Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sistem pengendali tembakan meriam kapal

Sistem pengendali tembakan meriam kapal adalah sebuah sistem pengendali tembakan untuk mengaktifkan remote dan otomatis menargetkan senjata kepada kapal permukaan, pesawat terbang, dan target di pantai; baik dengan bantuan optik atau radar.

Wikipedia article
Diperbarui 30 November 2018

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sistem pengendali tembakan meriam kapal

Sistem pengendali tembakan meriam kapal (bahasa Inggris:Ship gun fire-control systems (GFCS)) adalah sebuah sistem pengendali tembakan untuk mengaktifkan remote dan otomatis menargetkan senjata kepada kapal permukaan, pesawat terbang, dan target di pantai; baik dengan bantuan optik atau radar.

Di Amerika Serikat, sebagian besar kapal yang dipasangi alat itu adalah kapal perusak atau lebih besar (tapi tidak dengan kapal perusak kawal atau kapal induk kawal) untuk meriam 5 -inci atau lebih besar; sampai kapal besar dan memiliki meriam besar seperti missing name. Kapal-kapal yang dibangun sejak tahun 1960-an, sudah mengintegrasikan sistem pengendali tembakan meriam kapal dengan sistem kontrol penembak rudal dan sensor-sensor kapal lainnya.

Lihat pula

  • Close-in weapon system
  • Pengarah
  • Sistem pengendali tembakan untuk darat, laut dan udara
  • Mathematical discussion of rangekeeping
  • Rangekeeper komputer analog pengontrol tembakan kapal

Daftar pustaka

  • Campbell, John (1985). Naval Weapons of World War Two. Naval Institute Press. ISBN 0-87021-459-4.
  • Fairfield, A.P. (1921). Naval Ordnance. The Lord Baltimore Press.
  • Frieden, David R. (1985). Principles of Naval Weapons Systems. Naval Institute Press. ISBN 0-87021-537-X.
  • Friedman, Norman (2008). Naval Firepower: Battleship Guns and Gunnery in the Dreadnought Era. Seaforth. ISBN 978-1-84415-701-3.
  • Pollen, Antony (1980). The Great Gunnery Scandal – The Mystery of Jutland. Collins. ISBN 0-00-216298-9.
  • l
  • b
  • s
Sistem senjata angkatan laut NATO
Umum
  • Peperangan laut
  • Fire-control system
  • Fire-control radar
  • Director (militer)
  • Combat information center
  • Sonar
  • Radar
  • Historical:
  • Sistem pengendali tembakan meriam kapal
Senjata
  • Artileri laut
  • Peluru kendali
  • Torpedo
  • Peledak kedalaman
  • Close-in weapon system
  • Ranjau laut
Sistem khusus
  • Aegis Combat System
  • Aegis Ballistic Missile Defense System
  • Active electronically scanned array
  • Joint Tactical Information Distribution System
  • Sistem terdahulu:
  • Nike Zeus
  • Daftar:
  • Daftar radar
  • Daftar jenis radar
Sensor
Radar
  • OPS-24
  • AN/SPY-1
  • AN/SPY-3
  • AN/SPY-6 Air and Missile Defense Radar (AMDR)
  • Sea-based X-band Radar (SBX-1)
Optikal
  • Space-Based Infrared System (SBIRS)
  • Space Tracking and Surveillance System (STSS)
  • Space Surveillance Telescope (SST)
Rudal angkatan laut
  • Harpoon (peluru kendali)
  • RIM-67 Standard (SM-2)
  • MIM-104F (PAC-3)
  • RIM-161 Standard Missile 3 (SM-3)
  • RIM-174 Standard Extended Range Active Missile (SM-6)
Sejarah
  • Radar pada Perang Dunia II
  • Rangekeeper
  • Torpedo Data Computer
  • Sistem kapal:
  • Naval Tactical Data System
  • Comprehensive Display System
  • ASDIC
  • Peralatan khusus:
  • Mark I Fire Control Computer
  • Mark 8 Fire Control Computer
  • Navboxes:
  • {{USN early guided weapons}}
Topik terkait
  • Sistem berbasis darat:
  • Gun data computer
  • Kerrison Predictor
  • Angkatan laut
  • Peperangan laut

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Sistem pengendali tembakan

alat yang membantu mengarahkan senjata ke targetnya

Kapal tempur Jepang Yamato

Salah Satu Kelas Kapal Perang Milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang

Kapal perusak kelas Udaloy

mumpuni, sistem pengendali tembakan pertahanan udara terintegrasi, dan sejumlah sistem elektronik digital berdasarkan sirkuit canggih. Sistem sonar terintegrasi

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026