Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan adalah koordinator dan perwakilan dari Urusan Umum Luar Negeri dan Keamanan (CFSP) di Uni Eropa. Saat ini, pemegang jabatan tersebut adalah Kaja Kallas.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan | |
|---|---|
Lambang | |
| Ditunjuk oleh | Dewan Eropa dengan persetujuan Presiden Komisi Eropa |
| Masa jabatan | 5 tahun |
| Pejabat perdana | Jürgen Trumpf (CFSP) Catherine Ashton (FASP) |
| Dibentuk | 1999 (CFSP) 2009 (FASP) |
| Wakil | Presiden menteri luar negeri |
| Situs web | Council Commission |
Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan (bahasa Inggris: High Representative of the Union for Foreign Affairs and Security Policy, HR) adalah koordinator dan perwakilan dari Urusan Umum Luar Negeri dan Keamanan (CFSP) di Uni Eropa. Saat ini, pemegang jabatan tersebut adalah Kaja Kallas.[1]
| Uni Eropa |
Artikel ini adalah bagian dari seri: |
Kebijakan dan masalah
|
Perwakilan Tinggi berwenang mengemukakan pendapat di seluruh wilayah Uni Eropa dan mengadakan perundingan dengan negara-negara anggotanya. Pemegang jabatan ini juga memimpin Perwakilan Khusus Uni Eropa dan mengadakan jabatan-jabatan yang diperlukan.
Selain bertindak sebagai wakil Uni Eropa di politik internasional, Perwakilan Tinggi juga bertindak sebagai
Berdasarkan usulan yang pernah diajukan oleh Presiden Uni Eropa dari Swedia, Perwakilan Tinggi berwenang memerintah dan mengatur gaji pegawai EEAS, serta mengusulkan kenaikan gajinya. Perwakilan Tinggi bertanggung jawab mengangkat pegawai EEAS dan mengendalikan urusan-urusan luar negeri (selain perdagangan serta pengembangan dan peningkatan kerjasama yang harus dilakukan sesuai dengan persetujuan Komisi), termasuk mengambil keputusan awal mengenai keamanan dan intelijen. Namun, walaupun Perwakilan Tinggi dapat mengambil keputusan awal, keputusan-keputusan pun pada akhirnya harus mendapat persetujuan dari Dewan agar dapat diterapkan. Perwakilan Tinggi juga harus mengadakan laporan kepada Parlemen.[2]
Jabatan ini pertama kali diadakan sejak Perjanjian Amsterdam ditandatangani. Perjanjian tersebut menyatakan bahwa Sekretaris Jenderal Uni Eropa memiliki tugas yang sama dengan Perwakilan Tinggi dalam bidang umum urusan luar negeri dan keamanan.[3] Javier Solana menjadi Perwakilan Tinggi yang pertama. Pada mulanya, jabatan ini memiliki wewenang yang tidak sebanyak diberikan dalam Perjanjian Lisbon. Saat ini, pemegang jabatannya adalah Federica Mogherini.
Perwakilan Tinggi ditunjuk oleh Dewan Eropa berdasarkan suara terbanyak. Walaupun begitu, untuk mengambil peran dalam Komisi sebagai wakil presiden, Perwakilan Tinggi harus hadir di hadapan Parlemen untuk menyampaikan penjelasan-penjelasan dan kemudian diadakan pemungutan suara Parlemen agar diraih persetujuan untuk bergabung di Komisi.
Gaji pokok bulanan Perwakilan Tinggi sebesar €23.006,98.[4][5][6][6]
| No. | Pemangku | Negara asal | Partai | Komisi | Awal menjabat | Akhir menjabat | Catatan | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| - | Jürgen Trumpf | Diplomat Independen | N/A | 1 Mei 1999[7] | 18 Oktober 1999 | Pelaksana tugas | ||
| 1 | Javier Solana | Eropa: Sosialis Spanyol: PSOE |
N/A | 18 Oktober 1999 | 1 Desember 2009 | Perwakilan Tinggi untuk urusan umum luar negeri dan kebijakan keamanan Sekretaris Jenderal Dewan Uni Eropa | ||
| 2 | Catherine Ashton | Eropa: Sosialis Britania Raya: Partai Pekerja |
Barroso II | 1 Desember 2009 | 1 November 2014 | Jabatan diperpanjang oleh Perjanjian Lisbon | ||
| 3 | Federica Mogherini | Eropa: Sosialis National: Partai Demokrat |
Juncker | 1 November 2014 | 30 November 2019 | Michel Barnier, penasihat Federica Mogherini untuk urusan pertahanan dan keamanan.[8] | ||
| 4 | Josep Borrell | Eropa: Sosialis Spanyol: PSOE |
Von der Leyen I | 1 Desember 2019 | 30 November 2024 | |||
| 5 | Kaja Kallas | Eropa: RE Estonia: REF |
Von der Leyen II | 1 Desember 2024 | petahana | Mantan Perdana Menteri Estonia |


