Robert Jay Lifton adalah seorang psikiater dan penulis Amerika, lebih dikenal atas studi-studinya mengenai penyebab dan efek psikologis dari perang dan kekerasan politik dan atas teori reformasi pemikirannya. Ia adalah pendukung awal teknik psikohistori.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Robert Jay Lifton | |
|---|---|
Lifton pada 2000 | |
| Lahir | (1926-05-16)16 Mei 1926 New York City, A.S. |
| Meninggal | 4 September 2025(2025-09-04) (umur 99) Truro, Massachusetts, A.S. |
| Almamater | Universitas Cornell Fakultas Kedokteran New York |
| Dikenal atas | Thought Reform and the Psychology of Totalism; Death in Life: Survivors of Hiroshima; The Nazi Doctors: Medical Killing and the Psychology of Genocide |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Psikiatri, psikohistori |
| Institusi | Sekolah Psikiatri Washington Universitas Harvard Sekolah Tinggi Hukum Pidana John Jay Universitas Yale |
Robert Jay Lifton (16 Mei 1926 – 4 September 2025) adalah seorang psikiater dan penulis Amerika, lebih dikenal atas studi-studinya mengenai penyebab dan efek psikologis dari perang dan kekerasan politik dan atas teori reformasi pemikirannya. Ia adalah pendukung awal teknik psikohistori.
Lifton lahir tahun 1926 di Brooklyn, New York, dari pasangan Harold A. (seorang pengusaha) dan Ciel (Roth) Lifton. Ia berusia lima belas tahun ketika Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang dan Jerman Nazi (Desember 1941). Ia kuliah kedokteran di Universitas Cornell dan Kolese Kedokteran New York tahun 1948. Ia magang di Rumah Sakit Yahudi Brooklyn tahun 1948-1949 dan memperoleh pelatihan psikiatri di Pusat Medis Downstate, Brooklyn, New York tahun 1949-1951.
Dari 1951 hingga 1953 ia bekerja sebagai psikiater Angkatan Udara AS di Jepang dan Korea, yang kemudian dikaitkan dengan ketertarikannya pada perang dan politik. Setelah itu, ia bekerja sebagai pengajar dan peneliti di Sekolah Psikiatri Washington, Universitas Harvard, dan Kolese Peradilan Kriminal John Jay, tempat ia membantu mendirikan Pusat Studi Kekerasan Manusia.
Ia menikah dengan penulis cerita anak-anak Betty Jean Kirschner tahun 1952 dan memiliki dua orang anak. Istrinya meninggal di Boston tanggal 9 November 2010 karena komplikasi pneumonia.
Lifton menyebutkan bahwa menggambar kartun adalah hobi dan kerja sambilannya. Ia telah menerbitkan dua buku kartun humor mengenai burung.
Ia adalah anggota Kolegium Internasional, sebuah organisasi para pemimpin dengan keahlian politik, ilmiah, dan etika yang tujuannya adalah memberikan pendekatan baru dalam mengatasi masalah-masalah di dunia berkelanjutan secara damai, sosial, dan ekonomis.
Dimulai tahun 1953, Lifton menginterviu prajurit-prajurit Amerika yang pernah menjadi tahanan perang selama Perang Korea. Selain interviu dengan 25 prajurit Amerika, Lifton juga menginterviu 15 orang Tionghoa yang melarikan diri dari negaranya setelah menjadi sasaran indoktrinasi di universitas-universitas Tiongkok.[1] Berdasarkan riset ini, tahun 1961 Lifton menulis buku Thought Reform and the Psychology of Totalism: A Study of "Brainwashing" in China (Lihat: Reformasi pemikiran di Republik Rakyat Tiongkok).[2]
Ini adalah studi teknik koersif yang ia namakan "reformasi pemikiran" atau "pencucian otak", meskipun ia lebih memilih istilah pertama. Istilah "thought-terminating cliché" (klise pembatasan pemikiran) populer melalui buku ini. Lifton menemukan fakta bahwa ketika para prajurit yang pernah menjadi tahanan perang kembali ke Amerika Serikat, pikiran mereka segera kembali normal, hal ini bertentangan dengan kesan di masyarakat mengenai "pencucian otak".[3] Buku ini diterbitkan oleh Norton di New York.[2] Edisi cetak ulang diterbitkan tahun 1989 oleh University of North Carolina Press.[4]
Artikel
Media