Yahudi telah mengalami kehadiran berkelanjutan di sepanjang tanah Bulgaria sejak sebelum abad ke-2 Masehi, dan sering kali memainkan bagian berpengaruh dalam sejarah Bulgaria.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bahasa | |
|---|---|
| Ibrani dan Bulgaria | |
| Agama | |
| Yudaisme |


Yahudi telah mengalami kehadiran berkelanjutan di sepanjang tanah Bulgaria sejak sebelum abad ke-2 Masehi, dan sering kali memainkan bagian berpengaruh dalam sejarah Bulgaria.
Saat ini, sebagian besar Yahudi Bulgaria tinggal di Israel, sementara Bulgaria pada masa sekarang menjadi menjadi rumah populasi Yahudi yang rendah.
Yahudi dipercaya bermukim di kawasan tersebut setelah penaklukan Romawi. Reruntuhan sinagoge abad kedua terdapat di Philipopolis[1] (sekitar Plovdiv), Nikopol, Ulpia Oescus[2] (sekarang Gigen, Provinsi Pleven), dan Stobi[3] (sekarang di Makedonia).[4] Artefak tertulis terawal yang menyinggung kehadiran komunitas Yahudi di provinsi Romawi Moesia Inferior adalah sebuah inskripsi Latin akhir abad ke-2 Masehi yang ditemukan di Ulpia Oescus yang tertera pada sebuah menorah dan menyebutkan archisynagogos. Josephus menyebutkan kehadiran populasi Yahudi di kota tersebut. Sebuah dekret Kaisar Romawi Theodosius I dari 379 menyatakan penganiayaan terhadap kaum Yahudi dan penghancuran sinagoge-sinagoge di Illyria dan Thrace yang juga merupakan pemukiman Yahudi awal di Bulgaria.