Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Mastosit

Mastosit, sel tiang, sel mast adalah sel yang mengandung granula yang kaya akan histamin dan heparin. Mastosit sering berdiam di antara jaringan dan membran mukosa, tempat sel ini berperan dalam sistem kekebalan turunan dengan bertahan melawan patogen, menyembuhkan luka, dan juga berkaitan dengan alergi dan anafilaksis.

Wikipedia article
Diperbarui 19 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Mastosit
Peran sel tiang pada alergi.

Mastosit, sel tiang, sel mast (bahasa Inggris: mast cell, mastocytecode: en is deprecated ) adalah sel yang mengandung granula yang kaya akan histamin dan heparin. Mastosit sering berdiam di antara jaringan dan membran mukosa, tempat sel ini berperan dalam sistem kekebalan turunan dengan bertahan melawan patogen, menyembuhkan luka, dan juga berkaitan dengan alergi dan anafilaksis.

Mastosit terdapat pada hampir seluruh jaringan yang menyelimuti pembuluh darah, saraf, kulit, mukosa dari paru dan saluran pencernaan, juga pada mulut, conjunctiva dan hidung.[1]

Ketika teraktivasi, mastosit secara cepat melepaskan granula terkarakterisasi, kaya histamin dan heparin, bersama dengan berbagai mediator hormonal, dan kemokina, atau kemotaktik sitokina ke lingkungan. Histamin memperbesar pembuluh darah, menyebabkan munculnya gejala peradangan, dan melibatkan neutrofil dan makrofaga.

Mastosit pertama kali ditemukan dan dijabarkan oleh Paul Ehrlich dalam tesis doktoral pada tahun 1878 dengan sudut pemikiran dari bentuk yang berupa granula dan sifat noda yang dapat ditimbulkan sel ini. Pemikiran ini yang menyebabkan Paul Ehrlich dengan keliru memercayai bahwa mastosit berfungsi untuk memberikan nutrisi kepada jaringan yang ada di sekitarnya, sehingga mastosit diberikan nama Mastzelle dalam bahasa Jerman yang diambil dari bahasa Yunani masto yang berarti, aku memberi makan.[2] Saat ini mastosit dianggap sebagai bagian dari sistem kekebalan.

Mastosit sangat mirip dengan granulosit basofil, salah satu golongan sel darah putih dan membuat banyak spekulasi bahwa mastosit dan basofil berasal dari jaringan yang sama, hingga bukti terkini menunjukkan bahwa kedua sel ini berasal dari sel prekursor yang berbeda di dalam sumsum tulang, tetapi masih mengandung molekul CD34 yang sama. Basofil meninggalkan sumsum tulang setelah dewasa sedangkan mastosit teredar dalam bentuk yang belum matang. Jaringan tempat mastosit menetap dan menjadi dewasa mungkin sekali akan menentukan perilaku sel tersebut.[1]

Hingga saat ini hanya dikenali dua jenis mastosit, yang berada pada jaringan penghantar, dan mastosit mukosa yang bereaksi terhadap sel T.[3]

Referensi

  1. 1 2 Prussin C, Metcalfe DD (2003). "IgE, mast cells, basophils, and eosinophils". J Allergy Clin Immunol. 111 (2 Suppl): S486–94. doi:10.1067/mai.2003.120. PMID 12592295.
  2. ↑ Ehrlich P. Beiträge zur Theorie und Praxis der histologischen Färbung. Dissertation at Leipzig University, 1878.
  3. ↑ Denburg, Judah A. (1998). Allergy and allergic diseases: the new mechanisms and therapeutics. Totowa, NJ: Humana Press. ISBN 0-89603-404-6.
  • l
  • b
  • s
Darah
Cairan tubuh
Plasma
Serum
Protein
Albumin
Globulin
Alfa
Beta
Gamma
Antibodi
Regulator
Hormon
Lipida
Klot
I " II " III " IV " V " VII " VIII " IX " X " XI " XII " XIII " Keping darah " Trombus " Protein C " Protein S
Sel
Darah
Merah
Putih
Limfosit
Sel T
Pembantu
Sel TH1
IL-2  · TNF-ß  · IFN-γ
Sel TH2
IL-4  · IL-5  · IL-13
Sel NK
IL-4 " IFN-γ
Sel NKT
Sel T γδ
Memori
Sel T CM
Sel T SCM
Sel T EM
Sel T EMRA
CD8
CD4
CRH -GC
Sel B
Sel B-1
Sel B-2
Plasmablas
Sel plasma
 · IgG
Limfoblas  · LAK " PIT
Granulosit
Basofil
Eosinofil
 · Deoksiribonuklease  · Eosinofil peroksidase  · Histamin  · Lipase  · Plasminogen  · Ribonuklease
Neutrofil
Mielosit
Metamielosit
Neutrofil band
Neutrofil segmen
Monosit
Makrofaga
Normal
Histiosit " Sel Kupffer " Alveolar " Pleural " Peritoneal " Langerhans's cell
Radang
DC
Mieloid
Plasmasitoid
Sel DC AP
IL-12
FDC
 · Langerin
Endosit
Fagosit
Pro
Makrofaga " Neutrofil " Sel biang: Heparin  · Histamin  · Sitokina
Nonpro
Eritrosit " Fibroblas " Limfosit " Sel endotelial " Sel epitelial
Pinositosit
DC
Sel M
Punca
Mesenchimal " Progenitor
Endotelial
Epitelial
Hati
Hepatosit " Ito
Astrocit: Demosterol  · Kolesterol  · Latosterol  · Vesikel
Lihat pula: Asam amino " Hormon " Enzim
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Penstabil mastosit

Penstabil mastosit atau penstabil sel mast adalah medikasi yang digunakan untuk mencegah atau mengobati gangguan alergi tertentu. Obat ini memblokir degranulasi

Sel darah putih

jenis sel darah

Daftar jenis sel pada tubuh manusia

Granulosit eosinofil dan pendahulunya Granulosit basofil dan pendahulunya Mastosit Sel T pembantu Sel T regulator Sel T pembunuh Sel NKT Sel B Sel plasma

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026