Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pertanian ekstensif

Dalam ekonomi pertanian, pertanian ekstensif adalah sistem pembudidayaan tanaman dengan menggunakan masukan modal dan tenaga kerja yang rendah, relatif terhadap luas lahan usaha yang dipakai. Hasil yang diperoleh banyak bergantung pada kesuburan tanah asal, topografi, iklim, dan ketersediaan air. Masukan teknologi biasanya bukan hal yang mendesak karena dalam pertanian semacam ini luas lahan yang menjadi andalan.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pertanian ekstensif
Pertanian
Umum
  • Agribisnis
  • Agroindustri
  • Agronomi
  • Ilmu pertanian
  • Jelajah bebas
  • Kebijakan pertanian
  • Lahan usaha tani
  • Mekanisasi pertanian
  • Menteri Pertanian
  • Perguruan tinggi pertanian
  • Perguruan tinggi pertanian di Indonesia
  • Permakultur
  • Pertanian bebas ternak
  • Pertanian berkelanjutan
  • Pertanian ekstensif
  • Pertanian intensif
  • Pertanian organik
  • Pertanian urban
  • Peternakan
  • Peternakan pabrik
  • Wanatani
Sejarah
  • Sejarah pertanian
  • Sejarah pertanian organik
  • Revolusi pertanian Arab
  • Revolusi pertanian Inggris
  • Revolusi hijau
  • Revolusi neolitik
Tipe
  • Akuakultur
  • Akuaponik
  • Hewan ternak
  • Hidroponik
  • Penggembalaan hewan
  • Perkebunan
  • Peternakan babi
  • Peternakan domba
  • Peternakan susu
  • Peternakan unggas
  • Peladangan
  • Portal:Pertanian
  • l
  • b
  • s

Dalam ekonomi pertanian, pertanian ekstensif adalah sistem pembudidayaan tanaman (atau hewan) dengan menggunakan masukan modal dan tenaga kerja yang rendah, relatif terhadap luas lahan usaha yang dipakai. Hasil yang diperoleh banyak bergantung pada kesuburan tanah asal, topografi, iklim, dan ketersediaan air. Masukan teknologi biasanya bukan hal yang mendesak karena dalam pertanian semacam ini luas lahan yang menjadi andalan.[1]

Pertanian dengan lahan yang luas mendapat keuntungan dengan penggunaan peralatan dan mesin kombinasi besar sehingga mendapat efisiensi dalam penggunaan tenaga kerja. Beberapa elemen teknologi modern barangkali juga diterapkan tetapi tidak sebanyak pertanian intensif. Mekanisasi bahkan menjadi ekonomis pada pertanian dengan lahan luas. Pertanian berkelanjutan mengandalkan bentuk-bentuk pertanian ekstensif dengan memasukkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan sehingga tidak merusak tanah serta lingkungan. Contoh pertanian ekstensif adalah perkebunan tanaman industri, seperti kebun kelapa sawit. Peternakan sapi tradisional di Swiss juga dapat digolongkan sebagai pertanian ekstensif karena mencakup lahan yang luas dan tenaga kerja yang terbatas.

Program "ekstensifikasi" yang dijalankan pemerintah Indonesia pada masa Orde Baru tidak ada kaitannya dengan pertanian ekstensif, meskipun bagi petani yang mengikuti program tersebut, melalui transmigrasi,[2] mendapat lahan seluas dua hektare. Program itu lebih tepat disebut "ekspansi pertanian" atau "perluasan areal pertanian".

Referensi

  1. ↑ "Extensive agriculture". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-05.
  2. ↑ Lin Sien Chia. 2003. Southeast Asia Transformed: A geography of change. Institute of Southeast Asian Studies, Singapore. pp. 208-210.
Ikon rintisan

Artikel bertopik pertanian atau perkebunan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Republik Ceko

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Pertanian

kultivasi tumbuhan, hewan, dan organisme lainnya untuk menghasilkan produk yang bermanfaat

Lahan usaha tani

area tanah untuk pertanian, atau, untuk akuakultur, danau, sungai atau laut, termasuk berbagai struktur

Pertanian organik

sistem budi daya pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpa menggunakan bahan kimia sintetis

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026