Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rostam Farrokhzad

Rostam Farrokhzād atau Rustum adalah seorang anggota dinasti Ispahbudhan, yang menjabat sebagai spahbed di wilayah barat laut (kust) Adurbadagan di bawah pemerintahan raja-raja Sassaniyah Boran dan Yazdegerd III (632–651). Rostam dikenang sebagai tokoh sejarah, karakter dalam puisi epik Persia Shahnameh. Ia seorang ahli nujum (atronomer). Ia dikenal sebagai jendral militer terakhir yang tewas dalam Perang Qadisiyah melawan pasukan muslimin pimpinan Saad bin Abi Waqqash.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rostam Farrokhzad
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Rostam Farrokhzad" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Januari 2026)
Rostam Farrokhzad
Ilustrasi Shahnameh Rostam Farrokhzad dari abad ke-17
Meninggal19 November 636
al-Qadisiyyah
PengabdianKekaisaran Sassaniyah
KomandanSpahbed dari Adurbadagan (631–636)
Perang/pertempuranPertempuran al-Qadisiyyah
HubunganFarrukh Hormizd (father)
Farrukhzad (brother)

Rostam Farrokhzād ( bahasa Persia : رستم فرخزاد ) atau Rustum adalah seorang anggota dinasti Ispahbudhan , yang menjabat sebagai spahbed ("panglima militer") di wilayah barat laut (kust) Adurbadagan di bawah pemerintahan raja-raja Sassaniyah Boran (630–630, 631–632) dan Yazdegerd III (632–651). Rostam dikenang sebagai tokoh sejarah, karakter dalam puisi epik Persia Shahnameh ("Kitab Raja-Raja"). Ia seorang ahli nujum (atronomer). Ia dikenal sebagai jendral militer terakhir yang tewas dalam Perang Qadisiyah melawan pasukan muslimin pimpinan Saad bin Abi Waqqash.[1]

Rustum lahir dalam keluarga bangsawan ternama dalam kekaisaran Persia Sasania. Ia ikut terlibat dalam pertempuran melawan Heraklius Bizantium pada 624 M. Ketika Persia dilanda perpecahan dalam negeri di mana keluarga kerajaan saling menjatuhkan untuk berebut tahta, akhirnya Rustum dipercaya selama beberapa tahun untuk menstabilkan negara.[1]

Saat invasi pasukan muslim, Yazdegerd menunjuknya sebagai komandan perang. Terjadi dialog negosiasi dengan Sahabat Muhammad, Mughirah bin Syubah berujung kebuntuan dan berakhir dengan pertempuran Qadisiyah.

Rustum terbunuh dalam Pertempuran Qadisiyah di mana kepalanya dipenggal oleh pasukan muslim, Hilal bin Ulafah pada 636 M.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Katsir, Ibnu (2013). Al Bidayah wa an-Nihayah. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-034-6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Rostam Farrokhzād

Rostam Farrokhzād (Persia: رستم فرخزادcode: fa is deprecated ) adalah seorang pembesar dari keluarga Ispahbudhan, yang menjabat sebagai spahbed ("panglima

Iran

negara di Asia Barat

Yazdegerd III

Kaisar / Raja Terakhir Persia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026