Surakartans adalah firm hooligan terbesar di Indonesia yang mendukung klub Persis Surakarta. Firm ini terbentuk dari pecahan Ultras.1923. Ultras 1923 dulu menempati di tribun Utara, kemudian bermigrasi ke Tribun B6 dan ke Tribun Selatan. Kemudian pecahan Ultras 1923 yang berada di Tribun B6 kemudian bermigrasi ke Tribun B8 danmenemukan Culture atau temen yang sejalur yaitu River City Casual dan The Red Boys. Lalu bermigrasi ke Tribun B6 hingga saat ini menjadi besar. Firm tersebut menempati tribun gerbang timur Stadion Manahan. Ketika mendukung tim Persis, pakaian yang digunakan adalah brand casual.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Surakartans adalah firm hooligan terbesar di Indonesia yang mendukung klub Persis Surakarta. Firm ini terbentuk dari pecahan Ultras.1923. Ultras 1923 dulu menempati di tribun Utara, kemudian bermigrasi ke Tribun B6 dan ke Tribun Selatan. Kemudian pecahan Ultras 1923 yang berada di Tribun B6 kemudian bermigrasi ke Tribun B8 danmenemukan Culture atau temen yang sejalur yaitu River City Casual dan The Red Boys. Lalu bermigrasi ke Tribun B6 hingga saat ini menjadi besar. Firm tersebut menempati tribun gerbang timur Stadion Manahan. Ketika mendukung tim Persis, pakaian yang digunakan adalah brand casual.
Surakartans menganut kultur hooligan dan sering kali bernyanyi menggunakan bahasa Inggris. Beberapa di antaranya adalah Don't Take Me Home, Persis Solo is Wonderful, Solo Belongs to Me, Oh When the Reds Go Marching In, Persis Till I Die.[1]