Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Prijono

Prof. Dr. Prijono adalah politikus dan cendekiawan Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang menjabat pada tahun 1957–1966.

politisi Indonesia
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Prijono
Prijono
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Ke-12
Masa jabatan
9 April 1957 – 28 Maret 1966
PresidenSoekarno
Sebelum
Pendahulu
Sarino Mangunpranoto
Pengganti
Sarino Mangunpranoto
Sebelum
Anggota Konstituante
Masa jabatan
9 November 1956 – 9 April 1957
PresidenSoekarno
Pengganti
Maruto Nitimihardjo
Sebelum
Grup parlemenMurba Pembela Proklamasi
Informasi pribadi
Lahir(1905-07-20)20 Juli 1905
Yogyakarta, Hindia Belanda
Meninggal6 Maret 1969(1969-03-06) (umur 63)
Indonesia
Partai politikPartai Murba
AnakAmi Prijono
AlmamaterUniversitas Leiden[1]
Penghargaan
  • (1954) Penghargaan Perdamaian Lenin
  • International Stalin Prize for Peace (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Prof. Dr. Prijono (20 Juli 1905 – 6 Maret 1969)[1] adalah politikus dan cendekiawan Indonesia yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang menjabat pada tahun 1957–1966.[2][3]

Riwayat Hidup

Prijono adalah salah satu tokoh penting Partai Murba dan Komite Perdamaian Indonesia.[4] Sebelum menjabat sebagai menteri, Ia pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Ia kemudian menjadi Anggota Konstituante Republik Indonesia mewakili Partai Murba.[5]

Sejak dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Prijono yang menjabat sebagai Menteri PP dan K mengeluarkan Instruksi nomor 1 tahun 1959 tentang Sapta Usaha Tama yang berisikan:

  1. Menertibkan aparatur dan usaha-usaha Kementerian PP dan K (reformasi birokrasi internal)
  2. Menggiatkan kesenian
  3. Mengharuskan usaha halaman (kemandirian pangan)
  4. Mengharuskan penabungan (ketahanan ekonomi)
  5. Mewajibkan usaha-usaha koperasi (ekonomi berbasis kerakyatan)
  6. Mengadakan kelas masyarakat (peningkatan kompetensi kerja berbasis UMKM (Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah))
  7. Membentuk regu kerja di kalangan SLA dan universitas.

Disusul instruksi selanjutnya yaitu Instruksi nomor 2 tahun 1960 yang menegasan Pancasila dan Manipol USDEK sebagai landasan pendidikan nasional. Pada tahun yang sama pada bulan October Panca Wardana ditetapkan sebagai sistem Pendidikan Nasional. Adapun isi dari Panca Wardana itu sendiri antara lain:

  1. Perkembangan Cinta Bangsa dan Tanah Air, Moral, Nasional/ Internasional/ Keagamaan
  2. Perkembangan Intelegensia
  3. Perkembangan Emosional, Artistik atau Rasa Keharuan dan Keindahan Lahir Batin
  4. Perkembangan Kerajinan Tangan
  5. Perkembangan Jasmani.

Gagasan ini paling tidak telah disetujui oleh Soekarno yang pada saat itu digelari Pemimpin Besar Revolusi seperti yang diakuinya sendiri dalam pidatonya (TAVIP).

Pada tahun 1965 terjadi huru hara politik yang hampir semua kekuatan kiri mulai disingkirkan perlahan-lahan dan pada tanggal 16 Maret 1966, ia diculik oleh aktivis yang tergabung dalam gerakan mahasiswa KAPPI dan Laskar Arief Rahman Hakim untuk dibawa ke markas Kostrad.[6] sampai kemudian meninggal dunia pada tahun 1969. Pernikahannya membuahkan satu orang putra bernama Lembu Amiluhur Prijono atau Ami Prijono yang kemudian menjadi aktor pada tahun 1970-an.

Penghargaan

  •  Uni Soviet :
    • Recipient of the International Lenin Peace Prize (Desember 1954)[4]
  •  Malaysia :
    • Panglima Mangku Negara (PMN) (1959)
  •  Thailand :
    • Knight Commander (Second Class) of the Most Exalted Order of the White Elephant (KCE) (1960)[7]

Referensi

  1. 1 2 Vickers, Adrian. 2007. A History of Modern Indonesia. Cambridge: Cambridge University Press, hlm. 146-147.
  2. ↑ Lev, Daniel S. 2009. The Transition to Guided Democracy: Indonesian Politics, 1957-1959. Jakarta: Equinox Publishing, hlm. 35.
  3. ↑ Mujiburrahman. 2006. Feeling Threatened: Muslim-Christian Relations in Indonesia's New Order. Leiden: ISIM, hlm. 228-229.
  4. 1 2 Australian Institute of International Affairs. 1958. The Australian Outlook, Volume 12-13. Sydney: Australian Institute of International Affairs, hlm. 265.
  5. ↑ "Prof. Dr. Prijono - Murba Pembela Proklamasi - Profil Anggota". Konstituante.Net. Diakses tanggal 2021-10-24.
  6. ↑ Crouch, Harold. 2007. The Army and Politics in Indonesia. Equinox Publishing (Asia), hlm. 194.
  7. ↑ แจ้งความสำนักนายกรัฐมนตรี เรื่อง พระราชทานเครื่องราชอิสริยาภรณ์
Jabatan politik
Didahului oleh:
Sarino Mangunpranoto
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia
1957—1966
Diteruskan oleh:
Sarino Mangunpranoto
  • l
  • b
  • s
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
  • Ki Hadjar Dewantara
  • Todung Sutan Gunung Mulia
  • Mohammad Sjafei
  • Soewandi
  • Ali Sastroamidjojo
  • Teuku Mohammad Hasan
  • Sarmidi Mangunsarkoro
  • Abu Hanifah
  • Sarmidi Mangunsarkoro
  • Bahder Djohan
  • Wongsonegoro
  • Bahder Djohan
  • Mohammad Yamin
  • Soewandi Notokoesoemo
  • Sarino Mangunpranoto
  • Prijono
  • Sarino Mangunpranoto
  • Sanusi Hardjadinata
  • Mashuri Saleh
  • Sumantri Brodjonegoro
  • Syarief Thayeb
  • Daoed Joesoef
  • Nugroho Notosusanto
  • Fuad Hassan
  • Wardiman Djojonegoro
  • Wiranto Arismunandar
  • Juwono Soedarsono
  • Yahya Muhaimin
  • Abdul Malik Fadjar
  • Bambang Sudibyo
  • Mohammad Nuh
  • Anies Baswedan
  • Muhadjir Effendy
  • Nadiem Makarim
  • Abdul Mu’ti
  • Category Kategori
  • List-Class article Daftar
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Belgia
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Hidup
  2. Penghargaan
  3. Referensi

Artikel Terkait

Daftar-daftar politikus Indonesia

politik Indonesia Daftar Presiden Indonesia Daftar Wakil Presiden Indonesia Daftar Perdana Menteri Indonesia Daftar Wakil Perdana Menteri Indonesia Daftar

Daftar politikus terkaya di Indonesia

makna dan implikasi penting, baik dari sudut pandang masyarakat, pengamat politik, maupun tata kelola pemerintahan

Arteria Dahlan

Pengacara dan politikus Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026