis sebagai pengajar hingga tahun 1923 karena mengajukan cuti sakit. Di akhir hayatnya, ia menderita penyakit Basedow, yang mungkin sudah ada saat itu.[1] Pada tahun 1928, ia bertempat tinggal di Lunteren, Ede, bersama dengan ibunya, dan pada tahun 1930 menghuni rumah besar Suzette.[3] Von Wolzogen Kühr meninggal dunia di Lunteren dalam usia 69 tahun.[1]

Penemuan kembali

Setelah sakit, Von Wolzogen Kühr dan karya-karyanya pun dilupakan.[2] Pada tahun 1980-an, karya-karyanya ditemukan lagi, dan banyak dipergunakan sebagai bahan sumber.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Els Kloek (2014-11-11). "Wolzogen Kühr, Suzanna Ignatia von (1883-1953)". Digitaal Vrouwenlexicon van Nederland. Huygens Instituut. Diarsipkan dari asli tanggal 2025-01-26. Diakses tanggal 2025-03-10.
  2. 1 2 "#7 Suzanna von Wolzogen Kühr (1883-1953)". Maand van de Geschiedenis (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2025-03-10.
  3. ↑ "Kastanjelaan Oost 14, Lunteren". Amsterdamse School. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-04. Diakses tanggal 2025-03-10.
Basis data pengawasan otoritas: Orang Sunting di Wikidata
  • Belanda

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan
  2. Pindah ke Belanda
  3. Penemuan kembali
  4. Rujukan
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026