SMA Negeri 4 Probolinggo adalah sebuah sekolah menengah atas negeri yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| SMA Negeri 4 Probolinggo | |
|---|---|
| Informasi | |
| Didirikan | 15 Juli 1991 |
| Jenis | Negeri |
| Akreditasi | A |
| Nomor Pokok Sekolah Nasional | 20536295 |
| Kepala Sekolah | Untung Biyono, S.Ag., M.Pd.I. |
| Jumlah kelas | 26 Rombel |
| Jurusan atau peminatan | Ilmu alam dan Ilmu sosial |
| Rentang kelas | X, XI, dan XII |
| Kurikulum | Kurikulum Merdeka |
| Jumlah siswa | ± 930 siswa |
| Status | Sekolah Penggerak Sekolah Adiwiyata Mandiri |
| Alamat | |
| Lokasi | Jl. Slamet Riyadi, Kanigaran, Kec. Kanigaran, 67213, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia |
| Tel./Faks. | (0335) 423192 |
| Situs web | sman4-pbl |
| Surel | mail@sman4-pbl.sch.id |
| Lain-lain | |
| Lulusan | Gilang Widya Pramana |
| Moto | |
| Moto | "SMAPA KREATIF – Sekolah Para Juara" |
SMA Negeri 4 Probolinggo adalah sebuah sekolah menengah atas negeri yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia.
Berdiri resmi sejak 15 Juli 1991 berdasarkan SK Nomor 0426/0/1991 sebagai lembaga pendidikan menengah atas di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Awalnya, sekolah ini beroperasi dalam bentuk Sekolah Guru Olahraga (SGO) dan Sekolah Menengah Olahraga Atas (SMOA) sejak tahun 1965 sebelum beralih menjadi SMA Negeri pada 1991. Saat ini terakreditasi A yang berlaku mulai tahun 2022 hingga 2027, dengan jumlah peserta didik sekitar 930 siswa yang dibimbing oleh 46 tenaga pendidik.[1][2]
Sejak didirikan, SMA Negeri 4 Probolinggo telah mengalami pergantian kepemimpinan sebanyak delapan belas kali. Kepala sekolah pertama yang memimpin adalah Kasmani Sastro Komarno pada tahun 1965 hingga 1974, kemudian dilanjutkan oleh Budiono, B.A. selama sembilan tahun. Setelah itu, jabatan kepala sekolah diisi oleh sejumlah tokoh pendidikan, di antaranya Drs. Suwito (1983–1988), Drs. Agus Ismail (1988–1993), dan Drs. Soejono (1993–1996).
Pada periode 1996 hingga 1999, kepemimpinan sekolah dijabat berturut-turut oleh Siti Indijah, B.A., Drs. Riboet Santoso, dan Drs. Chozin Munardi. Selanjutnya, kepemimpinan sekolah dilanjutkan oleh Koesnati, S.Pd. (2005–2006), Drs. H. Abdullah, M.Pd. (2006–2008), dan Drs. H. Suradji Chabir, M.Pd.I (2008–2014).
Pada tahun-tahun berikutnya, sekolah ini dipimpin oleh Dr. Safi’udin, M.Pd. (2014–2015), diikuti oleh Hakam Basori, S.Pd., M.M. yang menjabat dua periode, yakni pada 2015–2017 dan kembali pada 2020–2023, dengan jeda kepemimpinan oleh Bowo Nurlamat, S.Pd., M.M. (2017–2020).
Pada tahun 2023, jabatan kepala sekolah sempat diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.), Dra. Erni Prasetyawati, M.Pd., sebelum digantikan oleh Tjahjo Dwi Poetro, S.Pd., M.M. pada periode 2023–2024. Setelah itu, Dra. Erni Prasetyawati, M.Pd. kembali ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas kepala sekolah pada tahun 2024. Pada Oktober 2024 hingga sekarang, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Untung Biyono, S.Ag., M.Pd.I.
Sejak tahun pelajaran 2021–2022, SMAN 4 Probolinggo resmi menjadi bagian dari program Sekolah Penggerak dengan penerapan Kurikulum Merdeka untuk kelas X, XI, dan XII. Fokus pengembangan sekolah mencakup profil pelajar Pancasila serta peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik.[3]
Sekolah memiliki sarana memadai antara lain ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas TIK untuk menunjang pembelajaran berbasis teknologi.[5]