Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiRudolf Ludwig Mössbauer
Artikel Wikipedia

Rudolf Ludwig Mössbauer

Rudolf Ludwig Mössbauer adalah fisikawan Jerman yang merupakan sarjana dari Caltech dan meneliti pemancaran sinar gamma dari transisi nuklir. Sebuah momentum mundur yang berhubungan dengan momentum sinar gamma yang dipancarkan itu harus masuk atom. Namun, untuk atom-atom dalam kisi-kisi kristal, seluruh kisi-kisi itu menyerap momentum dan menluncurkan partikel hipotetis yang dikenal sebagai fonon. Namun jika tiada fonon yang dipancarkan, energi sinar gamma memiliki nilai yang amat tajam dan diketahui dengan baik. Inilah efek Mössbauer. Hanya atom identik yang dapat menyerap kembali sinar gamma pada sebuah penyerapan kurang fonon. Lalu, jika frekuensi itu berubah perlahan, sinar gamma tidak bisa diserap.

Fisikawan Jerman
Diperbarui 17 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rudolf Ludwig Mössbauer

Rudolf Ludwig Mössbauer
Lahir(1929-01-31)31 Januari 1929
Munchen, Republik Weimar
Meninggal14 September 2011(2011-09-14) (umur 82)
Grünwald, Bavaria, Jerman
AlmamaterTechnical University of Munich
Dikenal atasEfek Mössbauer
Spektroskospi Mössbauer
PenghargaanNobel Fisika (1961)
Karier ilmiah
BidangFisika nuklir dan fisika atom
InstitusiTechnical University of Munich
Caltech
Pembimbing doktoralHeinz Maier-Leibnitz

Rudolf Ludwig Mössbauer (juga Mößbauer, 31 Januari 1929 – 14 September 2011) adalah fisikawan Jerman yang merupakan sarjana dari Caltech dan meneliti pemancaran sinar gamma dari transisi nuklir. Sebuah momentum mundur yang berhubungan dengan momentum sinar gamma yang dipancarkan itu harus masuk atom. Namun, untuk atom-atom dalam kisi-kisi kristal, seluruh kisi-kisi itu menyerap momentum dan menluncurkan partikel hipotetis yang dikenal sebagai fonon. Namun jika tiada fonon yang dipancarkan, energi sinar gamma memiliki nilai yang amat tajam dan diketahui dengan baik. Inilah efek Mössbauer. Hanya atom identik yang dapat menyerap kembali sinar gamma pada sebuah penyerapan kurang fonon. Lalu, jika frekuensi itu berubah perlahan, sinar gamma tidak bisa diserap.

Sifat-sifat ini digunakan oleh Robert Vivian Pound dan Glen A. Rebka pada 1960 untuk eksperimen relativitas umum klasik. Mössbauer dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika 1961.

Pranala luar

  • Mössbauer, Rudolf (1929-) – from Eric Weisstein's World of Scientific Biography
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Nobel Fisika
1901–1925
  • 1901: Röntgen
  • 1902: Lorentz / Zeeman
  • 1903: Becquerel / P. Curie / M. Curie
  • 1904: Rayleigh
  • 1905: Lenard
  • 1906: J. J. Thomson
  • 1907: Michelson
  • 1908: Lippmann
  • 1909: Marconi / Braun
  • 1910: Van der Waals
  • 1911: Wien
  • 1912: Dalén
  • 1913: Kamerlingh Onnes
  • 1914: Laue
  • 1915: W. L. Bragg / W. H. Bragg
  • 1916
  • 1917: Barkla
  • 1918: Planck
  • 1919: Stark
  • 1920: Guillaume
  • 1921: Einstein
  • 1922: N. Bohr
  • 1923: Millikan
  • 1924: M. Siegbahn
  • 1925: Franck / Hertz
1926–1950
  • 1926: Perrin
  • 1927: Compton / C. Wilson
  • 1928: O. Richardson
  • 1929: De Broglie
  • 1930: Raman
  • 1931
  • 1932: Heisenberg
  • 1933: Schrödinger / Dirac
  • 1934
  • 1935: Chadwick
  • 1936: Hess / C. D. Anderson
  • 1937: Davisson / G. P. Thomson
  • 1938: Fermi
  • 1939: Lawrence
  • 1940
  • 1941
  • 1942
  • 1943: Stern
  • 1944: Rabi
  • 1945: Pauli
  • 1946: Bridgman
  • 1947: Appleton
  • 1948: Blackett
  • 1949: Yukawa
  • 1950: Powell
1951–1975
  • 1951: Cockcroft / Walton
  • 1952: Bloch / Purcell
  • 1953: Zernike
  • 1954: Born / Bothe
  • 1955: Lamb / Kusch
  • 1956: Shockley / Bardeen / Brattain
  • 1957: C. N. Yang / T. D. Lee
  • 1958: Cherenkov / Frank / Tamm
  • 1959: Segrè / Chamberlain
  • 1960: Glaser
  • 1961: Hofstadter / Mössbauer
  • 1962: Landau
  • 1963: Wigner / Goeppert Mayer / Jensen
  • 1964: Townes / Basov / Prokhorov
  • 1965: Tomonaga / Schwinger / Feynman
  • 1966: Kastler
  • 1967: Bethe
  • 1968: Alvarez
  • 1969: Gell-Mann
  • 1970: Alfvén / Néel
  • 1971: Gabor
  • 1972: Bardeen / Cooper / Schrieffer
  • 1973: Esaki / Giaever / Josephson
  • 1974: Ryle / Hewish
  • 1975: A. Bohr / Mottelson / Rainwater
1976–2000
  • 1976: Richter / Ting
  • 1977: P. W. Anderson / Mott / Van Vleck
  • 1978: Kapitsa / Penzias / R. Wilson
  • 1979: Glashow / Salam / Weinberg
  • 1980: Cronin / Fitch
  • 1981: Bloembergen / Schawlow / K. Siegbahn
  • 1982: K. Wilson
  • 1983: Chandrasekhar / Fowler
  • 1984: Rubbia / Van der Meer
  • 1985: von Klitzing
  • 1986: Ruska / Binnig / Rohrer
  • 1987: Bednorz / Müller
  • 1988: Lederman / Schwartz / Steinberger
  • 1989: Ramsey / Dehmelt / Paul
  • 1990: Friedman / Kendall / R. Taylor
  • 1991: de Gennes
  • 1992: Charpak
  • 1993: Hulse / J. Taylor
  • 1994: Brockhouse / Shull
  • 1995: Perl / Reines
  • 1996: D. Lee / Osheroff / R. Richardson
  • 1997: Chu / Cohen-Tannoudji / Phillips
  • 1998: Laughlin / Störmer / Tsui
  • 1999: 't Hooft / Veltman
  • 2000: Alferov / Kroemer / Kilby
2001–
sekarang
  • 2001: Cornell / Ketterle / Wieman
  • 2002: Davis / Koshiba / Giacconi
  • 2003: Abrikosov / Ginzburg / Leggett
  • 2004: Gross / Politzer / Wilczek
  • 2005: Glauber / Hall / Hänsch
  • 2006: Mather / Smoot
  • 2007: Fert / Grünberg
  • 2008: Nambu / Kobayashi / Maskawa
  • 2009: Kao / Boyle / Smith
  • 2010: Geim / Novoselov
  • 2011: Perlmutter / Riess / Schmidt
  • 2012: Wineland / Haroche
  • 2013: Englert / Higgs
  • 2014: Akasaki / Amano / Nakamura
  • 2015: Kajita / McDonald
  • 2016: Thouless / Haldane / Kosterlitz
  • 2017: Weiss / Barish / Thorne
  • 2018: Ashkin / Mourou / Strickland
  • 2019: Peebles / Mayor / Queloz
  • 2020: Penrose / Genzel / Ghez
  • 2021: Manabe / Hasselmann / Parisi
  • 2022: Alain Aspect / John Clauser / Anton Zeilinger
  • 2023: Pierre Agostini / Ferenc Krausz / Anne L'Huillier
  • 2024: John J. Hopfield / Geoffrey Hinton
  • 2025: Devoret / Clarke / Martinis
  • {{Nobel Sastra}}
  • {{Nobel Fisika}}
  • {{Nobel Fisiologi atau Kedokteran}}
  • {{Nobel Kimia}}
  • {{Nobel Ekonomi}}
  • {{Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian}}
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Akademik
  • Mathematics Genealogy Project
  • zbMATH
  • Leopoldina
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pranala luar

Artikel Terkait

Gottfried Leibniz

Leibniz juga dikenal sebagai filsuf, ilmuwan, matematikawan, diplomat, fisikawan, sejarawan, teolog dan doktor dalam hukum duniawi dan hukum gereja. Ia

Gaya London

dari Gaya van der Waals. Gaya dispersi London dinamai dari seorang fisikawan Jerman-Amerika Fritz London. Molekul non polar terdiri atas inti-inti atom

Ursula Franklin

Ursula Franklin adalah seorang metalurgis, fisikawan, dan dosen berkebangsaan Jerman-Kanada. Dia telah mengajar di Universitas Toronto selama lebih dari

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026