Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Prokariota

Prokariota adalah makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti sel, sedangkan eukariota memiliki membran inti sel. Semua prokariota adalah uniseluler, kecuali myxobacteria yang sempat menjadi multiseluler di salah satu tahap siklus hidup biologinya. Kata prokaryota’' berasal dari Yunani πρό- (pro-) "sebelum" + καρυόν (karyon) "kacang atau biji".

makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti sel
Diperbarui 23 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Prokariota
Struktur sel dari sebuah bakteri, yang merupakan salah satu dari dua domain prokariota.

Prokariota adalah makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti sel (= karyon), sedangkan eukariota memiliki membran inti sel. Semua prokariota adalah uniseluler, kecuali myxobacteria yang sempat menjadi multiseluler di salah satu tahap siklus hidup biologinya.[1] Kata prokaryota’' berasal dari Yunani πρό- (pro-) "sebelum" + καρυόν (karyon) "kacang atau biji".[2]

Prokariota terbagi menjadi dua domain: Bakteri dan Arkea. Arkea baru diakui sebagai domain sejak 1990. Arkea pada awalnya diperkirakan hanya hidup di kondisi yang tidak nyaman, seperti dalam suhu, pH, dan radiasi yang ekstrem, tetapi kemudian Arkea ditemukan juga di berbagai macam habitat.

Prokariota vs eukariota

Eukariota memiliki inti sel yang mengandung DNA, sedangkan prokariotik tidak punya inti sel dan materi genetiknya tidak berada dalam membran. Karena terlalu besarnya perbedaan struktur dan genetik dari keduanya, pada 1977 Carl Woese memecah prokariota menjadi Bakteri dan Arkea (sebelumnya Eubacteria dan Archaebacteria), dengan mengusulkan sistem tiga-domain yang terdiri dari Eukariota (atau "Eukarya"), Bacteria, dan Arkea, yang merevisi dari sistem dua kerajaan.[3]

Genom dari prokariota berada dalam suatu kompleks DNA/protein dalam sitosol, bernama nukleoid, yang tidak memiliki membran nukleus.[4] Prokariota pada umumnya tidak memiliki kompartemen membran sel seperti mitokondria dan kloroplas sehingga fosforilasi oksidatif dan fotosintesis terjadi di sepanjang membran plasma.[5] Namun, prokariota memiliki struktur internal, seperti sitoskeleton,[6][7] dan khusus bakteri ordo Planctomycetes memiliki membran di sekitar nukleoid dan mempunyai organel membran sel.[8]

Prokariota juga hanya mengandung satu lingkaran DNA kromosomal yang stabil, tersimpan dalam nukleoid, sedangkan DNA dalam eukariota ditemukan dalam kromosom yang tertutup rapat dan terorganisasi. Meskipun beberapa eukariota memiliki struktur DNA satelit bernama plasmid, biasanya plasmid identik dengan prokariota, dan banyak gen penting dalam prokariota tersimpan dalam plasmid.[2]

Prokariota memiliki rasio luas permukaan terhadap isi sehingga memiliki tingkat metabolik yang lebih tinggi, tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi dan otomatis durasi perkembangbiakan yang pendek dibanding Eukariota.[2] Di samping itu, Sel prokariota biasanya lebih kecil daripada eukariota.[2]

Kesamaannya, eukariota dan prokariota sama-sama mengandung struktur RNA/protein yang besar, dinamakan ribosom, yang menghasilkan protein.

Reproduksi

Bakteri dan arkea berkembang biak secara aseksual, yaitu kebanyak secara fisi biner atau tunas. Pertukaran dan rekombinasi genetik bisa terjadi, tetapi ini merupakan transfer gen horisontal dan bukan replikasi, yaitu melibatkan DNA yang ditransfer antara dua sel, seperti halnya konjugasi bakteri.

Struktur

Ukuran prokariota dibandingkan biomolekul dan makhluk hidup lain

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa semua prokariota memiliki sitoskeleton yang lebih primitif daripada sitoskeleton eukariota. Di samping homologi dari aktin dan tubulin (MreB dan FtsZ) komponen dari flagela yang tersusun heliks, bernama flagellin, merupakan salah satu dari protein sitoskeletal dari bakteri yang paling penting sebagai penyedia latar belakang struktural dari kemotaksis, respons fisiologis sel yang dasar dari bakteri. Setidaknya, beberapa prokariota juga mengandung struktur intrasel, yaitu berupa organela primitif. Organel membran (atau membran antar sel) terdapat di beberapa prokariota seperti vakuola dan sistem membran yang dipakai khusus untuk metabolisme, seperti fotosintesis atau kemolithotrofi. Beberapa spesies juga mengandung mikrokompartemen yang disertai protein yang memiliki peran fisiologis tertentu (misal karboksisom atau vakuola udara).

Sebagian besar prokariota berukuran 1 µm sampai 10 µm, tetapi ukurannya bisa beragam mulai 0.2 µm sampai 750 µm (Thiomargarita namibiensis).

Berikut ini struktur sel dari prokariota: flagela, membran sel, dinding sel (kecuali genus Mycoplasma), sitoplasma, ribosom, nucleoid, glikokalix, inklusi

Morfologi sel

Berikut ini empat bentuk dasar prokariota:[9]

  • Coccus - berbentuk sferik
  • Bacilli - berbentuk tangkai
  • Spirochaete - berbentuk spiral
  • Vibrio - berbentuk koma

Habitat

Prokariota hidup di hampir semua lingkungan di bumi selama ada airnya. Beberapa archaea dan bakteri tumbuh dengan baik dalam lingkungan yang ekstrem, seperti suhu tinggi (termofilia) atau salinitas tinggi (halofilia). Makhluk hidup seperti ini disebut juga ekstremofilia. Banyak archaea yang berperan sebagai plankton di laut. Prokariota simbiotik hidup di dalam atau pada tubuh makhluk hidup lain, termasuk manusia.

Evolusi prokariota

Pohon filogenetik yang menunjukkan diversitas prokariota, dibandingkan eukariota.

Model evolusi dari makhluk hidup pertama adalah prokariota, yang kemudian berevolusi menjadi protobion, lalu eukariota secara umum dikatakan berevolusi dari sini.[10] Akan tetapi, banyak ilmuwan yang mempertanyakan kesimpulan ini, karena menurut mereka spesies prokariota yang hidup saat ini berevolusi dari nenek moyang eukariotik yang lebih kompleks melalui proses simplifikasi.[11][12][13] Ilmuwan lain berpendapat bahwa tiga domain muncul secara bersamaan, dari sekumpulan sel-sel yang bervariasi yang membentuk satu kolam gen.[14] Kontroversi ini diringkas pada tahun 2005:[15]

Belum ada konsensus di antara para ahli biologi mengenai posisi eukariota dalam skema evolusi. Pendapat terkini mengenai evolusi eukariota meliputi:

  1. eukariota muncul pertama kali dalam evolusi dan prokariota berevolusi dari mereka,
  2. eukariota muncul bersamaan dengan eubacteria dan archeabacteria sehingga nenek moyang eukariota sejajar dengan prokariota,
  3. eukariota muncul melalui kejadian simbiotik, yaitu asal mula endosimbiotik dari inti sel,
  4. eukariota muncul tanpa endosimbiosis,
  5. eukariota muncul melalui kejadian simbiotik, yaitu asal mula endosimbiotik yang bersamaan dari flagela dan inti sel.

Fosil tertua prokariota ditemukan sekitar 3.5 miliar tahun yang lalu, yaitu sekitar 1 miliar tahun setelah pembentukan kerak bumi. Bahkan hari ini, prokariota mungkin adalah bentuk kehidupan yang paling berhasil dan banyak. Eukariota muncul dalam catatan fosil beberapa masa kemudian, dan mungkin telah terbentuk dari endosimbiosis dari beberapa nenek moyang prokariota. Fosil eukariota tertua berumur sekitar 1.7 miliar tahun. Akan tetapi, beberapa bukti genetik mengarah pada kesimpulan bahwa eukariota muncul 3 miliar tahun yang lalu.[16]

Bumi adalah satu-satunya tempat ditemukannya kehidupan, tetapi beberapa ilmuwan berpendapat bahwa ada bukti kehidupan/fosil prokariota di Mars;[17][18] tetapi pendapat ini masih menjadi skeptisisme dan debat yang dipertimbangkan.[19][20]

Prokariota telah berdiversifikasi besar-besaran dalam waktu lama. Metabolisme prokariota jauh lebih bervariasi daripada eukariota, sehingga tercipta bermacam-macam tipe prokariota. Misalnya, di samping memakai fotosintesis atau senyawa organik sebagai energi, seperti halnya eukariota, prokariota mendapat energi dari senyawa anorganik sepertiH2S, sehingga membuat prokariota bisa bertahan di lingkungan yang sedingin permukaan salju Antartika, dan sepanas lubang hidrotermal dasar laut dan sumber air panas.

Baca juga

  • Archaea dan Bacteria, dua taksa prokariota
  • Monera, Kerajaan (biologi) dari sistem klasifikasi kuno yang meliputi prokariota
  • Struktur sel bakteri
  • Virus
  • Prion

Referensi

  1. ↑ Kaiser D (2003). "Coupling cell movement to multicellular development in myxobacteria". Nat. Rev. Microbiol. 1 (1): 45–54. doi:10.1038/nrmicro733. PMID 15040179.
  2. 1 2 3 4 Campbell, N. "Biology:Concepts & Connections". Pearson Education. San Francisco: 2003.
  3. ↑ Woese CR (1994). "There must be a prokaryote somewhere: microbiology's search for itself". Microbiol. Rev. 58 (1): 1–9. PMC 372949. PMID 8177167.
  4. ↑ Thanbichler M, Wang S, Shapiro L (2005). "The bacterial nucleoid: a highly organized and dynamic structure". J Cell Biochem. 96 (3): 506–21. doi:10.1002/jcb.20519. PMID 15988757. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ↑ Harold F (1 June 1972). "Conservation and transformation of energy by bacterial membranes". Bacteriol Rev. 36 (2): 172–230. PMC 408323. PMID 4261111.
  6. ↑ Shih YL, Rothfield L (2006). "The bacterial cytoskeleton". Microbiol. Mol. Biol. Rev. 70 (3): 729–54. doi:10.1128/MMBR.00017-06. PMC 1594594. PMID 16959967.
  7. ↑ Michie KA, Löwe J (2006). "Dynamic filaments of the bacterial cytoskeleton" (PDF). Annu. Rev. Biochem. 75: 467–92. doi:10.1146/annurev.biochem.75.103004.142452. PMID 16756499. Diarsipkan dari asli ([pranala nonaktif]) tanggal 2006-11-17. Diakses tanggal 2010-07-30.
  8. ↑ Fuerst J (2005). "Intracellular compartmentation in planctomycetes". Annu Rev Microbiol. 59: 299–328. doi:10.1146/annurev.micro.59.030804.121258. PMID 15910279.
  9. ↑ Bauman, Robert W.; Tizard, Ian R.; Machunis-Masouka, Elizabeth (2006). Microbiology. San Francisco: Pearson Benjamin Cummings. ISBN 0-8053-7693-3. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  10. ↑ Zimmer C (2009). "Origins. On the origin of eukaryotes". Science. 325 (5941): 666–8. doi:10.1126/science.325_666. PMID 19661396.
  11. ↑ Brown, J.R. (2003). "Ancient Horizontal Gene Transfer". Nature Reviews Genetics. 4 (2): 121–132. doi:10.1038/nrg1000. PMID 12560809.
  12. ↑ 3.0.CO;2-Q"}},"i":0}}]}' id="mwAck"/>Forterre P, Philippe H (1999). "Where is the root of the universal tree of life?". Bioessays. 21 (10): 871–9. doi:10.1002/(SICI)1521-1878(199910)21:10<871::AID-BIES10>3.0.CO;2-Q. PMID 10497338.
  13. ↑ 3.0.CO;2-P"}},"i":0}}]}' id="mwAd0"/>Poole, Anthony, Jeffares, Daniel, Penny, David (1999). "Early evolution: prokaryotes, the new kids on the block". Bioessays. 21 (10): 880–9. doi:10.1002/(SICI)1521-1878(199910)21:10<880::AID-BIES11>3.0.CO;2-P. PMID 10497339. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  14. ↑ Woese C (1998). "The universal ancestor". Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 95 (12): 6854–9. doi:10.1073/pnas.95.12.6854. PMC 22660. PMID 9618502.
  15. ↑ Martin, William. Woe is the Tree of Life. In Microbial Phylogeny and Evolution: Concepts and Controversies (ed. Jan Sapp). Oxford: Oxford University Press; 2005: 139.
  16. ↑ Carl Woese, J Peter Gogarten, "When did eukaryotic cells (cells with nuclei and other internal organelles) first evolve? What do we know about how they evolved from earlier life-forms?" Scientific American, October 21, 1999.
  17. ↑ McSween HY (1997). "Evidence for life in a martian meteorite?". GSA Today. 7 (7): 1–7. PMID 11541665.
  18. ↑ McKay DS, Gibson EK, Thomas-Keprta KL; et al. (1996). "Search for past life on Mars: possible relic biogenic activity in martian meteorite ALH84001". Science. 273 (5277): 924–30. doi:10.1126/science.273.5277.924. PMID 8688069. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  19. ↑ Crenson, Matt (2006-08-06). "After 10 years, few believe life on Mars". Associated Press (on space.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2006-08-09. Diakses tanggal 2006-08-06. ;
  20. ↑ Scott ER (1999). "Origin of carbonate-magnetite-sulfide assemblages in Martian meteorite ALH84001". J. Geophys. Res. 104 (E2): 3803–13. doi:10.1029/1998JE900034. PMID 11542931.
  • l
  • b
  • s
Klasifikasi ilmiah
  • l
  • b
  • s
Prokariotik
  • l
  • b
  • s
Klasifikasi Prokariota: Bakteri
Domain: Archaea – Bacteria – Eukaryota
G-/
OM
Terra-/Glidobacteria
Eobacteria (Chloroflexi, Deinococcus-Thermus) · Cyanobacteria
Gracilicutes
Proteobacteria
Alpha · Beta · Gamma/Enterobacteriaceae (Salmonella, Vibrio, Shigella) · Delta · Epsilon (Campylobacter) / Aquificae (Aquifex)
Planctobacteria
Chlamydiae/Verrucomicrobia · Planctomycetes
Sphingobacteria
Bacteroidetes/Chlorobi · Fibrobacteres
Lain
Spirochetes
Eurybacteria
Fusobacteria · Thermotogae
Tanpa grup/lain
Acidobacteria · Chrysiogenetes · Deferribacteres · Gemmatimonadetes · Nitrospirae · Synergistetes · Thermodesulfobacteria · Dictyoglomi
G+/
no OM
Actinobacteria
Actinobacteridae
Actinomycetales
Actinomycineae: Actinomycetaceae (Actinomyces, Mobiluncus)

Corynebacterineae: Mycobacteriaceae · Nocardiaceae · Corynebacteriaceae

Frankineae: Frankiaceae

Micrococcineae: Brevibacteriaceae
Bifidobacteriales
Bifidobacteriaceae (Bifidobacterium, Falcivibrio, Gardnerella)
Sub kelas lain
Acidimicrobidae · Coriobacteridae · Rubrobacteridae · Sphaerobacteridae
Firmicutes
Bacilli
Bacillales: Bacillaceae (Bacillus) · Listeriaceae (Listeria) · Staphylococcaceae (Staphylococcus, Gemella, Jeotgalicoccus)
Lactobacillales: Enterococcaceae (Enterococcus) · Lactobacillaceae (Lactobacillus, Pediococcus) · Leuconostocaceae (Leuconostoc) · Streptococcaceae (Lactococcus, Streptococcus)
Clostridia
Clostridiales (Clostridium, Peptostreptococcus, Selenomonas) · Halanaerobiales · Thermoanaerobacterales
Tenericutes/
Mollicutes
Mycoplasmatales (Mycoplasma, Ureaplasma) · Entomoplasmatales (Spiroplasma) · Anaeroplasmatales (Erysipelothrix) · Acholeplasmatales (Acholeplasma) · Haloplasmatales (Haloplasma)
catatan: tidak semua klasifikasi secara universal diterima
  • l
  • b
  • s
Klasifikasi Prokariota: Arkea
Domain
Arkea
Bakteria
Eukaryota
(Kerajaan
Tumbuhan
Hacrobia
Heterokontophyta
Alveolata
Rhizaria
Excavata
Amoebozoa
Hewan
Fungi)
Euryarchaeota
Archaeoglobi
  • Archaeoglobales
Halobacteria
  • Halobacteriales
Methanobacteria
  • Methanobacteriales
Methanococci
  • Methanococcales
Methanomicrobia
  • Methanocellales
  • Methanomicrobiales
  • Methanosarcinales
Methanopyri
  • Methanopyrales
Thermococci
  • Thermococcales
Thermoplasmata
  • Thermoplasmatales
Crenarchaeota
Thermoprotei
  • Acidilobales
  • Desulfurococcales
  • Fervidicoccales
  • Sulfolobales
  • Thermoproteales
Thaumarchaeota
Nitrososphaeria
  • Cenarchaeales
  • Nitrosopumilales
  • Nitrososphaerales
Korarchaeota
  • "Ca. Korarchaeum cryptofilum"
Nanoarchaeota
  • Nanoarchaeum
Aigarchaeota
  • "Ca. Caldiarchaeum subterraneum"
Lokiarchaeota
  • "Ca. Lokiarchaeum"
  • l
  • b
  • s
Klasifikasi Eukariota
Domain
Arkea
Bakteria
Eukaryota
(Kerajaan
Tumbuhan
Hacrobia
Heterokontophyta
Alveolata
Rhizaria
Excavata
Amoebozoa
Hewan
Fungi)
Amorphea
Amoebozoa
  • Discosea
  • Tubulinea
  • Eumycetozoa
  • Variosea
  • Archamoebea
  • Cutosea
   Obazoa   
  • Apusomonadida
  • Breviatea
Opisthokonta
Holomycota
  • Rotosphaerida
  • Fungi¹
   Holozoa   
  • Tunicaraptor
  • †Bicellum
  • Ichthyosporea
  • Pluriformea
Filozoa
  • Filasterea
Choanozoa
  • Choanoflagellata
  • Animalia¹
Diaphoretickes
  • Provora
Haptista
  • Centroplasthelida
  • Haptophyta
    TSAR    
  • Telonemia
     SAR     
Rhizaria
  • Cercozoa
  • Endomyxa
  • Foraminifera
  • Radiolaria
Alveolata
  • Colponemida*
  • Ciliophora
Myzozoa
  • Apicomplexa
  • Colpodellida
  • Dinoflagellata
  • Perkinsozoa
Stramenopila
  • Platysulcus
Bigyra
  • Bicosoecida
  • Placidozoa
  • Sagenista
Gyrista
  • Developea
  • Pirsoniales
  • Hyphochytriomycetes
  • Ochrophyta
  • Oomycetes
  • Actinophryida
     CAM     
Pan-Cryptista
  • Microheliella
Cryptista
  • Palpitomonas
  • Katablepharida
  • Cryptophyta
Archaeplastida
  • Glaucophyta
  • Picozoa
  • Rhodelphidia
  • Rhodophyta
Viridiplantae
(tumbuhan sensu lato)
  • Prasinodermophyta
  • Chlorophyta
Streptophyta
  • Chlorokybus
  • Mesostigma
  • Klebsormidiophyceae
  • Charophyceae
  • Coleochaetophyceae
  • Zygnematophyceae
  • Embryophyta¹
Excavates*
Discoba
  • Jakobida
  • Tsukubamonas
Discicristata
  • Heterolobosea
  • Euglenozoa
Metamonada
  • Barthelona
  • Anaeramoebae
  • Anaeromonada
  • Fornicata
  • Parabasalia
Malawimonada
  • Malawimonadidae
  • Imasidae
Incertae sedis
  • †Acritarchs
  • †Grypania
  • †Mikrobiota Gunflint
  • †Chitinozoa
  • Meteora sporadica
Hemimastigophora
  • Spironemidae
  • Spironematellidae
Ancyromonadida
  • Ancyromonadidae
  • Planomonadidae
CRuMs
  • Collodictyonidae
  • Mantamonadida
  • Rigifilida
  • ¹Kingdom tradisional dikecualikan dari protista
  • *kelompok parafiletik
  • tebal menandai kelompok dengan lebih dari 1000 spesies
  • l
  • b
  • s
Prokariotik
  • l
  • b
  • s
Klasifikasi Prokariota: Bakteri
Domain: Archaea – Bacteria – Eukaryota
G-/
OM
Terra-/Glidobacteria
Eobacteria (Chloroflexi, Deinococcus-Thermus) · Cyanobacteria
Gracilicutes
Proteobacteria
Alpha · Beta · Gamma/Enterobacteriaceae (Salmonella, Vibrio, Shigella) · Delta · Epsilon (Campylobacter) / Aquificae (Aquifex)
Planctobacteria
Chlamydiae/Verrucomicrobia · Planctomycetes
Sphingobacteria
Bacteroidetes/Chlorobi · Fibrobacteres
Lain
Spirochetes
Eurybacteria
Fusobacteria · Thermotogae
Tanpa grup/lain
Acidobacteria · Chrysiogenetes · Deferribacteres · Gemmatimonadetes · Nitrospirae · Synergistetes · Thermodesulfobacteria · Dictyoglomi
G+/
no OM
Actinobacteria
Actinobacteridae
Actinomycetales
Actinomycineae: Actinomycetaceae (Actinomyces, Mobiluncus)

Corynebacterineae: Mycobacteriaceae · Nocardiaceae · Corynebacteriaceae

Frankineae: Frankiaceae

Micrococcineae: Brevibacteriaceae
Bifidobacteriales
Bifidobacteriaceae (Bifidobacterium, Falcivibrio, Gardnerella)
Sub kelas lain
Acidimicrobidae · Coriobacteridae · Rubrobacteridae · Sphaerobacteridae
Firmicutes
Bacilli
Bacillales: Bacillaceae (Bacillus) · Listeriaceae (Listeria) · Staphylococcaceae (Staphylococcus, Gemella, Jeotgalicoccus)
Lactobacillales: Enterococcaceae (Enterococcus) · Lactobacillaceae (Lactobacillus, Pediococcus) · Leuconostocaceae (Leuconostoc) · Streptococcaceae (Lactococcus, Streptococcus)
Clostridia
Clostridiales (Clostridium, Peptostreptococcus, Selenomonas) · Halanaerobiales · Thermoanaerobacterales
Tenericutes/
Mollicutes
Mycoplasmatales (Mycoplasma, Ureaplasma) · Entomoplasmatales (Spiroplasma) · Anaeroplasmatales (Erysipelothrix) · Acholeplasmatales (Acholeplasma) · Haloplasmatales (Haloplasma)
catatan: tidak semua klasifikasi secara universal diterima
  • l
  • b
  • s
Klasifikasi Prokariota: Arkea
Domain
Arkea
Bakteria
Eukaryota
(Kerajaan
Tumbuhan
Hacrobia
Heterokontophyta
Alveolata
Rhizaria
Excavata
Amoebozoa
Hewan
Fungi)
Euryarchaeota
Archaeoglobi
  • Archaeoglobales
Halobacteria
  • Halobacteriales
Methanobacteria
  • Methanobacteriales
Methanococci
  • Methanococcales
Methanomicrobia
  • Methanocellales
  • Methanomicrobiales
  • Methanosarcinales
Methanopyri
  • Methanopyrales
Thermococci
  • Thermococcales
Thermoplasmata
  • Thermoplasmatales
Crenarchaeota
Thermoprotei
  • Acidilobales
  • Desulfurococcales
  • Fervidicoccales
  • Sulfolobales
  • Thermoproteales
Thaumarchaeota
Nitrososphaeria
  • Cenarchaeales
  • Nitrosopumilales
  • Nitrososphaerales
Korarchaeota
  • "Ca. Korarchaeum cryptofilum"
Nanoarchaeota
  • Nanoarchaeum
Aigarchaeota
  • "Ca. Caldiarchaeum subterraneum"
Lokiarchaeota
  • "Ca. Lokiarchaeum"
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Prokariota vs eukariota
  2. Reproduksi
  3. Struktur
  4. Morfologi sel
  5. Habitat
  6. Evolusi prokariota
  7. Baca juga
  8. Referensi

Artikel Terkait

Makhluk hidup

setiap maujud jasmani hidup yang berdekatan; maujud atau makhluk yang hidup; makhluk hidup individu, seperti satu hewan, tumbuhan, jamur, atau bakteri

Mitokondria

organel sitoplasma semiotonom yang menghasilkan energi melalui pernapasan sel

Virus

Agen infeksi submikroskopik yang tidak memiliki sel dan hanya dapat bereplikasi dalam sel makhluk hidup.

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026