Permainan misteri pembunuhan adalah jenis permainan pesta yang mengharuskan para pemain untuk menyelidiki dan memecahkan kasus pembunuhan fiktif. Dalam banyak variasi, seorang pemain secara rahasia berperan sebagai pembunuh, sementara pemain lainnya berusaha menentukan identitas pembunuh tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Tokoh berkostum mengungkapkan petunjuk, pada permainan misteri pembunuhan aksi langsung | |
| Genre | Permainan sosial, permainan pesta |
|---|---|
Permainan misteri pembunuhan (bahasa Inggris: murder mystery gamecode: en is deprecated ) adalah jenis permainan pesta yang mengharuskan para pemain untuk menyelidiki dan memecahkan kasus pembunuhan fiktif. Dalam banyak variasi, seorang pemain secara rahasia berperan sebagai pembunuh, sementara pemain lainnya berusaha menentukan identitas pembunuh tersebut.
Permainan ini biasanya melibatkan kelompok yang terdiri dari 6 hingga 20 orang.
Genre fiksi misteri pembunuhan dimulai pada paruh pertama abad ke-19. Permainan pesta wink murder berasal dari awal abad ke-20 dan melibatkan satu pemain yang secara rahasia dipilih sebagai pembunuh, yang dapat "membunuh" pemain lain dengan mengedipkan mata kepada mereka. Pemain yang terbunuh harus menghitung sampai lima sebelum "mati", dan sang pembunuh berusaha menghindari terdeteksi.
Jury Box, yang dirilis pada tahun 1937, dianggap sebagai permainan misteri pembunuhan pertama. Dalam permainan ini, para pemain yang berperan sebagai juri diberi sebuah skenario pembunuhan, bukti yang disajikan oleh jaksa wilayah dan terdakwa, dua foto tempat kejadian perkara, serta kertas suara. Setelah para pemain membuat keputusan mengenai siapa yang bersalah, solusi yang sebenarnya dibacakan.[1]
Cluedo, yang dikenal sebagai Clue di Amerika Utara, dirilis pada tahun 1948 dan dikenal sebagai permainan papan misteri pembunuhan pertama. Para pemain mengumpulkan informasi untuk memecahkan siapa pembunuhnya, senjata yang digunakan, dan lokasi kejadian kejahatan.
Format permainan misteri pembunuhan bermain peran dalam kotak bertajuk "How To Host" mulai diperkenalkan pada dekade 1980-an. Skenario awal ini umumnya lebih sederhana dibandingkan permainan modern, dengan arahan akting yang minimal dan mengandalkan kenyamanan para tamu untuk berimprovisasi dalam menanggapi pertanyaan satu sama lain.
Pada tahun 1986, Dimitry Davidoff menciptakan permainan pesta Mafia, yang mengharuskan para pemain untuk duduk di sebuah ruangan dan sejumlah anggota mafia rahasia bersekongkol untuk "membunuh" pemain yang tidak bersalah selama fase malam dengan mata tertutup. Hal ini melahirkan genre permainan deduksi sosial, yang mengharuskan para pemain untuk berusaha mengungkap sebuah subkelompok rahasia.
Permainan misteri pembunuhan modern untuk pesta makan malam sering kali disusun agar setiap tamu terlibat secara setara. Perangkat permainan pesta makan malam misteri pembunuhan dapat berbentuk permainan yang diatur alurnya atau permainan interaktif.[2] Preferensi pemain akan dipengaruhi oleh bagaimana mereka ingin pesta berlangsung:

Dalam permainan misteri pembunuhan yang diatur alurnya, para peserta diberi tahu secara persis apa yang harus dikatakan dan kapan mengatakannya. Mereka sering kali diberikan pernyataan pengantar, pertanyaan yang harus diajukan, jawaban yang harus diberikan, dan terkadang beberapa dialog bersama untuk mencairkan suasana. Informasi karakter biasanya disajikan dalam bentuk buklet yang dibacakan sepanjang jalannya acara, umumnya di sekitar meja dalam beberapa putaran dengan tujuan utama memecahkan pembunuhan tersebut. Permainan ini meraih popularitas pada dekade 1990-an, khususnya melalui seri How to Host a Murder. Permainan yang diatur alurnya tidak memberikan kesempatan untuk berimprovisasi; meskipun para pemain dapat memerankan karakter mereka, interaksi mereka dibatasi pada informasi yang disediakan oleh permainan.
Dalam permainan misteri pembunuhan interaktif, para peserta diberikan latar belakang karakter dan informasi rahasia. Berbeda dengan permainan yang diatur alurnya, permainan ini menampilkan banyak subplot, dan tujuannya melampaui sekadar memecahkan pembunuhan. Biasanya, acara makan malam berlangsung selama kegiatan, tetapi para tamu tidak dibatasi untuk duduk mengelilingi meja; mereka bebas bergerak dan berinteraksi dengan orang lain sesuka hati. Para peserta didorong untuk melakukan interogasi, melakukan tindakan, atau terlibat dalam aktivitas bersama tamu lainnya, yang membantu mereka memecahkan kasus atau memenuhi tujuan individual karakter mereka. Permainan interaktif memungkinkan berimprovisasi, sehingga para pemain dapat mengembangkan karakter mereka ke arah yang orisinal. Dalam beberapa versi, pembunuh mengetahui perannya sejak awal, sementara dalam versi lainnya, informasi ini diungkapkan kepada semua orang pada putaran penyelesaian.
Permainan untuk 6 hingga 20+ pemain biasanya berlangsung selama 2–3 jam dan para pemain menggunakan buklet karakter serta petunjuk mereka (yaitu isi permainan) untuk mendalami latar belakang pembunuhan dengan menggunakan pertanyaan, jawaban, petunjuk, bukti, dan isyarat yang disediakan. Semua ini dirancang untuk memunculkan semakin banyak informasi tentang pembunuhan hingga para pemain berada pada posisi yang baik untuk mengajukan siapa yang mereka yakini sebagai pihak yang bersalah.
Sering kali, tuan rumah mengundang para pemain untuk menghadiri pesta dengan mengenakan kostum dan siap memerankan salah satu tersangka yang tercantum dalam skenario permainan. Permainan yang diatur alurnya biasanya dimainkan dalam pesta makan malam tiga hidangan, sedangkan permainan interaktif dapat dimainkan dalam format gaya berbaur dengan makanan ringan, prasmanan, atau makan malam duduk.
Permainan interaktif juga digunakan dalam lingkungan pembentukan tim. Perusahaan dan kelompok gereja mendapati permainan ini sebagai sarana yang baik untuk menumbuhkan keterampilan komunikasi yang baik dan membangun hubungan yang lebih erat antarpeserta. Penyelenggara misteri dapat menetapkan peran dan karakter berdasarkan pengetahuan mereka tentang para tamu.

Karena tidak semua orang dapat mengambil peran dalam permainan kelompok besar, peran "tersangka" biasanya diberikan kepada para aktor, yang mempelajari naskah atau berimprovisasi dalam sebuah penampilan yang secara bertahap akan mengungkap siapa pembunuhnya kepada para tamu lainnya. Para aktor sepenuhnya "mengetahui" semua aspek kasus tersebut.
Para tamu yang tersisa akan mengambil peran sebagai detektif dan menjadi "tugas" mereka untuk secara aktif memecahkan kasus dengan memeriksa bukti, menemukan petunjuk, mengikuti, dan mengajukan pertanyaan kepada para tersangka.
Acara kelompok besar dapat dijalankan dengan beberapa cara, termasuk:

Permainan kelompok besar sering kali dimainkan di tempat sewaan, restoran, hotel, atau di lingkungan kerja. Permainan ini kerap digunakan untuk penggalangan dana, pembentukan tim, dan acara perusahaan.
Versi langsung dari pertunjukan misteri pembunuhan, yang mengharuskan para tamu untuk menghadiri tempat komersial seperti hotel sebagai penonton berbayar, terkadang diklasifikasikan sebagai teater makan malam atau makan malam misteri, bukan sebagai permainan misteri pembunuhan.
Namun, terdapat permainan interaktif yang diciptakan untuk kelompok besar dengan lebih dari 200 tamu. Biasanya, acara-acara ini diselenggarakan seperti format permainan interaktif lainnya, tetapi beberapa karakter dalam permainan diperluas menjadi tim agar setiap orang dalam kelompok memiliki peran.
Permainan misteri pembunuhan yang dikenal sebagai jubensha (terj. har. 'pembunuhan yang diatur [alurnya]') menjadi populer di Tiongkok pada akhir dekade 2010-an, yang mengharuskan para pemain berkumpul mengelilingi meja dan membaca sebuah naskah untuk menyimpulkan siapa di antara mereka yang merupakan pembunuh. Beberapa tempat menawarkan permainan "jubensha imersif", yang mengharuskan para pemain mengenakan kostum, dan staf tempat tersebut memerankan peran sebagai NPC (tokoh bukan pemain.[4]) Permainan ini terinspirasi dari malam misteri pembunuhan Barat.[5]
Pada awal tahun 2022, terdapat lebih dari 30.000 tempat jubensha di Tiongkok.[6]
Permainan misteri pembunuhan hadir dalam beberapa versi yang berbeda:
Misteri pembunuhan karya Ngaio Marsh tahun 1934 A Man Lay Dead berlatar sebuah pesta misteri pembunuhan di sebuah rumah pedesaan Inggris, tempat seorang tamu benar-benar dibunuh dengan sebuah belati.[7]
Para karakter dalam film whodunit tahun 1973 The Last of Sheila memainkan sebuah permainan misteri perburuan harta karun dengan diberikan peran rahasia. Penulis Stephen Sondheim mendasarkan naskah tersebut pada sebuah permainan misteri pembunuhan yang ia ciptakan setelah lulus kuliah, dengan ia "meminta setiap orang untuk memikirkan cara membunuh salah satu dari yang lain selama akhir pekan yang akan kami habiskan bersama di pedesaan".[8]
Film komedi misteri Clue tahun 1985 didasarkan pada permainan papan dengan nama yang sama, mengikuti enam tamu yang diundang ke sebuah rumah besar tua, kemudian mereka menjadi tersangka dalam sebuah penyelidikan pembunuhan. Film ini dirilis dengan beberapa akhir cerita, yang menawarkan tiga solusi berbeda atas kejahatan tersebut.
Film tahun 2022 Glass Onion dibuka dengan seorang miliarder teknologi yang mengundang teman-teman dan para influenser ke sebuah pulau terpencil untuk memainkan permainan misteri pembunuhan.