Setyo Budi Hartanto adalah seorang atlet para atletik Indonesia. Dia merupakan atlet lompat jauh difabel yang memiliki lengan kiri yang tidak sempurna. Pada tahun 2018, dia berhasil meraih medali perak di gelaran Pesta Olahraga Difabel Asia 2018 di nomor T45/46/47 lompat jauh. Kompetisi tersebut merupakan Pesta Olahraga Difabel Asia terbaik sekaligus terakhir yang dia ikuti dengan meraih lompatan sejauh 7,1 meter, di mana ini merupakan pencapaian terbaiknya di ajang internasional.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Informasi pribadi | |
|---|---|
| Kewarganegaraan | |
| Lahir | 06 Mei 1986 Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia |
| Tinggi | 173 m (567 ft 7 in) (2006) |
| Berat | 53 kg (117 pon) (117 pon) (2006) |
| Olahraga | |
| Negara | Indonesia |
| Olahraga | Atletik |
| Lomba | |
Rekam medali | |
| Diperbarui pada 05 Juli 2016. | |
Setyo Budi Hartanto (lahir 6 Mei 1986) adalah seorang atlet para atletik Indonesia. Dia merupakan atlet lompat jauh difabel yang memiliki lengan kiri yang tidak sempurna.[1] Pada tahun 2018, dia berhasil meraih medali perak di gelaran Pesta Olahraga Difabel Asia 2018 di nomor T45/46/47 lompat jauh.[2] Kompetisi tersebut merupakan Pesta Olahraga Difabel Asia terbaik sekaligus terakhir yang dia ikuti dengan meraih lompatan sejauh 7,1 meter, di mana ini merupakan pencapaian terbaiknya di ajang internasional.[3]
Setyo Budi Hartanto saat ini berada di peringkat 6 dunia untuk atlet para atletik lompat jauh nomor T47 dengan prestasi jarak lompatan sejauh 6,84 meter.[4] Dia memenangkan emas pertamanya di gelaran olahraga internasional pada acara Pesta Olahraga Difabel Asia Tenggara di Manila tahun 2005 dengan jarak lompatan sejauh 6,4 meter.[5] Bersama dengan ketiga atlet para lainnya, dia terpilih untuk menjadi wakil Indonesia di gelaran Paralimpiade di London tahun 2012, di mana saat itu dia tidak dapat meraih medali.[6]
Setyo Budi Hartanto sempat menjadi kuli cangkul di kampungnya setelah lulus SMA sebelum kemudian diajak untuk masuk ke Pusat Rehabilitasi Bina Daksa dr. Suwarso di Solo. Di tempat tersebut, dia bertemu Abdul Aziz yang kemudian mengasuhnya untuk menjadi atlet. Dia mengikuti Pekan Paralimpiade Nasional tahun 2004 dan meraih medali emas lompat jauh dan perak sepak bola.[7]
Berikut adalah beberapa prestasi Setyo Budi Hartanto:[2][3][5][7][8]