Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sukorejo, Parengan, Tuban

Sukorejo adalah desa wisata berbasis seni dan budaya di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Nama desa ini berasal dari dua bahasa. Dalam bahasa Jawa, nama ini ditulis sebagai bahasa Jawa: ꦱꦸꦏꦉꦗcode: jv is deprecated (Sukareja) yang berarti "tempat yang makmur dan ramai". Sementara itu, dalam bahasa Sanskerta, nama ini ditulis sebagai Sanskerta: सुखराजcode: sa is deprecated (Sukharāja) yang bermakna "kebahagiaan dan kemakmuran". Desa ini dikenal juga dengan sebutan Kampung Jawa Sukorejo (KJS), yang menampilkan kehidupan masyarakat pedesaan serta berbagai seni dan tradisi lokal.

Sukorejo adalah desa wisata berbasis seni dan budaya di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Desa ini menampilkan kehidupan masyarakat pedesaan serta berbagai seni dan tradisi lokal
Diperbarui 17 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sukorejo, Parengan, Tuban
Desa in Jawa Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Jawa Timur, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Sukorejo
Desa
Lambang Kampung Jawa Sukorejo (KJS)
Lambang Kampung Jawa Sukorejo (KJS)
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenTuban
KecamatanParengan
Kode pos
62366
Kode Kemendagri35.23.09.2003 Suntingan nilai di Wikidata
Luas8,64 km²
Jumlah penduduk4.568 jiwa
Kepadatan529 jiwa/km²
Situs webhttp://www.sukorejo-parengan.desa.id
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 7°3′20″S 111°48′35″E / 7.05556°S 111.80972°E / -7.05556; 111.80972

Sukorejo adalah desa wisata berbasis seni dan budaya di Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Nama desa ini berasal dari dua bahasa. Dalam bahasa Jawa, nama ini ditulis sebagai bahasa Jawa: ꦱꦸꦏꦉꦗcode: jv is deprecated (Sukareja) yang berarti "tempat yang makmur dan ramai". Sementara itu, dalam bahasa Sanskerta, nama ini ditulis sebagai Sanskerta: सुखराजcode: sa is deprecated (Sukharāja) yang bermakna "kebahagiaan dan kemakmuran". Desa ini dikenal juga dengan sebutan Kampung Jawa Sukorejo (KJS), yang menampilkan kehidupan masyarakat pedesaan serta berbagai seni dan tradisi lokal.

Sejarah

Nama Sukorejo berasal dari gabungan kata Suko (suka atau senang) dan Rejo (ramai). Menurut sejarah lisan, nama ini disematkan karena dahulu wilayah ini menjadi pusat berkumpulnya para pemuda dari berbagai daerah untuk berlatih kesenian dan ilmu kanuragan.

Upaya pengembangan desa secara modern dimulai ketika Desa Sukorejo difasilitasi menjadi Desa Budaya oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban pada 20 Maret 2020.[1] Dukungan diperkuat pada 22 November 2023 oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, yang mendorong pengembangan desa wisata berbasis semangat OVOP (One Village One Product).[2]

Puncaknya, Desa Sukorejo diresmikan sebagai Desa Wisata Budaya pertama di Kabupaten Tuban pada 9 Desember 2024. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Disbudporapar Tuban dan dimeriahkan oleh pertunjukan seni seperti sandur, karawitan, reog, dan pencak silat.[3][4]

Demografi

Menurut profil Kampung KB Sukorejo (2023), desa ini memiliki 4.568 jiwa yang tersebar di 873 kepala keluarga, terdiri dari 1.904 laki-laki dan 2.067 perempuan.[5] Berdasarkan data BPS Kecamatan Parengan Dalam Angka 2018, Desa Sukorejo memiliki luas 8,64 km².[6] Dengan data penduduk tahun 2023, kepadatan penduduk desa ini mencapai sekitar 529 jiwa/km².

Pembagian Administratif

Secara administratif, Desa Sukorejo terbagi menjadi 4 Dusun:

  • Dusun Sugihan
  • Dusun Krajan
  • Dusun Karang
  • Dusun Pencol

Kepala Desa

No. Foto Kepala Desa Nama Kepala Desa
1 Wiwik Hartatik, SE.

Atraksi & Layanan Wisata

Berdasarkan data Jaringan Desa Wisata (Jadesta), Sukorejo termasuk dalam kategori Desa Wisata Rintisan dengan berbagai atraksi budaya, seperti pedalangan, tari, karawitan, sandur, wayang krucil, ritual kaleman, terbang bancahan, arak-arakan gunungan, sedekah bumi, dan pencak dor.[7] Desa ini juga menyediakan paket wisata edukasi yang meliputi pagelaran seni, kuliner lokal, dan fasilitas homestay di rumah-rumah warga.[8]

Festival Seni Sukorejo (FSS)

Festival Seni Sukorejo (FSS) adalah acara tahunan unggulan yang menjadi ikon desa. Selain menjadi panggung utama bagi kesenian rakyat, festival ini juga terbukti berhasil mendongkrak perekonomian warga melalui partisipasi puluhan pelaku UMKM lokal.[9]

  • FSS Perdana (2018): Digelar dengan tema Merangkai Tradisi Menembus Globalisasi, menampilkan kesenian lokal seperti Wayang Kulit dan Kentrung selama lima hari.[10][11]
  • FSS ke-2 (2019): Diselenggarakan pada 25–29 September 2019, dimeriahkan dengan pawai 1.001 tumpeng, kirab pusaka, serta pertunjukan seni seperti Wayang Krucil dan Tongklek.[12]
  • FSS ke-3 (2020): Mengusung tema Tamba Teka Lara Lunga (Obat Datang, Sakit Pergi), festival ini digelar secara virtual dari Sanggar Seni Ngripto Raras akibat pandemi COVID-19 dan disiarkan melalui kanal YouTube.[13]
  • FSS ke-4 (2022): Mengusung tema Gumregah Ngreksa Kabudayan Nuswantara, diikuti oleh 200 penari jaranan, pawai antar desa, pagelaran seni, dan bazar UMKM.[14]
  • FSS ke-5 (2023): Dimeriahkan oleh pawai karnaval budaya yang diikuti ratusan peserta dari 18 RT serta lembaga pendidikan (SD, MI, TK).[15][16]
  • FSS ke-6 (2024): Digelar pada 20–22 September 2024 oleh Pokdarwis, menampilkan kesenian seperti Jaranan Dor dan Tongklek.[9][17]
  • FSS ke-7 (2025): Telah berlangsung pada 18–20 September 2025 di Taman Budaya Sukorejo dengan tema Warga Sukorejo Berkarya: Satu Desa Seribu Karya, Satu Karya Berjuta Makna.[18][19]

Kesenian & Tradisi

Sanggar Seni

Kehidupan seni di Sukorejo ditopang oleh sanggar-sanggar seni, salah satunya adalah Sanggar Seni Ngripto Raras. Sanggar ini menjadi pusat regenerasi pelaku seni dan pelestarian tradisi karawitan. Keberadaan sanggar pedalangan di desa ini juga disebut sebagai satu-satunya yang ada di Kabupaten Tuban.[4][20]

Tradisi Manganan

Tradisi syukuran dan sedekah bumi yang dikenal sebagai Manganan masih terus dilestarikan oleh warga sebagai wujud syukur dan sebagai bagian dari kearifan lokal.[21]

Berikut jadwal tradisi Manganan di Desa Sukorejo:

No. Hari Lokasi
1 Kamis Pahing Punden Gradangan
2 Jum'at Pon Punden Kramat & Makam Gobak
3 Senin Legi Punden Kaliwatu
4 Kamis Wage Punden Sumberan
5 Jum'at Kliwon Makam Jalak & Cilik
6 Senin Pon Makam Katul

Program Kemasyarakatan

Selain sebagai desa budaya, Sukorejo juga berstatus sebagai Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) binaan BKKBN. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas hidup keluarga melalui kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.[5]

Video Terkait

  • Belajar Seni & Budaya di Kampung Jawa Sukorejo Tuban. KJS SUKOREJO. 20 September 2025. Diakses tanggal 24 September 2025.

Kunjungan wisata seni dan budaya di Kampung Jawa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kegiatan ini, wisatawan dari Duta Wisata dan Duta Tari Disbudporapar Kabupaten Tuban belajar berbagai kesenian khas, mulai dari karawitan, pencak dor, hingga tari tradisional. Menariknya, usai belajar para duta langsung praktik di Festival Seni Sukorejo, sehingga pengalaman terasa lebih hidup, nyata, dan berkesan. Kunjungan ini berlangsung pada Sabtu, 20 September 2025.

Media Sosial

  • TikTok: kampungjawasukorejo
  • Instagram: kampungjawasukorejo_
  • YouTube: kjs-sukorejo

Pranala luar

  • Situs Resmi Desa Sukorejo
  • Profil Desa Wisata Sukorejo di Jadesta

Lihat pula

  • Kabupaten Tuban
  • Parengan, Tuban
  • Desa wisata

Referensi

  1. ↑ "Fasilitasi Pembentukan Desa Budaya". Disbudporapar Kabupaten Tuban. 20 Maret 2020. Diakses tanggal 3 September 2025.
  2. ↑ "Ciptakan Desa Wisata Berbasis Budaya di Sukorejo, Ini Harapan Bupati Tuban". Pemerintah Kabupaten Tuban. Diakses tanggal 3 September 2025.
  3. ↑ "Sukorejo Resmi Jadi Desa Wisata Budaya Pertama di Kabupaten Tuban". Kabar Tuban. 9 Desember 2024. Diakses tanggal 3 September 2025.
  4. 1 2 "Sukorejo Dinobatkan Jadi Desa Wisata Budaya Pertama di Tuban". Berita Jatim. 10 Desember 2024. Diakses tanggal 3 September 2025.
  5. 1 2 "Data Penduduk Kampung KB Sukorejo". Kampung KB BKKBN. 9 November 2023. Diakses tanggal 3 September 2025.
  6. ↑ Kecamatan Parengan Dalam Angka 2018. BPS Kabupaten Tuban. 2018. Diakses tanggal 3 September 2025.
  7. ↑ "Desa Wisata Budaya Sukorejo". Jadesta Kemenparekraf. Diakses tanggal 3 September 2025.
  8. ↑ "Paket Wisata Budaya Edukasi Pagelaran & Kuliner". Jadesta Kemenparekraf. Diakses tanggal 3 September 2025.
  9. 1 2 "Lewat Festival Seni, Cara Desa di Tuban Ini Lestarikan Budaya dan Dongkrak Ekonomi Warga". Jatim Now. 21 September 2024. Diakses tanggal 3 September 2025.
  10. ↑ "Yuk Datang ke Festival Seni Sukorejo". Blok Tuban. 16 September 2018. Diakses tanggal 3 September 2025.
  11. ↑ "Festival Seni Sukorejo Upaya Lestarikan Kesenian Lokal". Media Center Tuban. 17 September 2018. Diakses tanggal 3 September 2025.
  12. ↑ "Kirab Pusaka dan 1.001 Tumpeng Awali FSS II". Blok Tuban. 25 September 2019. Diakses tanggal 3 September 2025.
  13. ↑ FESTIVAL SENI SUKOREJO #3 (VIRTUAL). NGRIPTO RARAS OFFICIAL. 4 Oktober 2020. Diakses tanggal 3 September 2025. ;
  14. ↑ "Festival Seni Sukorejo Resmi Dibuka, Digelar Selama Enam Hari". Pemerintah Kabupaten Tuban. Diakses tanggal 3 September 2025.
  15. ↑ "Festival Seni Sukorejo Tuban 2023, Ratusan Peserta Ikuti Pawai Karnaval Budaya". Berita Keadilan. 3 Oktober 2023. Diakses tanggal 3 September 2025.
  16. ↑ "Ratusan Warga Desa Sukorejo Tuban Antusias Ikuti Karnaval Budaya". Reportase Indonesia. 2 Oktober 2023. Diakses tanggal 3 September 2025.
  17. ↑ "Pokdarwis Desa Sukorejo Parengan Tuban Sukses Gelar FSS ke-VI". iNews Tuban. 22 September 2024. Diakses tanggal 3 September 2025.
  18. ↑ Trailer Festival Seni Sukorejo 7 (2025). KJS SUKOREJO. 2 September 2025. Diakses tanggal 3 September 2025.
  19. ↑ "Festival Seni Sukorejo ke-7 Siap Digelar, Wujud Sinergi Warga Lestarikan Budaya". Nusa Daily. 10 September 2025. Diakses tanggal 4 September 2025.
  20. ↑ "Dinamika Sanggar Seni Ngripto Raras Desa Sukorejo 2005–2018". UNS Digital Library. 2018. Diakses tanggal 3 September 2025.
  21. ↑ "Mengenal Lebih Dekat Tradisi Manganan Desa Sukorejo". KlikTimes. Diakses tanggal 3 September 2025.
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur
Desa
  • Brangkal
  • Cengkong
  • Dagangan
  • Kemlaten
  • Kumpulrejo
  • Mergoasri
  • Margorejo
  • Mojomalang
  • Ngawun
  • Pacing
  • Parangbatu
  • Selogabus
  • Sembung
  • Sendangrejo
  • Suciharjo
  • Sugihwaras
  • Sukorejo
  • Wukirharjo

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Demografi
  3. Pembagian Administratif
  4. Kepala Desa
  5. Atraksi & Layanan Wisata
  6. Festival Seni Sukorejo (FSS)
  7. Kesenian & Tradisi
  8. Sanggar Seni
  9. Tradisi Manganan
  10. Program Kemasyarakatan
  11. Video Terkait
  12. Media Sosial
  13. Pranala luar
  14. Lihat pula
  15. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026