Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Steven Letsoin

Steven Letsoin adalah seorang Gitaris dan Pencipta Lagu Indonesia. Dan merupakan Gitaris Utama dari Black Sweet. Ia berasal dari timur Indonesia bagian selatan, yakni Merauke.

Wikipedia article
Diperbarui 9 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Steven Letsoin" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Steven Letsoin" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Agustus 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Steven Letsoin
Nama lahirStevanus Maria Elias Letsoin
Lahir7 September 1954
Teri, Kimaam, Merauke
Meninggal27 Juni 2009(2009-06-27) (umur 54)
Teminabuan, Sorong Selatan
Pekerjaan
  • Gitaris
  • Pencipta Lagu
Karier musik
AsalMerauke
GenrePop
InstrumenGitar
Tahun aktif1981 - 2009
Artis terkaitBlack Sweet

Steven Letsoin adalah seorang Gitaris dan Pencipta Lagu Indonesia. Dan merupakan Gitaris Utama dari Black Sweet. Ia berasal dari timur Indonesia bagian selatan, yakni Merauke.

Kehidupan Awal

Steven Letsoin lahir di kampung Teri di salah satu pulau di distrik Kimaam, Merauke pada tanggal 7 September 1954. Steven lahir di sana karena orang tuanya bertugas sebagai guru disalah satu sekolah di Kimaam.[1]

Karier

Sekolah Dan Bermusik

Di awal tahun 1970an Steven merantau ke Fak-fak. Di Fakfak ia tidak saja hidup sebagai perantau tetapi tetap melanjutkan pendidikan dan masuk SPG (Sekolah Pendidikan Guru).

Di kota Pala inilah Steven mulai senang dengan musik. Sampai-sampai ruang kamarnya penuh dengan kaset. Koleksi kasetnya dari artis-artis Indonesia sampai luar negeri. Bukan saja kaset yang dikoleksinya, Aktuil salah satu majalah musik pun menjadi langganannya.

Karena itulah Steven mulai bermain musik. Bersama tiga orang kawannya mereka membentuk band dengan formasi Steven Letsoit (Bass), Ongkorone (Gitar), Bert Namsa (Keyboard), dan Ren Marwa (Drum). Band ini mereka beri nama "The Henggis". Kala itu, The Henggis cukup terkenal di daerah Fakfak dalam beberapa tahun.

Sekitar tahun 1975, Steven Letsoit menyelesaikan SPG-nya. Dalam beberapa waktu ia sudah diterima sebagai guru dan mendapat tempat tugas di Agimuga, Mimika. Namun, tahun 1977, ia berangkat ke Merauke dan tertahan di sana.

Dari Merauke Ke Jayapura

Di Merauke Steven membentuk band baru dengan nama "The Mars". Kali ini, ia memegang gitar sekaligus sebagai vokalis. Beberapa lagu hitz dari album Black Brothers, salah satu band asal Jayapura yang baru saja keluar kala itu beliau ikut menyanyikannya di band. Hanya setahun saja di Merauke lantas ia ke Jayapura.

Tahun 1978, Steven berangkat ke Jayapura. Tujuan utamanya bukanlah musik melainkan pendidikan. Di Jayapura beliau mendaftar kuliah di Universitas Cendrawasih mengambil jurusan Sastra Indonesia.

UNCEN Tempat Pertemuan

Di Jayapura Steven bertemu dengan Ian Ulukyanan. Ian merupakan kawan lamanya di Fakafak yang sering datang ke rumahnya untuk belajar tentang musik.

Di kampus ada fasilitas musiknya. Dengan senangnya Steven memberi diri menjadi personil band kampus Uncen bersama Ian Ulukyanan, Eddy Pattipeiluhu dan Robby Manengkey. Dengan formasi Steven Letsoin (Gitar), Ian Ulukyanan (vokal), Eddy Pattipeiluhu (keyboard), dan Robby Manengkey (bass) mereka menjadi pengiring Band UNCEN ketika diadakannya acara kampus.

Tim mereka juga menjadi pengiring Band BPD (Bank Pembangunan Daerah) Irian Jaya Barat atau sekarang Bank Papua.

Tahun 1979, adik Steven yang bernama Harry Letsoin datang ke Jayapura untuk kuliah di Universitas Cendrawasih mengambil jurusan Sastra Inggris. Ditahun yang sama juga John Keff masuk kuliah dengan kampus yang beda, yakni Akademi Pimpinan Perusahaan.

Kedatangan Harry Letsoin langsung diintruksi oleh Steven untuk menggantikan Robby Manengkey yang baru saja lepas untuk memainkan bass. Sedangkan John Kleff sebagai sesama rantauan ditarik untuk mengisi drum.

Dengan formasi berempat, yakni Steven Letsoin (gitar), Ian Ulukyanan (vokal), Harry Letsoin (bass) dan John Keff (drum) mereka menjadi pengiring Band Kodam XVII Cenderawasih sampai berangkat ke Jakarta.

Karya

Lagu-lagu ciptaan Steven sangat melekat dengan musik Black Sweet dan menjadi hits, seperti Rintihan Sebuah Hati, Mutiara Yang Ku Sayang, Sahabatku Sayangku (1 dan 2), Lembaran Kisah Lalu, Akhir Sebuah Kisah, Memory 3 Februari, Badai Di Awal Kebahagiaan, Hati yang Sedih, Kesangsian Sebuah Hati, Mengapa Harus Terjadi, Everlasting Love, Just You And Me dan lain-lain.

Kehidupan Terakhir

Steven Letsoin menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 27 Juni 2009 dalam usia 54 tahun di Teminabuan, Sorong Selatan.

Referensi

  1. ↑ "Mengenal Steven Letsoin, pimpinan Black Sweet Group". Wagadei.id. 3 Oktober 2024. Diakses tanggal 9 Februari 2026.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan Awal
  2. Karier
  3. Sekolah Dan Bermusik
  4. Dari Merauke Ke Jayapura
  5. UNCEN Tempat Pertemuan
  6. Karya
  7. Kehidupan Terakhir
  8. Referensi

Artikel Terkait

Black Sweet

Grup Musik Indonesia

Pusara Tak Bernama

Gerald Hurulean & Harry Letsoin 3. "Isalei Lea" NN 4. "Indonesia" Dion Hurulean 5. "Smile" Harry Letsoin 6. "Sahabatku Sayang" Steven Letsoin

Daftar calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2024–2029 untuk Papua Selatan

Papua 3 Maria Yosephin Letsoin, S.E. Kab. Merauke 5 Partai NasDem NasDem 1 H. Sulaeman L. Hamzah Kab. Jayapura, Papua 2 Steven Abraham, A.Md. Kab. Merauke

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026