Rizki Juniansyah adalah atlet angkat besi asal Indonesia. Ia adalah peraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Rizki adalah atlet angkat besi Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade dan merupakan peraih medali emas Olimpiade termuda di Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Informasi pribadi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lahir | 17 Juni 2003 Kota Serang, Banten, Indonesia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier militer | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pihak | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dinas/cabang | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Masa dinas | 2025–sekarang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pangkat | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Olahraga | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Negara | Indonesia | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Olahraga | Angkat besi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kelas berat | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dilatih oleh | Triyatno | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rekam medali
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Rekam medali angkatan Total | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rizki Juniansyah (lahir 17 Juni 2003) adalah atlet angkat besi asal Indonesia. Ia adalah peraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Rizki adalah atlet angkat besi Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade dan merupakan peraih medali emas Olimpiade termuda di Indonesia.[1][2]
Rizki Juniansyah adalah Juara Dunia 2025 dalam kelas 79 kg putra. Sebelumnya ia adalah Juara Dunia Junior 2021 dan 2022 kelas 73 kg putra. Selain itu, sebelum perombakan kelas oleh IWF pada 2025 yang menghapus kelas 73 kg, Rizki merupakan pemegang rekor dunia senior dalam angkatan Total, rekor dunia junior dalam angkatan Snatch, serta rekor olimpiade angkatan Clean and Jerk pada kelas 73 kg putra.[3][4][5] Saat ini Rizki Juniansyah menjadi pemegang rekor dunia Clean and Jerk dan Total pada kelas 79 kg putra. Atas rentetan prestasi gemilangnya di kancah dunia, Rizki Juniansyah mendapat penghargaan khusus sebagai prajurit perwira TNI AL berpangkat Letnan Dua TNI dari Presiden Prabowo Subianto.[6] Setelah mendapatkan medali emas dan memecahkan rekor dunia lagi di SEA Games 2025, Rizki dipindahkan dari matra TNI AL ke TNI AD dan dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dua tingkat menjadi Kapten Inf.
Rizki tumbuh dalam keluarga atlet. Sang ayah, M. Yasin, adalah mantan atlet angkat besi nasional[7] yang berpengalaman meraih prestasi di SEA Games antara 1983-1993. Sang ibu, Yeni Rohaeni, merupakan atlet angkat berat Provinsi Banten. Kedua kakaknya, Randy Maulida Yasin dan Riska Anjani Yasin serta kakak iparnya, Triyatno, pun menggeluti olahraga angkat besi sebagai atlet. Sejak kecil, Rizki dilatih oleh ayahnya di Sasana milik sang ayah.[8] Ia berlatih sejak umur 7 tahun.[9]
Prestasi telah ia raih dari tingkat provinsi, nasional, dan internasional. Rizki merintis kariernya di usia muda dengan meraih medali emas Kejurnas Antar-PPLP 2017 dan medali emas Kejurnas PPLP 2018. Selain itu, ia telah meraih medali Pekan Olahraga Daerah (Popda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan Pekan Olahraga Nasional (PON) mewakili Banten.[10]
Agar memenuhi syarat untuk Paris 2024, semua atlet angkat besi harus berkompetisi di Kejuaraan Dunia IWF 2023 di Riyadh, Arab Saudi, di Piala Dunia IWF 2024 di Phuket, Thailand, dan juga di tiga atau lebih turnamen kualifikasi Olimpiade.[11]
Selain kompetisi yang diwajibkan, Rizki berkompetisi di beberapa kualifikasi Olimpiade, yaitu dalam ajang Kejuaraan Dunia 2022 (Bogotá, Kolombia), IWF Grand Prix I 2023 (Havana, Kuba), dan Kejuaraan Asia 2024 (Tashkent, Uzbekistan).
Dalam perjalanan ke Olimpiade Paris, Rizki sempat mengalami tantangan berat, di mana ia harus menjalani operasi usus buntu pada akhir Agustus 2023 dan diwajibkan rehat dalam berlatih angkat besi selama 5-6 bulan.[12] Pada awal Januari 2024, ia baru bisa kembali berlatih angkat besi dan mempersiapkan diri di kompetisi angkat besi selanjutnya.
Rizki Juniansyah kemudian dipastikan lolos ke Olimpiade Paris 2024 setelah menjadi juara IWF World Cup 2024 di Phuket, Thailand.[13] Ia menjadi lifter Indonesia di kelas 73 kg dengan poin angkatan tertinggi pada kualifikasi Olimpiade, sehingga eligible untuk mewakili Indonesia di Olimpiade 2024. Dengan total angkatan 365 kg, Rizki sukses memecahkan rekor dunia Total kelas 73 kg putra yang sebelumnya dipegang oleh lifter Tiongkok, Shi Zhiyong (364 kg).
Pada 8 Agustus 2024, Rizki Juniansyah berhasil menjadi lifter pertama Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade dari olahraga angkat besi. Dalam misinya meraih medali, ia memecahkan rekor olimpiade angkatan Clean and Jerk dengan angkatan 199 kg. Dengan capaiannya di Olimpiade 2024, Rizki mencatatkan namanya menjadi atlet Indonesia termuda yang meraih medali emas Olimpiade dalam usia 21 tahun 52 hari yang sebelumnya dipegang oleh Susi Susanti di Olimpiade Barcelona 1992.
Internasional kelas Senior
Internasional kelas Junior
Internasional kelas Remaja (Youth)
Rizki Juniansyah saat ini memegang rekor dunia dan rekor Asia dalam Clean and Jerk dan Total pada kelas 79 kg putra.
Rekor Dunia
Rekor berikut ini juga sekaligus tercatat sebagai rekor Asia.
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 79 kg | |||||||
| Clean and Jerk | 205 kg | Rizki Juniansyah | 15 Desember 2025 | Pesta Olahraga Asia Tenggara 2025 | 22 tahun, 181 hari | ||
| Total | 365 kg | Rizki Juniansyah | 15 Desember 2025 | Pesta Olahraga Asia Tenggara 2025 | 22 tahun, 181 hari | ||
Rekor sebelumnya:
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 79 kg | |||||||
| Clean and Jerk | 204 kg | Rizki Juniansyah | 6 Oktober 2025 | Kejuaraan Dunia 2025 | 22 tahun, 111 hari | ||
Rekor di bawah ini adalah rekor historis yang pernah dipecahkan oleh Rizki Juniansyah, namun telah dipecahkan oleh kompetitor lain ataupun kelas beratnya sudah tidak dipertandingkan lagi karena diganti dengan kelas baru.
Hingga sebelum perombakan kelas oleh IWF yang menghapus kelas 73 kg, Rizki Juniansyah memegang beberapa rekor 73 kg, diantaranya 1 rekor dunia senior (Total), 1 rekor Asia senior (Total),[14] 1 rekor olimpiade (Clean & Jerk), 3 rekor SEA Games (Snatch, Clean & Jerk, Total),[15] 1 rekor dunia junior (Snatch),[16] dan 1 rekor Asia Junior (Snatch).
Rekor Dunia
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | |||||||
| Total | 365 kg | Rizki Juniansyah | 4 April 2024 | Piala Dunia | 20 tahun, 292 hari | ||
Rekor Olimpiade
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | |||||||
| Clean & Jerk | 199 kg | Rizki Juniansyah | 8 Agustus 2024 | Olimpiade 2024 | 21 tahun, 52 hari | ||
Rekor Asia
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | |||||||
| Total | 365 kg | Rizki Juniansyah | 4 April 2024 | Piala Dunia | 20 tahun, 292 hari | ||
Rekor SEA Games
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | |||||||
| Snatch | 156 kg | Rizki Juniansyah | 14 Mei 2023 | Pesta Olahraga Asia Tenggara | 19 tahun, 331 hari | ||
| Clean & Jerk | 191 kg | Rizki Juniansyah | 14 Mei 2023 | Pesta Olahraga Asia Tenggara | 19 tahun, 331 hari | ||
| Total | 347 kg | Rizki Juniansyah | 14 Mei 2023 | Pesta Olahraga Asia Tenggara | 19 tahun, 331 hari | ||
Rekor Dunia Junior
Junior menurut IWF adalah kategori rentang usia antara 15-20 tahun.[17] Sebelumnya, 3 rekor dunia telah Rizki hasilkan pada Kejuaraan Dunia Junior IWF 2021 di Tashkent, Uzbekistan dengan angkatan total 349 kg, dari angkatan Snatch 155 kg dan Clean and Jerk 194 kg. Pada 5 Mei 2022, Rizki kembali mempertajam rekor Snatch-nya dengan angkatan 156 kg di Kejuaraan Dunia Junior IWF 2022 Yunani. Pada 21 Juli, ia kembali mempertajam rekor Snatch dengan angkatan 157 kg di Kejuaraan Asia Junior 2022 Uzbekistan.
Hingga akhir pertandingan kelas 73 kg, rekor dunia junior angkatan Snatch masih dipegang oleh Rizki, namun rekor angkatan Clean and Jerk dan Total telah dipecahkan oleh atlet asal Thailand, Weeraphon Wichuma.
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | |||||||
| Snatch | 157 kg | Rizki Juniansyah | 21 Juli 2022 | Kejuaraan Asia Junior | 19 tahun, 34 hari | ||
Rekor historis:
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur | Dipecahkan oleh |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | ||||||||
| Snatch | 156 kg | Rizki Juniansyah | 5 Mei 2022 | Kejuaraan Dunia Junior | 18 tahun, 322 hari | Rizki Juniansyah | ||
| Snatch | 155 kg | Rizki Juniansyah | 26 Mei 2021 | Kejuaraan Dunia Junior | 17 tahun, 343 hari | Rizki Juniansyah | ||
| Clean & Jerk | 194 kg | Rizki Juniansyah | 26 Mei 2021 | Kejuaraan Dunia Junior | 17 tahun, 343 hari | Weeraphon Wichuma | ||
| Total | 349 kg | Rizki Juniansyah | 26 Mei 2021 | Kejuaraan Dunia Junior | 17 tahun, 343 hari | Weeraphon Wichuma | ||
Rekor Asia Junior
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | |||||||
| Snatch | 157 kg | Rizki Juniansyah | 21 Juli 2022 | Kejuaraan Asia Junior | 19 tahun, 34 hari | ||
Rekor Dunia Remaja
Youth/remaja menurut IWF adalah kategori rentang usia antara 13-17 tahun. Rizki pernah menorehkan 2 rekor dunia remaja melalui ajang Kejuaraan Asia Junior 2020 di Uzbekistan. Saat itu, Rizki menghasilkan angkatan snatch 139 kg dan angkatan total 307 kg.
Rekor historis:
| Event | Rekor | Atlet | Negara | Tanggal | Kejuaraan | Tempat | Umur | Dipecahkan oleh |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 73 kg | ||||||||
| Snatch | 139 kg | Rizki Juniansyah | 16 Februari 2020 | Kejuaraan Asia Junior | 16 tahun, 244 hari | Mohammed Bassam Al Marzouq pada September 2024 | ||
| Total | 307 kg | Rizki Juniansyah | 16 Februari 2020 | Kejuaraan Asia Junior | 16 tahun, 244 hari | Yedige Yemberdi pada Juni 2022 | ||
| Tahun | Lokasi | Berat | Snatch (kg) | Clean & Jerk (kg) | Total (kg) | Peringkat | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | Peringkat | 1 | 2 | 3 | Peringkat | |||||
| 2024 | 73 kg | 155 | — | 191 | 199 OR | — | — | 354 | ||||
| Kejuaraan Dunia | ||||||||||||
| 2022 | 73 kg | 150 | 155 | 187 | 192 | 347 | ||||||
| 2023 | 73 kg | — | — | — | — | — | — | — | — | — | —[note 1] | |
| 2024 | 73 kg | 150 | 8 | 180 | 190 | 340 | ||||||
| 2025 | 79 kg | 157 | 195 | 204 WR | – | 361 | ||||||
| Piala Dunia | ||||||||||||
| 2024 | 73 kg | 155 | 164 | 192 | 201 | 365 WR | ||||||
| IWF Grand Prix | ||||||||||||
| 2023 | 73 kg | 151 | — | — | — | |||||||
| Kejuaraan Asia | ||||||||||||
| 2022 | 73 kg | 147 | 152 | – | – | – | ||||||
| 2024 | 73 kg | 146 | 152 | 158 | 180 | 187 | 195 | 353 | ||||
| 2025 | 81 kg | 150 | 156 | 161 | 190 | 197 | 358 | |||||
| Pesta Olahraga Solidaritas Islam | ||||||||||||
| 2021 | 73 kg | 150 | 181 | 190 | 340 | |||||||
| Pesta Olahraga Asia Tenggara | ||||||||||||
| 2021 | 81 kg | 152 | 157 | — | 192 | 197 | — | 354 | ||||
| 2023 | 73 kg | 143 | 156 GR | — | 176 | 191 GR | — | 347 GR | ||||
| 2025 | 79 kg | 152 | 156 | 160 | — | 185 | 195 | 205 CWR | — | 365 CWR | ||
| Kejuaraan Dunia Junior | ||||||||||||
| 2021 | 73 kg | 142 | 146 | 155 JWR | 180 | 189 | 194 JWR | 349 JWR | ||||
| 2022 | 73 kg | 147 | 156 JWR | — | 185 | 341 | ||||||
| Kejuaraan Asia Junior | ||||||||||||
| 2020 | 73 kg | 127 | 132 | 139 YWR | 4 | 160 | 165 | 168 | 4 | 307 YWR | 4 | |
| 2022 | 73 kg | 149 | 154 | 157 JWR | 182 | 339 | ||||||
| Kejuaraan Asia Remaja | ||||||||||||
| 2019 | 67 kg | 120 | 125 | 130 | 145 | 153 | 157 | 287 | ||||
Rekor saat ini:
OR - Olympic Record
CWR - Current World Record
GR - Game Record
Rekor historis:
JWR - Junior World Record
YWR - Youth World Record
Peringkat dunia tahunan IWF (annual world ranking) adalah sistem peringkat IWF, badan angkat besi dunia, diurutkan berdasarkan hasil angkatan kompetisi tahunan dengan angkatan lifter yang paling tinggi berada di posisi paling atas.
Senior 73 kg
| Tahun | Peringkat IWF | Snatch (kg) | Clean & Jerk (kg) | Total (kg) | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2020 | 12 | 139 | 168 | 307 | [18] |
| 2021 | 2 | 155 | 194 | 349 | [19] |
| 2022 | 2 | 155 | 192 | 347 | [20] |
| 2023 | 3 | 156 | 191 | 347 | [21] |
| 2024 | 1 | 164 | 201 | 365 | [22] |
Junior 73 kg
| Tahun | Peringkat IWF | Snatch (kg) | Clean & Jerk (kg) | Total (kg) | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2020 | 5 | 139 | 168 | 307 | [23] |
| 2021 | 1 | 155 | 194 | 349 | [24] |
| 2022 | 1 | 155 | 192 | 347 | [25] |
| 2023 | 2 | 156 | 191 | 347 | [26] |
| Tahun | Penghargaan | Ref. |
|---|---|---|
| 2020 | IWF Online Youth World Cup "Best Male Lifter" | [27] |
| 2025 | Fortune Indonesia "40 Under 40" | [28] |
| 2025 | Forbes "30 Under 30 Asia" Kategori Entertainment & Sports | [29] |