Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Piagam Sosial Eropa

Piagam Sosial Eropa adalah sebuah perjanjian Dewan Eropa yang dibuka untuk penandatanganan pada 18 Oktober 1961 dan mulai berlaku pada 26 Februari 1965, setelah Jerman Barat menjadi negara kelima yang meratifikasi perjanjian ini dari antara 13 negara yang telah menandatanganinya. Pada 1991, 20 negara telah meratifikasi perjanjian ini.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Piagam Sosial Eropa
Anggota Piagam tahun 1961 dalam warna hijau muda; anggota Piagam Reivisi dalam warna hijau tua; negara non-anggota Dewan Eropa dalam warna abu-abu

Piagam Sosial Eropa adalah sebuah perjanjian Dewan Eropa yang dibuka untuk penandatanganan pada 18 Oktober 1961 dan mulai berlaku pada 26 Februari 1965, setelah Jerman Barat menjadi negara kelima yang meratifikasi perjanjian ini dari antara 13 negara yang telah menandatanganinya. Pada 1991, 20 negara telah meratifikasi perjanjian ini.[1]

Referensi

  1. ↑ Carole Benelhocine, The European Social Charter (Council of Europe, 2012) pp77-78

Pranala luar

  • European Social Charter website
  • 1961 European Social Charter
  • Revised European Social Charter
  • 1995 Additional Protocol providing for a system of Collective Complaints
  • Concise overview of the European Social Charter Diarsipkan 2012-01-22 di Wayback Machine.
  • l
  • b
  • s
Instrumen hak asasi manusia internasional
Deklarasi, manifesto, dan resolusi
  • Resolusi Brasil
  • Deklarasi Kemerdekaan Negeri dan Orang Bekas Jajahan (Resolusi 1514)
  • Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia (UDHR)
  • Deklarasi Kairo tentang Hak Asasi Manusia dalam Islam
  • Deklarasi Montreal
  • Deklarasi Hak-Hak Anak
  • Deklarasi tentang Penghapusan Diskriminasi terhadap Wanita (DEDAW)
  • Deklarasi Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan (DEVAW)
  • Deklarasi Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP)
  • Deklarasi Hak Asasi dan Kewajiban Manusia Amerika (Deklarasi Bogota)
  • Prinsip-Prinsip Paris
  • Deklarasi dan Program Aksi Wina (VDPA)
  • Prinsip-Prinsip Yogyakarta
  • Deklarasi Hak-Hak Petani (UNDROP)
  • Proklamasi Teheran
Perjanjian hukum internasional
  • Konvensi Menentang Penyiksaan
    • Protokol Opsional
  • Konvensi Penghapusan Diskriminasi Wanita (CEDAW)
  • Konvensi Penghapusan Diskriminasi Rasial (ICERD)
  • Konvensi Hak-Hak Politik Wanita
  • Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas
  • Konvensi Hak-Hak Anak
  • Konvensi Perlindungan Buruh Migran
  • Konvensi Kejahatan Apartheid
  • Konvensi Perlindungan dari Penghilangan Paksa
  • Konvensi Hak-Hak Masyarakat Asli dan Adat
  • Kovenan Hak-Hak Sipil dan Politik
  • Kovenan Hak-Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya
Perjanjian regional
  • Piagam HAM Afrika
    • Protokol Maputo
  • Konvensi HAM Eropa (ECHR)
  • Konvensi Penyiksaan Eropa
  • Konvensi Kewarganegaraan Eropa
  • Konvensi Perlindungan Minoritas Nasional Eropa
  • Piagam Sosial Eropa
  • Konvensi Kekerasan terhadap Wanita Eropa (Konvensi Istanbul)
  • Konvensi HAM Amerika
  • Konvensi Penyiksaan Inter-Amerika
  • Konvensi Anti-Diskriminasi terhadap Penyandang Disabilitas Inter-Amerika
  • Konvensi Bélem do Pará
  • Piagam HAM Arab
  • Deklarasi HAM Perbara
Putusan pengadilan
  • Handyside v. United Kingdom (1976)
  • Lovelace v. Canada (1981)
  • Young, James & Webster v. United Kingdom (1981)
  • Guerrero v. Colombia (1982)
  • Baboeram-Adhin v, Suriname (1985)
  • Velásquez-Rodríguez v. Honduras (1988)
  • Müller v. Switzerland (1988)
  • Kitok v. Sweden (1988)
  • K. v. Austria (1990)
  • Lubicon Lake Band v. Canada (1990)
  • Toonen v. Australia (1992)
  • Castells v. Spain (1992)
  • Open Door and Dublin Well Woman v. Ireland (1992)
  • Otto-Preminger-Institut v. Austria (1994)
  • McCann v. United Kingdom (1995)
  • Goodwin v. United Kingdom (1996)
  • Kelly v. United Kingdom (1997)
  • Osman v. United Kingdom (1998)
  • Güleç v. Turkey (1998)
  • Amnesty International v. Zambia (1999)
  • Avocats Sans Frontières v. Burundi (2000)
  • Forum of Conscience v. Sierra Leone (2000)
  • Union Nationale des Syndicate Autonomes du Senegal v. Senegal (2000)
  • Barrios Altos v. Peru (2001)
  • VgT v. Switzerland (2001)
  • Lawyers for Human Rights v. Swaziland (2002)
  • Pretty v. United Kingdom (2002)
  • SERAC v. Nigeria (2002)
  • Law Office of Ghazi Suleiman v. Sudan (2003)
  • Interights et al. v. Botswana (2003)
  • Centre for Minority Rights Development et al. v. Kenya (2003)
  • Purohit and Moore v. The Gambia (2003)
  • Curtis Francis Doebbler v. Sudan (2003)
  • Association Pour la Sauvegarde de la Paix au Burundi v. Tanzania and Others (2003)
  • Dem. Rep. Congo v. Burundi and Others (2003)
  • Krone Verlag v. Austria (2003)
  • Garaudy v. France (2003)
  • Broniowski v. Poland (2004)
  • Öneryıldız v. Turkey (2004)
  • Editions Plon (Societe) v. France (2004)
  • Chauvy v. France (2004)
  • Selisto v Finland (2004)
  • Von Hannover v. Germany (2004)
  • K.L. v. Peru (2005)
  • Almonacid-Arellano v. Chile (2006)
  • Open Society Justice Initiative v. Cameroon (2006)
  • Zimbabwe Human Rights NGO Forum v. Zimbabwe (2006)
  • Yildirim v. Austria (2007)
  • Behrami v. France (2007)
  • Rumpf v. Germany (2010)
  • A, B and C v. Ireland (2010)
  • Singh v. France (2011)
  • Gelman v. Uruguay (2011)
  • Interights v. Egypt (2011)
  • Association “21 December 1989” and Others v. Romania (2011)
  • Vejdeland v. Sweden (2012)
  • Sarayaku v. Ecuador (2012)
  • Länsman v. Finland (2013)
  • Câmpeanu v. Romania (2014)
  • Umuhoza v. Rwanda (2017)
  • E.S. v. Austria (2018)
  • M'Bala M'Bala v. France (2019)
  • Magyar Jeti Zrt v. Hungary (2019)
  • Konaté v. Burkina Faso (2020)
  • Rashkin v. Russia (2020)
  • Lilliendahl v. Iceland (2020)
  • Lhaka Honhat v. Argentina (2020)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Piagam Hak Asasi Uni Eropa

memuat kode dalam hak politik, sosial, dan ekonomi. Piagam ini dirancang atas permintaan Parlemen Eropa, Dewan Eropa, pertemuan di Cologne dari 2 hingga

Sejarah ASEAN

Aspek sejarah

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026