Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

SMA Negeri 2 Surakarta

SMA Negeri 2 Surakarta, merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang ada di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Sekolahan ini menjadi bekas sekaligus saksi bisu cerita sejarah pada zaman kolonial Jepang dan Belanda bersamaan dengan SMA Negeri 1 Surakarta. SMA Negeri 2 Surakarta dikenal dengan nama Smada Solo. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 2 Surakarta ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII.

sekolah menengah atas di Kota Surakarta, Jawa Tengah
Diperbarui 28 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

SMA Negeri 2 Surakarta
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "SMA Negeri 2 Surakarta" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Februari 2025)
SMA Negeri 2 Surakarta
Informasi
Didirikan1950
Kepala SekolahMujapar, S.Pd., M.Pd.[1]
Jurusan atau peminatanIPA dan IPS
Rentang kelasX IPA,X IPS XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS
KurikulumKTSP untuk kelas 12 dan Kurikulum 2013 untuk kelas 10 dan 11
Jumlah siswa951
Alamat
LokasiJl. Monginsidi 40, Surakarta, Jawa Tengah
Situs websman2solo.sch.id
Moto
MotoKesungguhan Membuahkan Prestasi

SMA Negeri 2 Surakarta, merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang ada di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Sekolahan ini menjadi bekas sekaligus saksi bisu cerita sejarah pada zaman kolonial Jepang dan Belanda bersamaan dengan SMA Negeri 1 Surakarta. SMA Negeri 2 Surakarta dikenal dengan nama Smada Solo. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 2 Surakarta ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII.

Sejarah

SMA Negeri I, SMA Negeri II, dan SMA Negeri III Surakarta mempunyai sejarah awal yang sama, bermula dari masa pendudukan Jepang tahun 1943. Ringkas kisah sejarah SMAN 2 Surakarta dipaparkan berikut ini.

Era pendudukan Jepang

Awal berdirinya SMA Negeri 2 Surakarta dimulai bulan Agustus 1943. Dalam masa pendudukan Jepang itu, Mr. Widodo Sastrodiningrat sebagai Kepala Bagian Pendidikan Kasunanan Surakarta dan Soetopo Adisepoetro sebagai Kepala Pendidikan Keresidenan Surakarta atas persetujuan pembesar Jepang membuka sekolah yang sederajat dengan AMS (Algemene Middlebaar School).

Pada tanggal 3 Nopember 1943, diresmikan pembukaan sebuah Sekolah Lanjutan Atas yang diberi nama Sekolah Menengah Tinggi Negeri (SMT Negeri) bertempat di gedung yang sekarang dipakai Sekolah SMP Negeri 1 Surakarta dengan Kepala Sekolah pertama Mr. Widodo Sastrodiningrat dengan Wakilnya S. Djajeng Soegianto. SMT Negeri ini mempunyai dua kelas yaitu: Kelas IA jurusan Sastra Budaya dengan 33 siswa; Kelas IB Jurusan Pasti Alam mempunyai 34 siswa. Kedua kelas itu diampu oleh 12 orang guru.

Agustus 1944 jabatan Kepala sekolah diserahterimakan dari Mr. Widodo Sastrodiningrat kepada S. Djajeng Soegianto sebagai kepala sekolah kedua. April 1945 jabatan Kepala Sekolah diserahterimakakan kepada N. Barnami karena S. Djajeng Soegianto diangkat menjadi Kepala Sekolah SMP Puteri di Pasar Legi Sala. Sebelumnya, pada bulan Juli 1945 SMT Negeri Sala mendapat tambahan guru tetap sebanyak 5 orang sehingga seluruh guru yang mengajar ada 17 orang dan ini merupakan guru cikal bakal SMT/SMA Negeri Surakarta.

Adapun nama-nama Guru SMT/SMA Negeri Surakarta tersebut adalah :

  1. Bapak Ismusubroto (Bhs Indonesia)
  2. Bapak Soetardjo (Ilmu Alam)
  3. Bapak B. Soeparno (Bhs Indonesia)
  4. Ibu Sri Peni (Ilmu Hayat)
  5. Ibu Poppy Saleh (Ilmu Ekonomi dan Tata Negara)

Periode setelah Indonesia Merdeka

Akhir dari Perang Dunia II ketika Indonesia memerdekakan diri tanggal 17 Agustus 1945, SMT Negeri Surakarta diserahkan kepada Kantor Pendidikan Mangkunegaran Surakarta di bawah Kantor Baraya–Wiyata. Nopember 1945 para pelajar berjuang di garis depan serta gedung sekolah SMT Manahan ditutup dan gedungnya digunakan untuk asrama Barisan Polisi Istimewa (BPI) yang anggotanya terdiri dari pelajar SMT sendiri, sedangkan para guru dipekerjakan di Kantor Baraya–Wiyata dan diserahi tugas menerjemahkan Encyclopedia 16 volume.

Maret 1946 sekolah dibuka lagi dengan Kepala Sekolah keempat yaitu Bapak Roespandji Atmowirogo. Bulan Juni 1946 untuk pertama kalinya SMT Negeri menyelenggarakan ujian akhir (istilah saat itu adalah ujian penghabisan ) dengan hasil yang dinyatakan lulus pertama kali di antaranya Ny. Djatikusumo dan Omar Dhani.

April 1946 Bapak Soepandam menjadi kepala sekolah kelima karena Bapak Roespandji Atmowirogo diangkat menjadi Pejabat Residen Surakarta. Juni 1947 diselenggarakan ujian penghabisan yang kedua dan Alumnus dinyatakan lulus antara lain: Prakoso, Achmadi, Suhendro, Padmosurasmo, dan Singgih Prawoto. Pada saat itu SMT Negeri mempunyai 3 (tiga) jurusan, yakni :

  1. Jurusan A untuk Ilmu Sastra dan Budaya
  2. Jurusan B untuk Ilmu Pasti dan Alam
  3. Jurusan C untuk Ilmu Ekonomi

Juli 1947 terjadi Clash 1 sehingga membuat pelajar kembali meninggalkan bangku sekolah dengan kembali berjuang memanggul senjata. Gedung sekolah SMT Negeri yang digunakan Angkatan Laut di bawah pimpinan Achmad Yadau, sedang pelajar putri yang tidak berjuang belajar di pendapa rumah Bapak Parjatmo di Jl. Punggawan No. 10 Sala.

September 1947 sekolah mulai dibuka kembali dengan menggunakan gedung SMP Negeri II yang terletak di sudut barat daya Kraton Mangkunegaran. Para murid masuk siang hari pukul 13.30 sampai pukul 17.30.

April 1948 gedung Sekolah SMT Negeri Manahan diserahkan kembali oleh Angkatan Laut. Juni 1948 dilaksanakan ujian penghabisan yang ketiga dan siswa dinyatakan lulus di antaranya: Baiquni, Sihiman, Sri Hartati, dan Siti Aminah.

Pada tanggal 18 desember 1948 saat Clash II pecah, ada instruksi dari komandan Komando Militer Kota yang dijabat oleh Achmadi (mantan pelajar SMT Negeri Sala) untuk membakar gedung sekolah namun yang terbakar hanya sebagian sekolah saja. Para murid kembali berjuang memanggul senjata.

Bulan Nopember 1949, Kepala Sekolah SMT Negeri Bp. Soepandam mendapat perintah dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk membuka kembali SMA Negeri A/B Sala, sedangkan Bp. Parjatmo dan Bp. Soemitro ditugaskan mencari gedung baru serta guru-gurunya. Ibu Awalin ditugaskan untuk menyelenggarakan pendaftaran para murid baik dari sekolah negeri maupun swasta.

Pada tanggal 15 Desember 1949 dibuka dengan resmi SMA Negeri A/B di Margoyudan Sala yang terdiri dari dua bagian, yaitu:

  1. SMA Negeri A/B I dengan 12 kelas untuk murid biasa dan masuk pada pagi hari.
  2. SMA Negeri A/B II dengan 2 kelas untuk murid bekas pejuang dan masuk pada siang/sore hari.

Kedua Sekolah dikelola oleh :

  1. Kepala Sekolah: Bp. Soepandam
  2. Wakasek: Bp. Parjatmo dan Bp. Roespandji Atmowirogo
  3. Guru tetap: 11 orang
  4. Guru tidak tetap: 10 orang
  5. Tenaga Administrasi: Ibu Awalin cs

Juni 1950 diadakan ujian penghabisan yang keempat atau yang pertama, di gedung Margoyudan, sedang murid yang dinyatakan lulus antara lain: Muso, Marsaid, dan Suripto. Nopember 1950 para pelajar bekas pejuang mendesak dan memohon untuk dibukanya 6 (enam) kelas baru tambahan malam hari. Sebutan “Enam Kelas Baru” akhirnya dibuka dan digabungkan dengan SMA Negeri A/B II.

Pada tanggal 17 Agustus 1951 dibuka secara resmi SMA A/B Malam dengan nama SMA Negeri I Bagian malam yang terdiri dari 6 kelas. Maka sejak itu di Sala terdapat 3 SMA Negeri A/B II. SMA Negeri A/B di bawah satu pimpinan, yaitu SMA Negeri A/B, yang sekarang dikenal dengan nama SMA Negeri 1 Sala; dan SMA Negeri A/B II, yang dikenal dengan nama SMA Negeri 2 Sala; SMA Negeri A/B I bagian malam, atau sekarang SMA Negeri 3 Sala.

Untuk memperkuat pengajaran Sekolah ini mendapat tenaga pengajar sebanyak 16 orang serta mendapat bantuan tenaga pengajar dari Mahasiswa Universitas Gadjah Mada sebanyak 9 (sembilan) orang mahasiswa. Pada tahun 1952 mulai dirintis pendidikan dengan menggunakan laboratorium Kimia, fisika, anatomi dan fisiologi.

Tanggal 1 Agustus 1958 secara resmi dipecah ketiga sekolah inti dan diganti namanya :

  1. SMA Negeri A/B I menjadi SMA Negeri IB di pimpin oleh Bp. Soepandam.
  2. SMA Negeri A/B II menjadi SMA Negeri IIA di pimpin oleh Bp. Pajatmo.
  3. SMA Negeri A/B I bagian malam menjadi SMA Negeri IIIB dipimpin oleh Bp. Roespandji Atmowirogo.

Akreditasi

  • Nilai Akreditasi: 97 [2]
  • Peringkat Akreditasi: A
  • Tanggal Penetapan: 09-Nov-2012

Fasilitas

Berbagai fasilitas dimiliki SMAN 2 Surakarta untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut, antara lain :

  • Kelas
  • Perpustakaan
  • Laboratorium Audio Visual
  • GOR Graha Wijaya Kusuma
  • Masjid Nurul Ilmi
  • Ruang Agama Kristen
  • Ruang Agama Katolik
  • Bengkel Seni
  • Laboratorium Biologi
  • Laboratorium Fisika
  • Laboratorium Kimia
  • Laboratorium Komputer
  • Laboratorium Bahasa
  • Parkir basement

Ekstrakurikuler

SMA Negeri 2 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya :

  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Pramuka
  • Pecinta Alam (PALA)
  • Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA)
  • Karate
  • Bola Voli
  • Kempo
  • Sepak Bola / Futsal
  • Bola Basket
  • Taekwondo
  • Jurnalistik
  • Silat
  • RMA
  • KIR
  • Kesenian
  • Entertaement Club (EN Club)
  • English Club
  • (Band / Gama ) / Assambel/ Biola
  • Teater
  • Seni Rupa / Screat
  • Seni Tari & Seni Budaya Kacapi + Suling
  • Yonnin
  • MKI (Majelis Kerohanian Islam)
  • Rohani Kristen
  • Rohani Katholik

Alumni

  • Sapardi Djoko Damono (Penyair)
  • Srihadi Soedarsono (pelukis lambang Institut Teknologi Bandung, mantan guru besar studi seni rupa Universitas Indonesia & guru besar Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung dan Institut Kesenian Jakarta)
  • Sosiawan Leak (aktor, penyair, penulis dan pembicara terkenal Indonesia)
  • Dr. Eng. Achmad Widodo ST. MT. (dosen Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro & kategori 2% ilmuwan & peneliti paling berpengaruh dunia)
  • Fajar Budiman (Staf Ahli Panglima Tentara Nasional Indonesia)
  • Tandyo Budi Revita (wakil panglima TNI & Jenderal TNI)
  • Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D. (dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret
  • Christanta Adhityaksa (Sutradara Bajaj Bajuri)

Referensi

  1. ↑ "Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) SMAN 2 Surakarta". Diarsipkan dari asli tanggal 2025-02-06. Diakses tanggal 2025-02-15. ;
  2. ↑ "Akreditasi SM2 Negeri 2 Surakarta". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-11-04. Diakses tanggal 2012-06-26.

Pranala luar

  • (Indonesia) Situs resmi SMA Negeri 2 Surakarta
  • (Indonesia) Instagram SMA Negeri 2 Surakarta
  • l
  • b
  • s
Sekolah Menengah Atas di Surakarta
Negeri
Umum
Negeri 1 · Negeri 2 · Negeri 3 · Negeri 4 · Negeri 5 · Negeri 6 · Negeri 7 · Negeri 8
Kejuruan
Negeri 1 · Negeri 2 · Negeri 3 · Negeri 4 · Negeri 5 · Negeri 6 · Negeri 7 · Negeri 8 · Negeri 9
Madrasah
Negeri 1 · Negeri 2
SLB
Negeri · YAAT · D1 YPAC
Swasta
Umum
17 · Al-Islam 1 · Al-Islam 2 · Al-Islam 3 · Al-Muayyad · Batik 1 · Batik 2 · Cokroaminoto · Ignatius Slamet Riyadi · Islam 1 · Islam Diponegoro · Kristen 1 · Kristen 2 · Kristen Pelita Nusantara Kasih · Kristen Widya Wacana · Mta · Muhammadiyah 1 · Muhammadiyah 2 · Muhammadiyah 3 · Muhammadiyah 5 · Muhammadiyah 6 · Murni · Pangudi Luhur Santo Yosef · Regina Pacis · Santo Paulus · Tri Pusaka · Tunas Pembangunan 1 · Warga · Widya Bhakti · Yosodipuro
Kejuruan
Al-Islam · Analis Kesehatan Nasional · Batik 1 · Batik 2 · Bhinneka Karya · Bina Mandiri Indonesia  · Cokroaminoto 1 · Cokroaminoto 2 · Cokroaminoto 3 · Farmasi Nasional · Ignatius Slamet Riyadi · Jayawisata · Kanisius · Kasatriyan · Santo Mikael · Kristen · Kristen 1 · Kristen 2 · Margoyudan · Marsudirini Marganingsih · Muhammadiyah 1 · Muhammadiyah 2 · Muhammadiyah 3 · Muhammadiyah 4 · Murni 1 · Murni 2 · Pancasila · PGRI 1 · PGRI 2 · Purnama · Sahid · Santo Paulus · Tekno · Tunas Pembangunan 1 · Tunas Pembangunan 2 · Tunas Pembangunan 3 · Warga · Wijaya Kusuma
Madrasah
Al-Abidin · Al-Khafi · Al-Islam · Al-Muayyad · Mualllimien Muhamadiyah
SLB
Bina Putera · Setya Darma · YPSLB · YSSD
Sekolah menengah atas di Jawa Tengah · Daftar sekolah


Ikon rintisan

Artikel bertopik sekolah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Era pendudukan Jepang
  3. Periode setelah Indonesia Merdeka
  4. Akreditasi
  5. Fasilitas
  6. Ekstrakurikuler
  7. Alumni
  8. Referensi
  9. Pranala luar

Artikel Terkait

Kota Surakarta

kota di Provinsi Jawa Tengah

Jawa Tengah

provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Daftar sekolah menengah atas di Jawa Tengah

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026