Pteridaceae merupakan salah satu suku anggota tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tergolong sebagai bangsa paku sejati yang terbesar (Polypodiales).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Pteridaceae Rentang waktu: | |
|---|---|
| Suplir (Adiantum capillus-veneris) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Divisi: | Polypodiophyta |
| Kelas: | Polypodiopsida |
| Ordo: | Polypodiales |
| Subordo: | Pteridineae |
| Famili: | Pteridaceae |
| Genera | |
|
dibagi menjadi lima anaksuku:
(lihat teks) | |
Pteridaceae merupakan salah satu suku anggota tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tergolong sebagai bangsa paku sejati yang terbesar (Polypodiales).
Suku ini juga merupakan salah satu suku dengan anggota terbesar. Berdasarkan revisi dari Smith et al. (2006), sejumlah suku lain yang biasanya terpisah, ternyata berkerabat dekat dan layak dimasukkan dalam satu suku. Suku-suku yang sekarang digabungkan dengan Pteridaceae adalah Acrostichaceae (paku laut), Actiniopteridaceae, Adiantaceae (suplir), Anopteraceae, Antrophyaceae, Ceratopteridaceae, Cheilanthaceae, Cryptogrammaceae (termasuk paku perak dan paku emas), Hemionitidaceae, Negripteridaceae, Parkeriaceae (termasuk paku rawa), Platyzomataceae, Sinopteridaceae, Taenitidaceae, dan Vittariaceae.
Analisis filogeni yang dilakukan Christenhusz et al. (2011) mengelompokkan marga-marga anggota Pteridaceae ke dalam lima anaksuku.[1] Dalam pengelompokkan terakhir ini, Adiantoideae dan Vittarioideae digabung ke dalam satu anaksuku.