Sayadaw U Sīlānanda adalah seorang biku asal Myanmar sekaligus sarjana meditasi Vipassana. Ia juga dikenal sebagai rektor pertama International Theravada Buddhist Missionary University.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sayadaw U Sayadaw U Sīlānanda | |
|---|---|
| Gelar | Agga Maha Pandita, Agga Maha Saddhammajotika Dhaja, Sasanadhaja Siripavara Dhammacariya and Pariyattisasanahita Dhammacariya |
| Kehidupan pribadi | |
| Lahir | 16 December 1927 |
| Meninggal | 13 August 2005 (2005-08-14) (umur 77) |
| Kebangsaan | Myanmar |
| Education | Kelly High School University College Columbo |
| Kehidupan religius | |
| Agama | Buddhisme |
| Kuil | Mahavijjodaya Chaung Monastery Abhyarama Shwegu Taik Monastery Dhammananda Vihara, California, USA |
| Sekolah | Theravada |
| Garis keturunan | Shwegyin Nikaya |
| Nama darma | Sīlānanda (သီလာနန္ဒcode: my is deprecated ) |
| Posisi senior | |
Murid
| |
| Penghargaan | Dhammacariya (1950) Abhivamsa (1954) |
Sayadaw U Sīlānanda (Burma: သီလာနန္ဒcode: my is deprecated ;16 Desember 1927 – 13 Agustus 2005) adalah seorang biku asal Myanmar sekaligus sarjana meditasi Vipassana. Ia juga dikenal sebagai rektor pertama International Theravada Buddhist Missionary University.
U Sīlānanda lahir di Mandalay. Ia pertama kali ditahbiskan sebagai samanera (calon biku) pada 14 April 1943, saat berusia 16 tahun, bertepatan dengan perayaan Thingyan. Penahbisan tersebut dilakukan di bawah bimbingan Sayadaw U Pannavata di Biara Mahavijjodaya Chaung, kawasan Sagaing Hills dan pada kesempatan itu ia menerima nama dhamma Sīlānanda. Sebelum memasuki kehidupan kebhikkhuan, ia sempat mengenyam pendidikan di Kelly High School, sebuah sekolah misi Baptis Amerika.
Pada 2 Juli 1947, ia menjalani upasampadā di biara yang sama. Empat hari kemudian, ia ditahbiskan ulang di Biara Payagyi, Mandalay. Antara tahun 1946 hingga 1948, ia lulus tiga tingkat ujian keagamaan yang diselenggarakan oleh pemerintah Myanmar, dan pada tahun 1950 memperoleh status Dhammacariya (Guru Dhamma) serta dianugerahi gelar kehormatan Sasanadhaja Siripavara Dhammacariya. Pada tahun yang sama, ia kembali menjalani penahbisan di Biara Kyaungtawya Shwegyin, Rangoon. Pada tahun 1954, setelah lulus ujian keagamaan yang diselenggarakan oleh Pariyattisasanahita Association di Mandalay, ia memperoleh akhiran gelar kehormatan “-abhivamsa”. Ia juga menempuh studi di University College Colombo dan lulus ujian GCE Advanced Level dengan predikat istimewa dalam bahasa Sanskerta dan Pali.
Pada tahun 1960, U Sīlānanda diangkat sebagai kepala vihara Biara Mahavijjodaya Chaung, tempat ia pertama kali ditahbiskan sebagai samanera. Pada tahun 1968, ia pindah ke Biara Abyarama Shwegu Taik di Mandalay dan menjabat sebagai kepala vihara di sana. Selain itu, ia juga berperan sebagai penasihat spiritual Theravada Buddhist Society of America (TBSA) dan menjabat sebagai kepala vihara Dhammananda milik TBSA di Amerika Serikat.
Di bidang akademik, ia mengajar kitab suci Buddha di Universitas Pali Atothokdayone di Sagaing serta di Universitas Seni dan Sains Mandalay. Ia turut menyusun kamus Tipiṭaka Pali–Burma dan menjadi editor terkemuka Kanon Pali pada Sidang Buddhis Keenam di Rangoon. Ia juga mengajar bahasa Pali di Universitas Mandalay.[1]
Pada tahun 1999, atas permintaan Sitagu Sayadaw, ia bersedia menjabat sebagai rektor International Theravada Buddhist Missionary University yang didirikan pada tahun yang sama.[2] Setelah wafatnya pada tahun 2005, jabatan tersebut dilanjutkan oleh Ashin Nandamalabhivamsa.[3]
U Sīlānanda wafat akibat tumor otak pada 13 Agustus 2005, dalam usia 78 tahun, di California Utara.
Ia berasal dari keluarga terpandang. Ayahnya adalah Wunnakyawhtin Saya Saing, seorang arsitek ternama asal Burma, dan ibunya bernama Daw Mone. Dua saudara laki-laki serta dua keponakannya juga dikenal sebagai arsitek terkemuka di Burma. Saudara laki-lakinya, Ngwe Hlaing, bersama keponakannya, Than Tun, merancang replika perahu kerajaan Karaweik yang terletak di Danau Kandawgyi, Yangon. Sementara itu, saudara perempuannya, Daw Sandasari (ဒေါ်သန္တာစာရီcode: my is deprecated ) menjabat sebagai kepala bikuni di Shwezedi Sathintaik, yang berada di dekat Sungai Sasanapala di Sagaing Hills.
Pada tahun 1993, pemerintah Myanmar menganugerahkan kepadanya gelar kehormatan Buddhis "Aggamahā Paṇḍita". Enam tahun kemudian, pada 1999, ia kembali menerima gelar "Aggamahā Saddhammajotikadhaja". Pada 26 Oktober 2000, Universitas Yangon menganugerahkan gelar Doctor of Letters (Honoris Causa) kepada Sayadaw U Silananda atas kualifikasinya yang mengesankan. Selanjutnya, pada tahun 2005, ia memperoleh gelar Abhidaja Aggamahā Saddhammajotika dari pemerintah Myanmar.[4]
Beberapa karya penting di Myanmar antara lain:
Ia menulis banyak buku dalam bahasa Inggris, beberapa di antaranya adalah:
Speaking of the recipient Rector Sayadaw's impressive qualifications, he said the Sayadaw brilliantly passed the Sasanadhaja Siripavara Dhammacariya Examination, the Pariyatti Sasanahita Dhammacariya Examination, and the London General Certificate of Education Examination (with distinctions in Pali and Sanskrit). He is the recipient of Agga Maha Pandita Title (1993), and Agga Maha Saddhamma Jotika Title (1999).