Nosferatu, eine Symphonie des Grauens adalah film horor Jerman tahun 1922 yang disutradarai oleh F. W. Murnau dan dibintangi oleh Max Schreck. Proses syutingnya dilakukan pada tahun 1921. Film ini sebenarnya merupakan adaptasi dari novel Dracula karangan Bram Stoker tetapi nama-nama dan berbagai detailnya diubah karena studio tidak memperoleh hak ciptanya, contohnya "Vampir" diganti menjadi "Nosferatu" dan "Count Dracula" menjadi "Count Orlok". Namun dalam salah satu versi bahasa Inggris-nya, ditampilkan nama-nama asli dari novelnya termasuk" Count Dracula".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| bahasa Jerman: Nosferatu, eine Symphonie des Grauenscode: de is deprecated | |
|---|---|
Poster promo | |
| Sutradara | F. W. Murnau |
| Produser | Enrico Dieckmann Albin Grau |
| Skenario | Henrik Galeen |
Berdasarkan | Novel: Bram Stoker |
| Pemeran | Max Schreck Gustav von Wangenheim Greta Schröder Alexander Granach Ruth Landshoff |
| Sinematografer | Fritz Arno Wagner Günther Krampf |
| Distributor | Film Arts Guild |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 94 menit |
| Negara | Jerman |
| Bahasa | Jerman |
Nosferatu, eine Symphonie des Grauens (bahasa Inggris: [Nosferatu: A Symphony of Horror] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan); juga dikenal sebagai Nosferatu: A Symphony of Terror atau Nosferatu saja) adalah film horor Jerman tahun 1922 yang disutradarai oleh F. W. Murnau dan dibintangi oleh Max Schreck. Proses syutingnya dilakukan pada tahun 1921. Film ini sebenarnya merupakan adaptasi dari novel Dracula karangan Bram Stoker tetapi nama-nama dan berbagai detailnya diubah karena studio tidak memperoleh hak ciptanya, contohnya "Vampir" diganti menjadi "Nosferatu" dan "Count Dracula" menjadi "Count Orlok". Namun dalam salah satu versi bahasa Inggris-nya, ditampilkan nama-nama asli dari novelnya termasuk" Count Dracula".
Thomas Hutter hidup di sebuah kota fiktif bernama Wisborg di Jerman. Bosnya yang bernama Knock, mengirim Hutter ke Transylvania untuk mengunjungi klien baru bernama Count Orlok. Hutter memercayakan istri tercintanya, Ellen, kepada sahabatnya yang bernama Harding dan saudari Harding yang bernama Annie, sebelum melakukan perjalanan jauhnya. Mendekati tujuannya di pegunungan Carpathian, Hutter berhenti di sebuah penginapan untuk makan malam. Penduduk lokal menjadi ketakutan saat nama Count Orlok disebutkan dan menakut-nakutkan mereka agar tidak menuju Kastil Orlok di malam hari. Memperingatkan mengenai bahaya manusia serigala yang sedang berkeliaran. Pagi berikutnya, Hutter membawa pemandu menuju perbatasan gunung, tetapi pemandu tersebut menolak mengantarnya lebih jauh melewati jembatan karena malam makin larut. Seorang pemandu (Orlok yang menyamar) kemudian mengantar Hutter ke kastil di mana Orlok kemudian menyambutnya. Saat Hutter sedang makan malam ia secara tidak sengaja melukai ibu jarinya, Orlok mencoba menyedot darahnya tetapi Hutter segera menariknya tangannya. Hutter bangun keesokan paginya dan melihat bekas gigitan di lehernya, yang secara keliru ia percaya bahwa bekas gigitan itu adalah nyamuk.