Sungai Kahayan atau batang Biaju Besar atau sungai Dayak Besar atau Groote Daijak-rivier atau Great Dajak atau Great Dyacs adalah sungai terbesar kedua setelah Sungai Barito di Kalimantan Tengah, sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Kalimantan – bagian Indonesia dari pulau Borneo.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Sungai Kahayan | |
|---|---|
Sungai Kahayan di Palangka Raya | |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Ciri-ciri fisik | |
| Hulu sungai | Pegunungan Schwaner |
| - lokasi | Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, Kalimantan |
| Muara sungai | Laut Jawa |
| - lokasi | Bapuju (Kabupaten Pulang Pisau) |
| - koordinat | 3°21′0″S 114°1′58″E / 3.35000°S 114.03278°E / -3.35000; 114.03278 |
| Panjang | 658 km (409 mi) |
| Debit air | |
| - lokasi | Laut Jawa (dekat muara) |
| - rata-rata | 1,1784 m3/s (41,61 cu ft/s)[1] |
| Debit air | |
| - lokasi | Palangka Raya (Ukuran basin: 6,958 km2 (2,686 sq mi)[2] |
| - rata-rata | 771 m3/s (27.200 cu ft/s)[3] |
| Daerah Aliran Sungai | |
| Sistem sungai | Basin Kahayan (DAS320365)[4] |
| Luas DAS | 15,500 km2 (5,985 sq mi)[1] 15,373 km2 (5,936 sq mi)[5] |
Sungai Kahayan atau batang Biaju Besar[6] atau sungai Dayak Besar[7][8] atau Groote Daijak-rivier[9] atau Great Dajak[10][11] atau Great Dyacs[12] adalah sungai terbesar kedua setelah Sungai Barito di Kalimantan Tengah, sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di Kalimantan – bagian Indonesia dari pulau Borneo.
Dengan panjang total 658 km (409 mi) dan daerah aliran sungai seluas 15,500 km2 (5,985 sq mi) di Kalimantan Selatan, Indonesia. Debit rata-rata tahunan 1,178 m3/s (41,6 cu ft/s). Ibu kota provinsi Palangka Raya terletak di sepanjang sungai ini.
Penduduk utama adalah suku Dayak, yang melakukan pertanian padi dengan sistem tebang-bakar dan menambang emas di hulu sungai. Bagian hilir Sungai Kayahan mengalir melalui lingkungan rawa gambut yang kaya dan unik, yang telah mengalami degradasi parah akibat program yang gagal untuk mengubah sebagian besar wilayah tersebut menjadi sawah, ditambah dengan aktivitas kehutanan legal dan ilegal.
Sungai Kahayan sebagai salah satu sungai utama di Kalimantan Tengah berhulu di Pegunungan Muller, tepatnya di desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas. Sungai ini bermuara ke Laut Jawa dan hilirnya berada di desa Sei Barunai dan Kiapak, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau. Muara Sungai Kahayan terletak 50 km sebelah timur Tanjung Malatayur.[13]
Tingginya curah hujan serta faktor manusia yang menyebabkan perubahan karakteristik terutama pada daerah hulu menjadikan air dari aliran Sungai Palangka Raya ini pada musim hujan sering meluap, dan menyebabkan banjir pada kawasan sekitarnya.[butuh rujukan]