Resurrection merupakan film drama fiksi ilmiah tahun 2025 yang disutradarai dan ditulis oleh Bi Gan. Berlatar masa depan ketika umat manusia telah berhenti bermimpi, film ini menampilkan Jackson Yee sebagai sosok monster yang sekarat dan berubah menjadi berbagai macam karakter saat ia mengalami kembali seratus tahun melalui empat mimpi, dibantu oleh seorang perempuan yang menggunakan teknik sinema yang telah lama hilang. Film ini terdiri atas enam segmen, masing-masing mewakili salah satu dari enam indera dalam filosofi Buddhis: penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, peraba, dan pikiran.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Resurrection | |
|---|---|
Poster penayangan di bioskop Tiongkok | |
| Sutradara | Bi Gan |
| Produser |
|
| Skenario |
|
| Cerita | Bi Gan |
| Pemeran | |
| Penata musik | M83[1] |
| Sinematografer | Dong Jingsong |
| Penyunting | Bi Gan |
Perusahaan produksi |
|
| Distributor | Les Films du Losange (Prancis)[5] |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 156 menit[6] |
| Negara |
|
| Bahasa | Mandarin |
Pendapatan kotor | US$28 juta[7] |
Resurrection (bahasa Mandarin: 狂野时代, yang berarti “Zaman Liar”) merupakan film drama fiksi ilmiah tahun 2025 yang disutradarai dan ditulis oleh Bi Gan. Berlatar masa depan ketika umat manusia telah berhenti bermimpi, film ini menampilkan Jackson Yee sebagai sosok monster yang sekarat dan berubah menjadi berbagai macam karakter saat ia mengalami kembali seratus tahun melalui empat mimpi, dibantu oleh seorang perempuan (Shu Qi) yang menggunakan teknik sinema yang telah lama hilang.[8] Film ini terdiri atas enam segmen, masing-masing mewakili salah satu dari enam indera dalam filosofi Buddhis: penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, peraba, dan pikiran.[9]
Film ini ditayangkan perdana dalam kompetisi utama Festival Film Cannes 2025 pada 22 Mei, di mana ia meraih penghargaan Prix Spécial. Film ini kemudian dirilis di bioskop Tiongkok pada 22 November oleh Huace Pictures,[10] dan di Prancis pada 10 Desember oleh Les Films du Losange.
Pada zaman di mana umat manusia menukar mimpi dengan kehidupan abadi, seorang perempuan memburu sosok yang disebut “pengkhayal” (Tionghoa: 迷魂着; harafiah: “seseorang yang batinnya melekat”)—makhluk yang bersembunyi di dalam film agar tetap bisa bermimpi. Di dalam sebuah film bisu, ia menemukannya: sosok itu tengah melahap bunga poppy di sebuah rumah candu, berusaha mati-matian memicu mimpi yang justru perlahan membunuhnya. Perempuan itu tak mampu memahami hal apa yang dilekati oleh si pengkhayal sehingga terus ingin bermimpi. Namun ketika ia menggunakan proyektor film ke dalam si pengkhayal, ia bisa melihat rekaman ulang kehidupan masa lalunya dalam mimpi sebelum ajal menjemput.
Film Bi Gan yang saat itu belum diberi judul diumumkan pada tahun 2021, ketika Huace Pictures menyatakan akan memproduksi karya terbarunya; Huace sebelumnya juga mendanai film Bi, Long Day's Journey Into Night (2018).[11] Laporan awal menyebutkan bahwa produksi akan dimulai pada 2022.[12] Namun, Variety melaporkan bahwa Bi masih menyelesaikan naskah pada September 2023, dengan film tersebut diberi judul bahasa Inggris, Resurrection.[13] Shu Qi dan Jackson Yee dipilih sebagai pemeran utama, sementara Dong Jingsong ditunjuk sebagai sinematografer, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Bi dalam Long Day's Journey Into Night.[13]
Menurut Bi, penggunaan “monster film” dalam karyanya merujuk pada Sinema ekspresionis Jerman, khususnya film horor seperti The Cabinet of Dr. Caligari (1920) dan Nosferatu (1922); bab pertama film ini berlatar awal abad ke-20, “[menggunakan] bahasa sinematik pada era tersebut”.[9] Teknik yang digunakan dalam film ini mencakup stop motion, reverse motion, double exposure, dan fotografi selang-waktu.
Pengambilan gambar utama dibagi menjadi tiga tahap, dengan tahap pertama dimulai pada April 2024, sementara tahap kedua selesai pada September 2024.[5][14] Proses pengambilan gambar dilakukan di lokasi berbagai kota, termasuk Chongqing dan Kopenhagen.[14][15] Tahap ketiga pengambilan gambar dilanjutkan pada kuartal keempat tahun 2024 dan berakhir pada April 2025.[5][16]
Dalam sebuah konferensi pers, Jackson Yee menyatakan bahwa adegan long take berdurasi 30 menit dalam film ini membutuhkan waktu lebih dari setengah bulan untuk pengambilan gambar – prosesnya harus dilakukan pada malam hari, dan hanya satu kali pengambilan yang bisa dilakukan setiap harinya.[17] Bi menyebut bagian ini relatif lebih mudah dibandingkan proses lainnya, karena kru sudah berpengalaman membuat pengambilan gambar panjang dalam dua film sebelumnya, Kaili Blues (2015) dan Long Day's Journey Into Night.[17] Dong melakukan pengambilan gambar panjang tersebut dengan menggunakan DJI Ronin 4D.[18]
Versi potongan kasar selesai pada Mei 2025, hanya beberapa hari sebelum pemutaran perdana di Cannes; Bi kemudian menyatakan bahwa versi bioskop akan berbeda dari potongan yang ditayangkan di Cannes, karena masih diperlukan penyuntingan lanjutan serta pengerjaan efek visual.[19][20]
Resurrection tayang perdana dalam kompetisi di Festival Film Cannes ke-78 pada 22 Mei 2025.[21][22] Film ini merupakan tambahan akhir dalam daftar festival, karena tidak termasuk dalam pengumuman awal daftar pendek pada 10 April 2025;[23] film ini ditambahkan pada 8 Mei 2025.[21] Penundaan tersebut dikaitkan dengan kebutuhan film untuk terlebih dahulu memperoleh persetujuan domestik dari Administrasi Radio dan Televisi Nasional, yang akhirnya memberikan lisensi penayangan publik.[24] Film ini juga berkompetisi dalam bagian Kompetisi di Festival Film Internasional Busan ke-30 pada 23 September 2025,[25] serta dalam Bagian Resmi Festival Film Internasional Valladolid ke-70.[26]
Dalam sebuah panggilan laporan keuangan pada April 2025, Huace Pictures memperkirakan tanggal rilis film ini pada paruh kedua tahun 2025 atau 2026.[27] Dalam sebuah wawancara di Cannes pada Mei 2025, Bi menyatakan bahwa ia memperkirakan film tersebut akan dirilis pada tahun 2025.[20]
Janus Films memperoleh hak distribusi untuk Amerika Utara setelah festival berakhir.[28] Film ini kemudian dirilis terbatas di Amerika Serikat pada Desember 2025.[15] Film ini dirilis di bioskop Tiongkok pada 22 November 2025 oleh Huace Pictures.[10] Di Hong Kong film ini tayang pada 27 November, dan di Taiwan pada 28 November.
Pada akhir pekan debutnya di Tiongkok, Resurrection menempati posisi pertama di box office dengan pendapatan sebesar RMB116,8 juta (US$16,5 juta), melampaui Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle (US$15,6 juta) dan Now You See Me: Now You Don't (US$7 juta).[10] Ini merupakan film kedua karya Bi Gan yang debut di posisi pertama box office Tiongkok, setelah Long Day's Journey Into Night pada 2019.[29]
Resurrection secara umum menerima ulasan positif dari para kritikus, yang memuji arahan dan gaya khas Bi Gan, meskipun sebagian menyoroti narasi yang dianggap sulit dipahami. Di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, 89% dari 75 ulasan kritikus bersifat positif. Konsensus kritikus di situs tersebut berbunyi, "Mendorong batas-batas penceritaan dengan gaya yang luar biasa, Resurrection karya Bi Gan sama-sama sulit dipahami sekaligus penuh kesadaran akan kemungkinan tak terbatas dalam sinema."[30] Metacritic, yang menggunakan rata-rata tertimbang, memberikan skor 86 dari 100 berdasarkan 22 ulasan kritikus, menunjukkan kategori "pujian universal".[31]
Peter Bradshaw dari The Guardian memberikan empat dari lima bintang, menulis, "Ini adalah film yang sangat misterius, dengan enigma yang bahkan meluas ke judulnya – apakah yang terjadi benar-benar 'kebangkitan' dalam arti transformasi yang jelas? [...] Mengajukan atau menjawab pertanyaan-pertanyaan ini mungkin bukan tujuan film, dan sifat teka-tekinya, dipadukan dengan efek visual yang spektakuler, bisa membuat sebagian penonton ragu – saya sendiri tidak begitu yakin dengan efek ala film bisu. Namun, ini adalah karya seni yang sesungguhnya."[32]
Untuk The New York Times, Manohla Dargis menulis, "Yang membuat film ini begitu memikat adalah cara Bi Gan mengubah gaya visual dan teknik naratif sepanjang perjalanan sinematik ini. [...] Penuh dengan referensi pada film dan pembuat film lain, Resurrection adalah suguhan bagi para pencinta sinema. [Film ini] mungkin diselimuti melankolia, tetapi perjalanan Bi Gan sendiri melalui sinema terasa menghidupkan dan memberi semangat."[33]
Beberapa kritikus menyoroti adegan long take yang muncul menjelang akhir film. Ben Croll dari TheWrap menyebutnya sebagai "sekuens yang dirancang dengan napas tertahan dan dieksekusi dengan menakjubkan [...] sebuah adegan bravura".[34] Su Zhuo-ning dari The Film Stage menulis, "Adegan malam Tahun Baru, khususnya, benar-benar menakjubkan. Ada keluwesan alami dalam cara peristiwa berkembang ketika dua karakter berjalan melewati lingkungan sekitar, yang seketika menciptakan suasana surealis, seperti dalam keadaan trance. [...] Pilihan-pilihan semacam itu—misalnya ketika seluruh skema warna bingkai berubah saat seorang karakter masuk dengan paksa ke dalam ruangan—benar-benar membuat terkesima."[35]
Dalam ulasan negatif untuk Deadline, Damon Wise mengkritik alur cerita film ini: "Meskipun visualnya sangat inventif, narasinya terasa tak berkesudahan; tidak ada satu pun vignette yang tampak memiliki alur atau resolusi, yang mungkin menarik sebagai konsep tetapi tidak begitu menyenangkan untuk ditonton. [...] Resurrection (apa pun arti sebenarnya dari judul itu) terasa anehnya membebaskan, menjadi sebuah film yang tampaknya beroperasi dengan logika mimpi dan menyerahkan interpretasi sepenuhnya kepada masing-masing penonton."[36]
| Penghargaan | Tanggal | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Festival Film Cannes | 24 Mei 2025 | Palme d'Or | Bi Gan | Nominasi | [37] |
| Penghargaan Khusus (Prix Spécial) | Menang | [38] | |||
| Festival Film Internasional Busan | 26 September 2025 | Penghargaan Kontribusi Artistik | Liu Qiang dan Tu Nan | Menang | [39] |
| Festival Film Internasional Valladolid | 1 November 2025 | Golden Spike | Resurrection | Nominasi | [40] |
| Penghargaan Film Independen Gotham | 1 Desember 2025 | Film Internasional Terbaik | Charles Gillibert, Yang Lele, dan Shan Zuolong | Nominasi | [41] |
| Asosiasi Kritikus Film Belgia | 11 Januari 2026 | Grand Prix | Resurrection | Nominasi | [42] |