Sir Rajinder Singh adalah Maharaja dari negara kepangeranan Patiala yang memerintah dari tahun 1876 hingga 1900. Selama masa pemerintahannya, Singh dikenal karena pengabdiannya di bidang militer, kebiasaan hidup mewahnya, hubungan yang tegang dengan pemerintahan kolonial Inggris, pernikahannya dengan seorang wanita Irlandia bernama Florence Bryan, serta kontribusinya terhadap dunia olahraga baik sebagai pemain maupun sebagai dermawan. Singh dianggap sebagai pemimpin komunitas Sikh dan Maharaja terkemuka di Punjab.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Rajinder Singh | |
|---|---|
Rajinder Singh c.1898 | |
| Maharaja Patiala | |
| Berkuasa | 1876 – 1900 |
| Pendahulu | Mahendra Singh |
| Penerus | Bhupinder Singh |
| Kelahiran | (1872-05-25)25 Mei 1872 |
| Kematian | 8 November 1900(1900-11-08) (umur 28) |
| Istri |
|
| Keturunan | Bhupinder Singh Birendra Singh |
| Dinasti | Phulkian |
| Ayah | Mahendra Singh |
| Agama | Sikhisme |
Sir Rajinder Singh GCSI (25 Mei 1872 – 8 November 1900) adalah Maharaja dari negara kepangeranan Patiala yang memerintah dari tahun 1876 hingga 1900. Selama masa pemerintahannya, Singh dikenal karena pengabdiannya di bidang militer, kebiasaan hidup mewahnya, hubungan yang tegang dengan pemerintahan kolonial Inggris, pernikahannya dengan seorang wanita Irlandia bernama Florence Bryan, serta kontribusinya terhadap dunia olahraga baik sebagai pemain maupun sebagai dermawan.[1][2] Singh dianggap sebagai pemimpin komunitas Sikh dan Maharaja terkemuka di Punjab.[3]
Singh menjadi Maharaja Patiala setelah kematian ayahnya, Mahendra Singh, pada tahun 1876. Ia berusia empat tahun ketika naik takhta. Singh digambarkan sebagai "pangeran berkuasa pertama yang memadukan unsur pria Inggris yang terhormat dan penguasa India".[4] Pada tahun 1890-an, ia menjadi salah satu orang India pertama yang memiliki mobil, yaitu De Dion-Bouton buatan Prancis pada tahun 1892.[5] Ia juga mengirim sebuah kapal rumah sakit ke Tiongkok.[6]