Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ronny Pattinasarany

Ronald Hermanus Pattinasarany atau lebih dikenal dengan nama Ronny Pattinasarany adalah pelatih sepak bola Indonesia dan salah satu pemain sepak bola legendaris Indonesia.

Wikipedia article
Diperbarui 3 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ronny Pattinasarany
Ini adalah nama Maluku, Ambon, marganya adalah Pattinasarany

Ronny Pattinasarany
Informasi pribadi
Nama lengkap Ronny Pattinasarany
Tanggal lahir (1949-02-09)9 Februari 1949
Tempat lahir Makassar, Sulsel, Indonesia
Tanggal meninggal 19 September 2008(2008-09-19) (umur 59)
Tempat meninggal Jakarta, Indonesia
Posisi bermain Center Back/midfielder
Karier junior
1966–1968 PSM Makassar
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1968–1978 PSM Makassar
1978–1982 Warna Agung
Tim nasional‡
1973–1981 Indonesia 31 (6)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 27 September 2010
‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 27 September 2010

Ronald Hermanus Pattinasarany atau lebih dikenal dengan nama Ronny Pattinasarany (9 Februari 1949 – 19 September 2008[1]) adalah pelatih sepak bola Indonesia dan salah satu pemain sepak bola legendaris Indonesia.[2]

Ronny meninggal dunia pada hari Jumat, 19 September 2008, pukul 13:30 WIB, di Rumah Sakit Omni Medical Center, Pulo Mas, Jakarta Timur, akibat kanker hati yang dideritanya sejak Desember 2007.

Karier

Era 1970-an hingga 1980-an, saat sepak bola Indonesia menjadi salah satu raksasa di Asia, Ronny Pattinasary menjadi salah satu yang ikut melambungkan nama tim merah-putih. Pria berdarah Ambon dari kedua orangtuanya yang lahir di Makassar itu dikenal sebagai sosok pemain papan atas. Penghargaan yang diperolehnya seperti Pemain All Star Asia tahun 1982, Olahragawan Terbaik Nasional tahun 1976 dan 1981, Pemain Terbaik Galatama tahun 1979 dan 1980, dan meraih Medali Perak SEA Games 1979 dan 1981.
Perjalanan kariernya sebagai pemain bola dimulai bersama PSM Junior pada tahun 1966. Dua tahun kemudian berhasil menembus level senior tim PSM Makassar. Dari Makassar, Ronny hengkang ke klub Galatama, Warna Agung, yang dibelanya dari tahun 1978 hingga 1982. Di sinilah kariernya mulai menanjak sehingga dia pun terpilih masuk dan menjadi kapten timnas. Tahun 1982, Ronny hengkang ke klub Tunas Inti. Hanya setahun di sana, dia pun memutuskan untuk gantung sepatu dan beralih profesi sebagai pelatih.

Pelatih

Ada beberapa klub yang pernah merasakan sentuhan tangannya, yakni Persiba Balikpapan, Krama Yudha Tiga Berlian, Persita Tangerang, Petrokimia Gresik, Makassar Utama, Persitara Jakarta Utara dan Persija Jakarta. Namun prestasi terbaik yang pernah ditorehkan Ronny adalah ketika menangani Petrokimia Putra saat sukses mempersembahkan beberapa trofi bagi klub tersebut yang saat ini sudah bubar dan melebur dalam Gresik United (GU). Ronny membawa Petrokimia meraih Juara Surya Cup, Petro Cup, dan runner-up Tugu Muda Cup.

Menuju akhir dekade 1990-an, Ronny yang pada saat itu digadang menjadi salah satu pelatih terbaik di Indonesia secara mengejutkan mengucapkan pamit dari dunia persepakbolaan Indonesia, serta memutuskan untuk berhenti menjadi pelatih Petrokimia Putra Gresik yang saat itu sedang ia pegang, dikarenakan Ronny ingin fokus membimbing kedua anaknya, Benny dan Yerry yang saat itu berjuang melawan keterikatan akan narkoba.

Lain-lain

  • Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI 2006
  • Wakil Ketua Komdis 2006
  • Tim Monitoring Timnas 2007

Prestasi

Pemain

  • Pemain Asia All Star (1982)
  • Olahragawan Terbaik Nasional (1976 dan 1981)
  • Pemain Terbaik Galatama (1979 dan 1980)
  • Medali Perak SEA Games (1979 dan 1981)

Pelatih

  • Petrokimia Juara Surya Cup
  • Petrokimia Juara Petro Cup
  • Petrokimia menjadi runner-up Tugu Muda Cup

Kehidupan pribadi

Ronny menikah dengan Stella Maria pada 29 November 1977. Pernikahan Ronny dengan Stella Maria dikaruniai 3 anak: Robenno Pattrick (Benny), Henry Jacques (Yerry), dan Tresita Diana (Cita).[3] Lalu mereka mengangkat satu anak yang merupakan keponakannya, yaitu Pieter Pattinasarany.

Ronny juga telah memiliki dua cucu yaitu Clarrice Faithlyn Pattinasarany (putri dari Benny dan Melisa Milanova) dan Roland Dimitri Levinus Nangin (putra dari Cita dan Reza Nangin).

Pada tahun 2006, bersamaan dengan ulang tahun pernikahan Ronny-Stella ke-29, mereka meluncurkan buku historikal yang salah satunya berisi perjuangan Ronny dalam membimbing kedua anaknya, Benny dan Yerry agar keluar dari jeratan narkoba.

Karier internasional

Gol internasional

Per pertandingan yang dimainkan pada 13 Desember 1981.
Tabel kunci
Penalty Menunjukkan gol tercipta dari tendangan penalti
Menunjukkan Indonesia menang dalam pertandingan
Menunjukkan pertandingan berakhir seri
Menunjukkan Indonesia kalah dalam pertandingan
Daftar gol internasional Ronny Pattinasarany untuk tim nasional Indonesia
No. Tanggal Lokasi Lawan Skor Hasil Kompetisi
1. 9 Maret 1977Stadion Nasional Singapura, Kallang, Singapura Singapura 1–0 4–0 Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1978
2. 13 Desember 1981Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina Thailand 1–1 1–2 Pesta Olahraga Asia Tenggara 1981

Pranala luar

  • (Indonesia) Ronny Pattinasarany, Kapten yang Penuh Kasih
  • (Indonesia) Tidak Segan Melatih SSB Diarsipkan 2007-09-27 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Penggiat Olahraga yang Bergelut Melawan Dampak Narkoba (2-Habis) - Indopos
  • (Indonesia) - Kick Andy: Berebut Cinta dengan Bandar Narkoba[pranala nonaktif permanen]

Referensi

  1. ↑ Ronny Pattinasarani Tutup Usia Diarsipkan 2008-09-20 di Wayback Machine. - Berita di Okezone.Com
  2. ↑ Penghargaan 22 Pemain Legendaris Indonesia - April 3rd, 2007, Bola Indo Wordpress, 3 April 2007
  3. ↑ Gantyo Koespradono. Kick Andy: Kumpulan Kisah Inspiratif.
  • l
  • b
  • s
Pemain sepak bola legendaris Indonesia
Diumumkan pada Final Piala Indonesia 2007
  • Maulwi Saelan
  • Yudo Hadianto
  • Yuswardi
  • Simson Rumah Pasal
  • Yohanes Auri
  • Didik Darmadi
  • Anwar Ujang
  • Robby Darwis
  • Peri Sandria
  • Ronny Pattinasarany
  • Herry Kiswanto
  • Iswadi Idris
  • Junaedi Abdillah
  • Zulkarnaen Lubis
  • Rully Nere
  • Nobon Kayamudin
  • Surya Lesmana
  • M. Basri
  • Thio Him Tjiang
  • Risdianto
  • Bambang Nurdiansyah
  • Ricky Yacob
  • Widodo C. Putra
  • l
  • b
  • s
Pembawa acara berita SCTV
Saat ini
  • Azizah Hanum
  • Dana Paramita
  • Djati Darma
  • Gracia Bern Tobing
  • Joy Astro
  • Nabiel Abiyasha
  • Reno Reksa
  • Regina Valeria
  • Reza Ramadhansyah
  • Riko Anggara
  • Risca Andalina
  • Skolastika Sylvia
Mantan
  • Agung Nugroho
  • Ajeng Kamaratih
  • Alfito Deannova
  • Anastasya Putri
  • Anelies Praramadhani
  • Ariana Herawati
  • Arief Suditomo
  • Ariyo Ardi
  • Bayu Sutiyono
  • Beverly Gunawan
  • Boy Bakamaro
  • Brigitta Priscilla
  • David Rizal
  • Dazen Vrilla
  • David Silahooij
  • Demis Djamaoeddin
  • Deti Soepandi
  • Dian Ardianti
  • Diana Deborah
  • Dorothea Ayu
  • Duma Riris Silalahi
  • Dwi Anggia
  • Erwin Dwinanto
  • Eva Yunizar
  • Farhannisa Nasution
  • Fauzan Zaman
  • Fitha Dahana
  • Grace Natalie
  • Indiarto Priadi
  • Indriati Yulistiani
  • Indy Rahmawati
  • Ira Koesno
  • Jeremy Teti
  • Juanita Wiratmaja
  • Kania Sutisnawinata
  • Karni Ilyas
  • Kevin Lilliana
  • Louisa Kusnandar
  • Mira Permatasari
  • Mochamad Achir
  • Nova Poerwadi
  • Nova Rini
  • Nunung Setiyani
  • Paul Felle
  • Pramita Andini
  • Prisca Niken
  • Putri Permatasari
  • Retno Pinasti
  • Ricardo Indra
  • Rike Amru
  • Riza Primadi
  • Rizal Mustary
  • Rosiana Silalahi
  • Roy Chuddin
  • Sella Wangkar
  • Senandung Nacita
  • Tascha Liudmila
  • Tjandra Wibowo
  • Tri Ambarwatie
  • Valerina Daniel
  • Wandra Putra Mahendra
  • Yuke Mayaratih
  • Yuliana Fonataba
  • Zivanna Letisha

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karier
  2. Pelatih
  3. Lain-lain
  4. Prestasi
  5. Pemain
  6. Pelatih
  7. Kehidupan pribadi
  8. Karier internasional
  9. Gol internasional
  10. Pranala luar
  11. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026