Scientific American adalah sebuah majalah sains populer. Majalah ini terkenal karena sering menampilkan informasi ilmiah setiap bulan kepada masyarakat umum melalui perhatian yang besar terhadap kejelasan teksnya, serta kualitas grafis warna istimewanya. Banyak ilmuwan ternama seperti Albert Einstein menyumbang artikel ke majalah ini selama 167 tahun sejarahnya. Scientific American adalah majalah bulanan tertua yang masih terbit di Amerika Serikat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

![]() Sampul bulan Maret 2005 | |
| Kategori | Sains populer |
|---|---|
| Frekuensi | Bulanan |
| Total sirkulasi (2012) | 476,867[1] |
| Terbitan pertama | 28 Agustus 1845 (1845-08-28) |
| Perusahaan | Nature Publishing Group |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Inggris |
| Situs web | scientificamerican.com |
| ISSN | 0036-8733 |
Scientific American (singkatan informal: SciAm) adalah sebuah majalah sains populer. Majalah ini terkenal karena sering menampilkan informasi ilmiah setiap bulan kepada masyarakat umum melalui perhatian yang besar terhadap kejelasan teksnya, serta kualitas grafis warna istimewanya. Banyak ilmuwan ternama seperti Albert Einstein menyumbang artikel ke majalah ini selama 167 tahun sejarahnya. Scientific American adalah majalah bulanan tertua yang masih terbit di Amerika Serikat.
Present editor and publisher (third in the line) is Orson Desaix Munn, 61, a patent lawyer, crack bird hunter and fisherman, rumba fancier, familiar figure in Manhattan café society.;
Dennis Flanagan, who as editor of Scientific American magazine helped foster science writing for the general reader, died at his home in Manhattan on Friday. He was 85. The cause of death was prostate cancer, according to his wife, Barbara Williams Flanagan. Mr. Flanagan, who worked at Scientific American for more than three decades beginning in 1947, teamed editors directly with working scientists, publishing pieces by leading figures like Albert Einstein, Linus Pauling and J. Robert Oppenheimer.