Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Permasalahan Jerman

Permasalahan Jerman adalah sebuah perdebatan pada abad ke-19, khususnya saat Revolusi 1848, tentang cara terbaik untuk melaksanakan Penyatuan Jerman. Dari 1815–1866, sekitar 37 negara pemakai bahasa Jerman merdeka yang berada dalam Konfederasi Jerman. Großdeutsche Lösung adalah usulan penyatuan seluruh orang-orang pemakai bahasa Jerman dalam satu negara, dan ditawarkan oleh Kekaisaran Austria dan para pendukungnya. Kleindeutsche Lösung mengusulkan hanya menyatukan negara-negara Jerman utara dan tidak meliputi Austria; perencanaan tersebut diusulkan oleh Kerajaan Prusia.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Januari 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Permasalahan Jerman
Peta Eropa Tengah pada sekitar tahun 1820 yang memperlihatkan Kerajaan Prusia (biru), Kekaisaran Austria (kuning) dan negara-negara Jerman merdeka (abu-abu). Garis merah menandai perbatasan dari Konfederasi Jerman;sebagai catatan bahwa Prusia dan Austria menguasai lahan-lahan non-Konfederasi.

Permasalahan Jerman adalah sebuah perdebatan pada abad ke-19, khususnya saat Revolusi 1848, tentang cara terbaik untuk melaksanakan Penyatuan Jerman.[1] Dari 1815–1866, sekitar 37 negara pemakai bahasa Jerman merdeka yang berada dalam Konfederasi Jerman. Großdeutsche Lösung ("Solusi Jerman Besar") adalah usulan penyatuan seluruh orang-orang pemakai bahasa Jerman dalam satu negara, dan ditawarkan oleh Kekaisaran Austria dan para pendukungnya. Kleindeutsche Lösung ("Solusi Jerman Kecil") mengusulkan hanya menyatukan negara-negara Jerman utara dan tidak meliputi Austria; perencanaan tersebut diusulkan oleh Kerajaan Prusia.

Solusi-solusi tersebut juga disebut dengan nama-nama negara yang mereka rencanakan untuk dibuat, Kleindeutschland dan Großdeutschland ("Jerman Kecil" dan "Jerman Besar"). Kedua gerakan tersebut adalah bagian dari perkembangan nasionalisme Jerman serta memberikan dampak yang sama pada masa tersebut terhadap pendirian sebuah negara yang disatukan berdasarkan pada bahasa dan etnisitas umumnya, seperti penyatuan Italia oleh Wangsa Savoy dan revolusi Serbia untuk kemerdekaan.

Latar belakang

Pada 6 Agustus 1806, Kaisar Franz II dari Habsburg memegang tahta Kekaisaran Romawi Suci pada saat Peperangan Napoleon dengan Prancis, yang mengakhiri Kekaisaran tersebut yang secara resmi menyatukan Jerman selama satu milennium.

Lihat pula

  • Nasionalisme Jerman di Austria

Referensi

  1. ↑ Metternich and the German Question: States' Rights and Federal Duties, 1820-1834
  • l
  • b
  • s
Penyatuan Jerman
Negara
  • Kekaisaran Austria (later Austria-Hungaria)
  • Kerajaan Bayern
  • Kerajaan Hanover
  • Kerajaan Prusia
  • Kerajaan Sachsen
  • Kerajaan Württemberg
  • lainnya
Perserikatan
  • Konfederasi Jerman
  • Zollverein
  • Uni Erfurt
  • Konfederasi Jerman Utara (konstitusi)
  • Kekaisaran Jerman (konstitusi)
Peristiwa
  • Vormärz
  • 1814–15 Kongres Wina
  • 1819 Dekrit Carlsbad
  • 1832 Festival Hambach
  • 1833 Frankfurter Wachensturm
  • Revolusi 1848
  • 1848–49 Parlemen Frankfurt
  • 1850 Punktasi Olmütz
  • 1850-51 Konferensi Dresden
  • 1862 Pidato "Darah dan Besi"
  • 1864 Perang Schleswig Kedua
  • 1866 Perang Austria-Prusia / Perdamaian Praha
  • 1870–71 Perang Prancis-Prusia
  • 1871 Perjanjian Versailles
Tokoh
  • Baron von Stein
  • Charles I dari Württemberg
  • Christian IX dari Denmark
  • Eduard von Simson
  • Franz I dari Austria
  • Franz Joseph I dari Austria
  • Frederick William III dari Prusia
  • Frederick William IV dari Prusia
  • Friedrich Daniel Bassermann
  • Count Friedrich Ferdinand von Beust
  • Heinrich von Gagern
  • Johann Gottlieb Fichte
  • Johann Gustav Droysen
  • Archduke John dari Austria
  • John dari Sachsen
  • Karl August von Hardenberg
  • Klemens Wenzel, Prince von Metternich
  • Ludwig II of Bavaria
  • Napoleon III dari Prancis
  • Otto von Bismarck
  • Robert Blum
  • Wilhelm von Humboldt
  • Wilhelm I, Kaisar Jerman
Terkait
  • Alsace-Lorraine
  • Burschenschaft
  • Das Lied der Deutschen
  • Die Wacht am Rhein
  • Bendera Jerman (Korps Bebas Lützow)
  • Pan-Jermanisme
  • Kleindeutschland / Großdeutschland
  • Paulskirchenverfassung
  • Persoalan Schleswig-Holstein
  • Sonderweg
Jerman Portal Jerman
  • l
  • b
  • s
Gerakan iredentisme di Dunia
Afrika
  • Congo
  • Maroko
    • Zona Bebas Sahara
  • Mauritania
  • Somalia
  • Afrika Selatan
Asia
  • Arab
  • Filipina
  • India
  • Indonesia
  • Iran
  • Israel
  • Kamboja
  • Korea
  • Kurdistan
  • Mongolia
  • Nepal
  • Palestina
  • Papua
  • Siprus
  • Suriah
  • Timor
  • Tiongkok
  • Turki
  • Vietnam
  • Yaman
Eropa
  • Azerbaijan
  • Albania
  • Armenia
  • Belanda
  • Bulgaria
  • Kroasia
  • Finlandia
  • Hungaria
  • Irlandia
  • Italia
  • Jerman
  • Makedonia
  • Polandia
  • Portugal
  • Prancis
    • Walonia
  • Rumania
  • Rusia
    • Eurasianisme
  • Serbia
  • Slovenia
  • Spanyol
  • Ukraina
  • Yugoslavia
  • Yunani
Amerika
  • Amerika Serikat
  • Argentina
  • Bolivia
  • Guatemala
  • Meksiko
  • Venezuela
Oseania
  • Samoa
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Lihat pula
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kekaisaran Jerman

bekas negara di Eropa Tengah (1871–1918)

Vatikan selama Era Wangsa Savoia (1870–1929)

otonomi dalam Perjanjian Lateran, suatu periode yang didominasi oleh Permasalahan Roma. Pada tahun-tahun setelah revolusi tahun 1848, kaum nasionalis Italia

Penyatuan Jerman

Gustav Droysen, menjelaskan masalah ini dengan gamblang: Kita tidak dapat menyembunyikan fakta bahwa seluruh permasalahan Jerman merupakan alternatif sederhana

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026