Close-in weapon sistem (CIWS), berarti "Sistem senjata jarak dekat", sering diucapkan sea-whiz, adalah senjata pertahanan titik (point-defense) untuk mendeteksi dan menghancurkan rudal jarak pendek yang masuk dan drone maupun pesawat terbang musuh yang telah menembus pertahanan terluar, biasanya dipasang pada kapal angkatan laut. Hampir semua kelas kapal perang modern dilengkapi dengan beberapa jenis perangkat CIWS.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Close-in weapon sistem (CIWS), berarti "Sistem senjata jarak dekat", sering diucapkan sea-whiz, adalah senjata pertahanan titik (point-defense) untuk mendeteksi dan menghancurkan rudal jarak pendek yang masuk dan drone maupun pesawat terbang musuh yang telah menembus pertahanan terluar, biasanya dipasang pada kapal angkatan laut. Hampir semua kelas kapal perang modern dilengkapi dengan beberapa jenis perangkat CIWS.
Umumnya terdapat dua jenis sistem CIWS. CIWS berbasis meriam biasanya terdiri atas kombinasi radar, komputer, dan meriam multi-laras tembak cepat yang ditempatkan pada dudukan meriam berputar. Sistem peluru kendali menggunakan pemandu inframerah, radar pasif/ESM atau panduan akhir semi aktif untuk memandu peluru kendali menuju pesawat musuh atau ancaman lainnya. Dalam beberapa kasus, CIWS digunakan di darat untuk melindungi markas militer. Dalam kasus ini, CIWS dapat melindungi markas dari tembakan artileri dan roket.
CIWS adalah senjata yang digunakan untuk mendeteksi dan menghancurkan rudal maupun pesawat musuh yang berhasil memasuki daerah pertahanan paling luar. CIWS merupakan senjata untuk menghancurkan senjata musuh dalam jarak dekat, ketika berbagai senjata pertahanan jarak jauh tidak lagi mampu menghancurkan senjata musuh. CIWS banyak digunakan di dalam kapal perang. Hampir semua kapal perang modern saat ini dilengkapi minimal dengan satu CIWS di dalamnya. Namun demikian ada juga CIWS yang digunakan di darat, yaitu untuk melindungi fasilitas-fasilitas tertentu.
Jenis-jenis CIWS meliputi:
Sistem CIWS berbasis laser saat ini sedang dikembangkan. Pada bulan Agustus 2014, sebuah prototipe operasional dikerahkan ke Teluk Persia di atas kapal USS Ponce.[1] Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki (bahasa Turki: Türkiye Bilimsel ve Teknolojik Araştırma Kurumu, TÜBİTAK) adalah organisasi kedua setelah AS yang telah mengembangkan dan menguji sistem prototipe CIWS Laser Daya Tinggi yang dimaksudkan untuk digunakan pada fregat kelas TF-2000 dan sistem udara Turki.[2][3][4]

CIWS berupa sistem yang terdiri atas kombinasi antara radar, komputer dan meriam kaliber kecil yang ditempatkan pada satu tempat tertentu. Meriam ini memiliki kemampuan berputar 360 derajat untuk menjamin kemampuan menghadapi ancaman dari berbagai penjuru. Contoh CIWS berbasis guns adalah sebagai berikut:[5][6][7]
| Nama | Gambar | Berat | Persenjataan | Kecepatan menembak | Jarak efektif | Amunisi | Kecepatan peluru | Kecepatan elevasi | Kecepatan melintang | Lintang | Mulai beroperasi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 5.500 kg | 2 laras 40 mm Bofors 40 mm | 600/900 peluru per menit | 4.000 m | 736 peluru | 1.000 m/dtk | −13 hingga +85 derajat | 60 derajat/dtk | 360 ° | ? | ||
| 9.902 kg | 7 laras 30 mm GAU-8 Gatling Gun | 4.200 peluru per menit | 3.600 m | 1.190 peluru | 1.109 m/dtk | −25 hingga +85 derajat | 100 derajat/dtk | 360 ° | 1980 | ||
| 15.500 kg | 6 laras meriam putar otomatis 30 mm GSh-6-30
8 × 9M311K + 32 rudal |
10.000 peluru per menit (5.000 per meriam)
1–2 rudal (salvo) per 3–4 detik |
300–5.000 m (meriam)
1.500–10.000 m (rudal) |
2 × 2.000 peluru | 960–1.100 m/dtk | ? | 50 derajat/dtk | 360 ° | 1989 | ||
| 3.300 kg | 1 laras 35 mm Oerlikon Millennium 35 mm Naval Revolver Gun System | 200/1.000 peluru per menit | 3.500 m | 252 peluru | 1.050 m/dtk / 1.175 m/dtk | −15 hingga +85 derajat | 70 derajat/dtk | 360 ° | 2003 | ||
| 6.200 kg | 6 laras 20 mm M61 Vulcan Gatling Gun | 4.500 peluru per menit | 2.000 m | 1.550 peluru | 1.100 m/dtk | −25 hingga +85 derajat | 115 derajat/dtk | 360 ° | 1980 | ||
| 9.800 kg | 7 laras 30 mm Gatling Gun | 5.800 peluru per menit | 3.000 m | 640 atau 2 × 500 peluru | 1.100 m/dtk | −25 hingga +85 derajat | 100 derajat/dtk | 360 ° | 2007 | ||
| ? | 2 laras meriam kembar 35 mm Oerlikon 35 mm | 1.100 peluru per menit | 4.000 m | ? | 1.020 m/dtk | ? | ? | 360 ° | 2019 |

CIWS yang digunakan di daratan, baik untuk melindung fasilitas yang diam maupun fasilitas yang bergerak (contohnya tank). CIWS juga digunakan di darat dalam bentuk C-RAM.[10] Dalam skala yang lebih kecil, sistem perlindungan aktif digunakan di beberapa tank (untuk menghancurkan granat berpeluncur roket (RPG), dan beberapa sedang dalam pengembangan. Sistem Drozd digunakan pada tank Infantri Angkatan Laut Soviet pada awal 1980-an, tetapi kemudian diganti dengan armor peledak reaktif Sistem lain yang tersedia atau sedang dikembangkan adalah Arena (Rusia), Trophy (Israel), Quick Kill (AS), dan LEDS-150 (Afrika Selatan–Swedia).

CIWS ini adalah CIWS berupa rudal yang tentunya memiliki berbagai kelebihan dibandingkan CIWS berbasis sistem meriam. Contoh CIWS berbasis rudal adalah sebagai berikut:[11][12][13][14]