Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Stimulus (fisiologi)

Dalam fisiologi, stimulus atau rangsangan adalah suatu perubahan dalam lingkungan internal atau eksternal makhluk hidup. Perubahan ini dapat terdeteksi oleh organisme atau organ melalui kemampuan kepekaan, dan memicu reaksi fisiologis. Reseptor sensorik dapat menerima rangsangan dari luar tubuh, seperti reseptor sentuh pada kulit atau reseptor cahaya pada mata, maupun dari dalam tubuh, seperti kemoreseptor dan mekanoreseptor.

Wikipedia article
Diperbarui 20 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Stimulus (fisiologi)
Artikel ini berisi tentang stimulus dalam bidang fisiologi. Untuk bidang lainnya, lihat Stimulus.
Cahaya dari lampu (1.) berfungsi sebagai perubahan yang dapat dideteksi dalam lingkungan tumbuhan. Akibatnya, tumbuhan menunjukkan reaksi fototropisme—pertumbuhan terarah (2.) menuju sumber cahaya tersebut.
Bagian dari seri
Biologi
Ilmu yang mempelajari kehidupan
  • Indeks
  • Garis besar
  • Glosarium
  • Sejarah (Garis waktu)
Komponen kunci
  • Teori sel
  • Ekosistem
  • Evolusi
  • Filogeni

  • Sifat-sifat kehidupan

  • Adaptasi
  • Metabolisme
  • Pengaturan
  • Pertumbuhan
  • Reproduksi
  • Respons terhadap lingkungan
  • Susunan

  • Domain dan Kerajaan

  • Arkea
  • Bakteri
  • Eukariota (Hewan, Fungi, Tumbuhan, Protista)
Subdisiplin
  • Abiogenesis
  • Aerobiologi
  • Agronomi
  • Agrostologi
  • Anatomi
  • Astrobiologi
  • Bakteriologi
  • Biokimia
  • Biogeografi
  • Biogeologi
  • Bioinformatika
  • Teknik biologis
  • Biomekanika
  • Biofisika
  • Biosemiotika
  • Biostatistika
  • Bioteknologi
  • Botani
  • Biologi sel
  • Mikrobiologi sel
  • Biologi kimia
  • Kronobiologi
  • Biologi kognitif
  • Biologi komputasi
  • Biologi konservasi
  • Kriobiologi
  • Sitogenetika
  • Dendrologi
  • Biologi perkembangan
  • Genetika ekologis
  • Ekologi
  • Embriologi
  • Epidemiologi
  • Epigenetika
  • Biologi evolusi
  • Biologi air tawar
  • Genetika
  • Genomika
  • Geobiologi
  • Gerontologi
  • Herpetologi
  • Histologi
  • Biologi manusia
  • Ikhtiologi
  • Imunologi
  • Lipidologi
  • Mamalogi
  • Biologi kelautan
  • Biologi matematika
  • Mikrobiologi
  • Biologi molekuler
  • Mikologi
  • Neontologi
  • Neurosains
  • Gizi
  • Ornitologi
  • Osteologi
  • Paleontologi
  • Parasitologi
  • Patologi
  • Farmakologi
  • Fotobiologi
  • Fikologi
  • Filogenetika
  • Fisiologi
  • Pomologi
  • Primatologi
  • Proteomika
  • Protistologi
  • Biologi kuantum
  • Biologi reproduksi
  • Sosiobiologi
  • Biologi struktur
  • Biologi sintetis
  • Sistematika
  • Biologi sistem
  • Taksonomi
  • Teratologi
  • Toksikologi
  • Virologi
  • Virofisika
  • Xenobiologi
  • Zoologi
Penerapan
  • Ilmu pertanian
  • Ilmu kesehatan
  • Teknologi kesehatan
  • Pharming
  •  Portal Biologi
  • Category Kategori
  • l
  • b
  • s

Dalam fisiologi, stimulus atau rangsangan[1] adalah suatu perubahan dalam lingkungan internal atau eksternal makhluk hidup. Perubahan ini dapat terdeteksi oleh organisme atau organ melalui kemampuan kepekaan, dan memicu reaksi fisiologis.[2] Reseptor sensorik dapat menerima rangsangan dari luar tubuh, seperti reseptor sentuh pada kulit atau reseptor cahaya pada mata, maupun dari dalam tubuh, seperti kemoreseptor dan mekanoreseptor.

Ketika sebuah rangsangan terdeteksi oleh reseptor sensorik, hal itu dapat menimbulkan reaksi refleks melalui proses transduksi rangsangan. Rangsangan internal sering kali menjadi komponen awal dari suatu sistem pengendalian homeostasis. Sementara itu, rangsangan eksternal mampu memicu respons sistemik di seluruh tubuh, seperti pada reaksi lawan-atau-lari.

Agar suatu rangsangan dapat terdeteksi dengan kemungkinan tinggi, tingkat kekuatannya harus melampaui ambang mutlak; apabila sinyal mencapai ambang ini, informasi akan diteruskan ke sistem saraf pusat (SSP), tempat sinyal tersebut diolah dan keputusan mengenai cara bereaksi diambil. Meskipun rangsangan umumnya memicu respons tubuh, keputusan akhir apakah sinyal tersebut menimbulkan reaksi atau tidak ditentukan oleh SSP itu sendiri.

Referensi

  1. ↑ Prescriptivist's Corner: Foreign Plurals Diarsipkan 17 Mei 2019 di Wayback Machine.: "Ahli biologi menggunakan bentuk stimuli, tetapi stimuluses juga umum digunakan."
  2. ↑ "Excitability – Latest research and news | Nature". www.nature.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 November 2021. Diakses tanggal 2021-08-08.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Ivan Pavlov

dokter asal Uni Soviet

Belajar

semua proses dalam organisme yang tingkah laku adaptasi jangka panjang berubah karena hasil dari pengalaman

Gerak tumbuhan

Suatu resapan terhadap rangsangan (stimulus) baik yang berasal dari dalam maupun dari luar individu.

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026