Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSabuk Venus
Artikel Wikipedia

Sabuk Venus

Sabuk Venus, korset Venus, atau lengkungan anti-senja adalah fenomena atmosfer yang terlihat sesaat sebelum fajar atau setelah senja, selama tahap senja sipil. Fenomena ini berupa cahaya merah muda memanjang kira-kira 10–20° di atas cakrawala mengelilingi pengamat.

Fenomena atmosfer
Diperbarui 27 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sabuk Venus
Untuk bentuk kehidupan laut (juga disebut "Venus belt" dalam bahasa EN), lihat Ctenophora.
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Sabuk Venus" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Januari 2018)
Bulan dilihat melalui sabuk Venus. Perhatikan bahwa Bulan Purnama berada di dekat pusat bidang pandang, yang berarti Matahari harus berada di belakang kamera, tepat di bawah cakrawala.

Sabuk Venus, korset Venus, atau lengkungan anti-senja adalah fenomena atmosfer yang terlihat sesaat sebelum fajar atau setelah senja, selama tahap senja sipil. Fenomena ini berupa cahaya merah muda memanjang kira-kira 10–20° di atas cakrawala mengelilingi pengamat.

Di satu sisi, sabuk Venus sebenarnya adalah suatu alpenglow yang terlihat di atas cakrawala saat senja, di dekat titik antisolar. Seperti alpenglow, sinar matahari terdefleksi yang memerah juga menciptakan Sabuk Venus. Tidak seperti pada fenomena alpenglow, sinar matahari dibiaskan oleh partikulat halus yang menyebabkan lengkungan kemerahan dari Sabuk melayang tinggi di atmosfer dan bertahan lama setelah matahari terbenam atau menjelang matahari terbit.

Saat senja berlangsung, cahaya terpisah dari cakrawala oleh bayangan gelap bayangan Bumi, atau "segmen gelap" Warna merah muda lengkung itu disebabkan oleh defleksi cahaya yang memerah dari Matahari terbit atau terbenam. Efek yang sangat mirip bisa dilihat pada gerhana bulan total. Cahaya zodiak, yang disebabkan oleh pantulan sinar matahari yang menyebar dari debu antarplanet di Tata Surya, juga merupakan fenomena serupa.

Fenomena ini dinamakan berdasarkan cestus, korset atau pita dada dari dewi Yunani Kuno Aphrodite, yang biasa disamakan dengan dewi Romawi Venus. Planet Venus, apabila terlihat, biasanya terletak di sabuk Venus.

Galeri

  • ALMA dan Chajnantor saat senja. Yang terletak di antara dua kelompok antena adalah fenomena Bayangan Bumi dan sabuk venus.
    ALMA dan Chajnantor saat senja. Yang terletak di antara dua kelompok antena adalah fenomena Bayangan Bumi dan sabuk venus.[1]
  • Bulan purnama terbit di dekat Linz, Austria. Diamati melalui sabuk Venus.
    Bulan purnama terbit di dekat Linz, Austria. Diamati melalui sabuk Venus.
  • Sabuk Venus pada ketinggian 42.000 kaki (13.000 m)
    Sabuk Venus pada ketinggian 42.000 kaki (13.000 m)
  • Sabuk venus difoto di atas sebuah danau di seatle, Washington.
    Sabuk venus difoto di atas sebuah danau di seatle, Washington.

Lihat pula

  • Sinar antikrepuskular
  • Pembiasan atmosfer
  • Jam biru
  • Bayangan Bumi
  • Waktu emas atau waktu magis

Referensi

  1. ↑ "ALMA and Chajnantor at Twilight". ESO Picture of the Week. Diakses tanggal 18 January 2014.
  • Naylor, John (2002). Out of the blue : a 24-hour skywatcher's guide. Cambridge: Cambridge University Press. hlm. 72. ISBN 0-521-80925-8.

Pranala luar

  • NASA Astronomy Picture of the Day: The Belt of Venus over the Valley of the Moon (23 July 2006)
  • NASA Astronomy Picture of the Day: The Belt of Venus Over Mercedes, Argentina (scroll to right of image for best view) (7 February 2012)
  • Shadow of Earth, Belt of Venus as seen over Half Dome, Yosemite National Park, displayed in an interactive panorama. Scroll to the very bottom of the post to view, after all other Yosemite panoramas. Diarsipkan 2017-03-27 di Wayback Machine.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Belt of Venus.
Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Galeri
  2. Lihat pula
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Atmosfer Bumi

lapisan gas yang menyelimuti Planet Bumi

Troposfer

kaca, pemanasan global, dan merupakan satu-satunya lapisan atmosfer yang mengalami fenomena cuaca. Lapisan Troposfer memiliki kombinasi gas yang dianggap

Cuaca

keadaan atmosfer

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026