Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rakyat jelata

Seorang rakyat jelata, yang juga dikenal sebagai orang kebanyakan, kaum awam, rakyat biasa atau massa, pada masa lampau merujuk kepada individu biasa dalam suatu komunitas atau negara yang tidak memiliki status sosial yang menonjol, khususnya mereka yang bukan berasal dari kalangan keluarga kerajaan, bangsawan, ataupun bagian dari aristokrasi. Bergantung pada kebudayaan dan masa tertentu, kelompok berstatus tinggi lainnya mungkin memiliki kedudukan sosial tersendiri, atau tetap dianggap sebagai rakyat biasa apabila mereka tidak memiliki garis keturunan aristokrat.

Wikipedia article
Diperbarui 23 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Seorang rakyat jelata, yang juga dikenal sebagai orang kebanyakan, kaum awam, rakyat biasa atau massa, pada masa lampau merujuk kepada individu biasa dalam suatu komunitas atau negara yang tidak memiliki status sosial yang menonjol, khususnya mereka yang bukan berasal dari kalangan keluarga kerajaan, bangsawan, ataupun bagian dari aristokrasi. Bergantung pada kebudayaan dan masa tertentu, kelompok berstatus tinggi lainnya (seperti para anggota klerus) mungkin memiliki kedudukan sosial tersendiri, atau tetap dianggap sebagai rakyat biasa apabila mereka tidak memiliki garis keturunan aristokrat.

Kelas sosial ini beririsan dengan golongan hukum yang memiliki hak atas tanah komunal, suatu konsep yang telah lama dikenal dalam sistem hukum pertanahan di Inggris dan Wales. Para rakyat biasa yang memiliki hak atas tanah komunal tertentu umumnya adalah para tetangga di wilayah tersebut, bukan masyarakat umum secara keseluruhan.

Dalam istilah monarkis, kaum bangsawan dan aristokrat sering kali termasuk di dalam pengertian ini.

Sejarah

Sepanjang perjalanan waktu, berbagai negara berdaulat telah memerintah, atau mengklaim diri memerintah, atas nama rakyat jelata. Di Eropa, konsep yang serupa dengan istilah rakyat biasa muncul secara khas dalam peradaban Klasik Romawi kuno sekitar abad ke-6 SM, melalui pembagian sosial antara kaum patricius (bangsawan) dan plebeian (rakyat biasa). Pembagian ini diyakini diperkenalkan oleh Servius Tullius, sebagai alternatif terhadap sistem pembagian berbasis klan yang sebelumnya telah menimbulkan konflik internal.[1]

Berbeda dengan Romawi, bangsa Yunani kuno umumnya tidak mengenal konsep kelas sosial yang formal; pembagian utama mereka hanyalah antara orang non-Yunani, orang Yunani merdeka, dan budak.[2] Tatanan awal Athena Kuno menjadi pengecualian, sebab jabatan-jabatan resmi seperti archon, magistrat, dan bendahara hanya dapat dipegang oleh warga terkaya. Namun, pembagian sosial yang menyerupai kelas ini kemudian melemah setelah reformasi demokratis yang dilakukan oleh Cleisthenes, yang menciptakan pembagian sosial baru secara horizontal, berbeda dengan sistem vertikal yang diyakini diperkenalkan oleh Tullius.[3]

Baik Republik Romawi maupun Kekaisaran Romawi menggunakan istilah bahasa Latin Senatus Populusque Romanus (Senat dan Rakyat Roma). Ungkapan ini diukir pada standar legiun Romawi, dan bahkan setelah para Kaisar Romawi mencapai kekuasaan absolut dan bersifat otokratis, mereka tetap memerintah atas nama Senat dan Rakyat Roma.

Referensi

  1. ↑ Gary Day (2001). Class. Routledge. hlm. 2–10. ISBN 0-415-18223-9.
  2. ↑ Namun, Plato mengakui adanya pembagian mendasar antara kaya dan miskin — "Setiap kota, sekecil apa pun, sesungguhnya terbagi menjadi dua: satu kota bagi kaum miskin, dan satu lagi bagi kaum kaya; kedua kota ini selalu berada dalam keadaan perang." – The Republic (Plato), Bagian I, buku IV.
  3. ↑ Roger Osborne (2006). Civilization: A New History of the Western World. Jonathan Cape Ltd. hlm. 52–56, 292–297. ISBN 0-224-06241-7.

Bacaan lanjutan

  • The common people: a history from the Norman Conquest to the present J. F. C. Harrison Fontana Press (1989)
  • The concept of class: a historical introduction Peter Calvert Palgrave Macmillan (1985)

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Masses.
Ikon rintisan

Artikel bertopik masyarakat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi
  3. Bacaan lanjutan
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Perfect Crown

peduli bahwa ia bukan bagian dari keluarga kerajaan, tetapi status rakyat jelata mulai menjadi hambatan dalam hidupnya. Hal ini membawanya terlibat dengan

Untung Suropati

pahlawan nasional

Sejarah batik di Indonesia

tempatnya masing-masing. Lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat jelata dan selanjutnya meluas sehingga menjadi pekerjaan kaum wanita rumah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026