Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perikanan Indonesia

PT Perikanan Indonesia adalah bagian dari ID FOOD yang bergerak di bidang perikanan. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini memiliki kantor cabang di Medan, Jakarta, Pekalongan, Lamongan, Sambas, dan Karawang.

perusahaan asal Indonesia
Diperbarui 16 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Januari 2026) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
PT Perikanan Indonesia
Nama dagang
Perindo
Nama sebelumnya
Perum Prasarana Perikanan Samudera (1990-2013)
Perum Perikanan Indonesia (2013-2021)
IndustriPerikanan
Didirikan20 Januari 1990
Kantor pusat
Jl. Muara Baru Ujung, RT 20/RW 17, Penjaringan, Jakarta Utara - 14440 Telp. (021) 6694822, Fax. (021) 6690523
,
Indonesia
Wilayah operasi
Seluruh Indonesia
Tokoh kunci
Sjarief Widjaja (Ketua Dewan Pengawas)
Risyanto Suanda (Direktur Utama)
ProdukPabrik es
Penyediaan cold storage
Penyediaan ruang dan bangunan
Pelayanan tambat labuh
Penyaluran BBM
Penyaluran listrik
Penyaluran air
Penyaluran telepon
Pelayanan galangan kapal
Budidaya Perikanan
Perdagangan dan Pengolahan Ikan
Penangkapan Ikan
Produksi
Hasil laut
IndukRajawali Nusantara Indonesia
Situs webwww.perikananindonesia.co.id

PT Perikanan Indonesia adalah bagian dari ID FOOD yang bergerak di bidang perikanan. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, perusahaan ini memiliki kantor cabang di Medan, Jakarta, Pekalongan, Lamongan, Sambas, dan Karawang.

Sejarah

Perusahaan ini didirikan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1990 sebagai sebuah perusahaan umum (Perum) dengan nama Perum Prasarana Perikanan Samudera (Perum PPS) untuk mengelola pelabuhan perikanan samudera yang ada di Indonesia.[1] Pada tahun 2013, pemerintah mengubah nama perusahaan ini menjadi Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo).[2]

Pada bulan Mei 2016, perusahaan ini mengekspor ikan muroaji sebanyak 24 ton dari Tahuna ke Jepang.[3] Pada bulan Oktober 2016, perusahaan ini mulai mengoperasikan sebuah pabrik es balok di Pelabuhan Perikanan Pasiran di Sabang.[4] Pada bulan Maret 2019, Presiden Joko Widodo meresmikan pasar ikan modern yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman yang dikelola oleh perusahaan ini.[5]

Pada bulan Juli 2021, pemerintah mengubah status perusahaan ini menjadi persero.[6] Pada bulan September 2021, pemerintah menggabungkan Perikanan Nusantara ke dalam perusahaan ini.[7] Pada bulan Januari 2022, pemerintah resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Rajawali Nusantara Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN yang bergerak di bidang pangan.[8]

Bisnis

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 76 Tahun 2021, Perindo diberi tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan usaha di bidang bisnis perikanan dan pengusahaan di pelabuhan perikanan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya perusahaan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Lini usaha Perindo mencakup pada pengelolaan pelabuhan perikanan, produksi bibit ikan dan pakan ikan, budidaya, penangkapan ikan, perdagangan dan pengolahan hasil perikanan, produksi air bersih, es, dan usaha pemasaran bahan bakar minyak dan listrik untuk keperluan pelabuhan perikanan.

Perindo mempunyai peranan dan posisi strategis dalam upaya mendukung visi dan misi Pemerintah khususnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk peningkatan kualitas pengelolaan perusahaan yang transparan dan akuntabel, mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional serta pendapatan negara dan pembangunan nasional melalui pembangunan dan pengembangan sektor kelautan dan perikanan

Cabang

Ada 5 cabang utama berupa pelabuhan perikanan yaitu:

1. Cabang Jakarta yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Jakarta dan memiliki unit di Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjung Pandan, Bangka Belitung

2. Cabang Belawan yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Medan, Sumatera Utara dan memiliki unit di Pelabuhan Perikanan Lampulo, Aceh

3. Cabang Pekalongan yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan, Jawa Tengah

4. Cabang Brondong yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Lamongan, Jawa Timur dan memiliki unit di Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi, Trenggalek, Jawa Timur

5. Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat, Sambas, Kalimantan Barat.

Serta 1 cabang khusus yang mengelola usaha budidaya di Karawang, Jawa Barat. Selain cabang-cabang tersebut, Perindo juga memiliki unit-unit kerja yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua. Total ada 23 unit kerja, antara lain di Aceh Barat Daya, Lampulo, Simeulue, Padang, Bengkayang, Singaraja, Makassar, Bitung, Tahuna, Bacan, Ternate, Tual, Sorong, dan Merauke.

Lini Usaha

Perindo memiliki 3 lini usaha utama yaitu:

1. Usaha pelabuhan, meliputi:

a. Pengelolaan sarana dan prasarana pelabuhan perikanan meliputi cold storage, pabrik es, pengolahan dan pengepakan ikan; Pusat Pemasaran Ikan (PPI), Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Pasar Ikan Modern (PIM), sewa lahan, ruang dan bangunan;

b. Pelayanan jasa tambat labuh dan bongkar muat;

c. Fasilitas penunjang termasuk air, listrik, dan BBM;

d. Bengkel dan galangan kapal;

e. Perbekalan melaut

2. Penangkapan, perdagangan dan pengolahan ikan, meliputi:

a. Penangkapan ikan berupa operasi kapal tangkap dan kapal angkut milik sendiri maupun kerjasama dengan pihak ketiga;

b. Perdagangan ikan dan udang berupa pembelian ikan dari nelayan dan udang dari petambak, lalu memasok ikan dan udang tersebut untuk kebutuhan industri pengelolaan ikan baik di dalam maupun luar negeri (ekspor);

c. Pengolahan ikan berupa pemrosesan ikan dan udang di Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik sendiri maupun kerjasama, antara lain di Tanjung Pandan (rajungan), Cirebon (rajungan dan demarsal), Rembang (ikan pelagis), Makassar (demarsal), Ternate dan Sorong (tuna), dan Merauke (demarsal).

3. Budidaya, meliputi:

a. Tambak udang. Hingga tahun 2018 ini, Perindo mengelola tambak udang di Aceh Barat Daya, Karawang, Kendal, Pekalongan, Bengkayang, dan Barru.

b. Keramba Jaring Apung (KJA) membudidayakan ikan kerapu di 450 holes di Kabupaten Buleleng, Bali.

c. Pembenihan udang

Selain itu, Perindo sedang dalam pengembangan usaha baru produksi pabrik pakan[9] yang ditargetkan beroperasi November 2018. Pabrik pakan terletak di Subang, Jawa Barat, dengan total kapasitas produksi 60.000 ton per tahun untuk pakan ikan dan udang.

Perindo terus berusaha meningkatkan kapasitas produksinya di enam pelabuhan perikanan yang dikelola maupun di luar pelabuhan yang dikelola oleh Perindo, di antaranya:

1. Menambah armada kapal. Tahun 2018 rencana menambah 20 kapal, 10 dari hasil investasi sendiri dan 10 dari hasil kerjasama.

2. Mulai mengoperasikan fasilitas cold storage dan UPI baru antara lain di Belawan, Brondong, Pemangkat, Rembang, Pati, serta UPI dan cold storage yang dibangun oleh KKP dan rencananya dikerjasamakan pengelolaannya dengan Perindo.

3. Meningkatkan kualitas jasa docking dengan pemanfaatan docking baru di Belawan dan rencana perbaikan docking di Muara Baru.

Perindo menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, diantaranya:

1. Menjalin kerjasama dengan koperasi[10]

2. Kerjasama dengan negara luar untuk meningkatkan ekspor[11]

3. Meningkatkan investasi di berbagai sektor perikanan dan kelautan[12]

Referensi

  1. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 2 tahun 1990" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 12 Februari 2023.
  2. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 9 tahun 2013" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 12 Februari 2023.
  3. ↑ Pratama, Adiatmaputra Fajar (13 Mei 2016). "24 Ton Ikan Beku Muroaji Diekspor ke Jepang". Tribunnews. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
  4. ↑ Irman, Irman (21 Oktober 2016). "Pabrik es mulai dioperasikan di Sabang". LKBN Antara. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
  5. ↑ Candra, Sapto Andika (13 Maret 2019). "Jokowi: Pasar Ikan Muara Baru tak Kalah dengan Mal!". Republika. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
  6. ↑ "Jokowi Ubah Status Perindo dari Perum Jadi Persero". cnnindonesia.com. CNN Indonesia. 20 Juli 2021. Diakses tanggal 24 Juli 2021.
  7. ↑ "Peraturan Pemerintah nomor 99 tahun 2021" (PDF). Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 17 September 2021.
  8. ↑ "Holding BUMN Pangan Terbentuk, RNI Resmi Jadi Induk". CNN Indonesia. 7 Januari 2022. Diakses tanggal 8 Januari 2022.
  9. ↑ "Kemenperin: Pabrik Pakan Diresmikan September". Diakses tanggal 2018-07-17.
  10. ↑ "Perum Perindo Mulai Ekspor Cakalang ke Jepang". industri.bisnis.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-07-17. Diakses tanggal 2018-07-17.
  11. ↑ mediaindonesia.com. "Perum Perindo Buka Ekspor Produk Perikanan ke AS". Diakses tanggal 2018-07-17.
  12. ↑ "Dirut Perum Perikanan Indonesia ke Abdya Bawa Investasi Besar, Begini Katanya - Serambi Indonesia". Serambi Indonesia. 2017-09-09. Diakses tanggal 2018-07-17.

Pranala luar

  • Situs web resmi
  • l
  • b
  • s
ID FOOD
Pangan
  • Berdikari
  • Garam
  • Laras Astra Kartika
  • Mitra Kerinci
  • Pabrik Gula Rajawali I
  • Pabrik Gula Rajawali II
  • Pabrik Gula Candi Baru
  • Perikanan Indonesia
  • Perkebunan Mitra Ogan
  • Sang Hyang Seri
Manufaktur
  • Mitra Rajawali Banjaran
  • Rajawali Citramass
  • Rajawali Tanjungsari Enjiniring
Perdagangan dan distribusi
  • GIEB Indonesia
  • Perusahaan Perdagangan Indonesia
  • Rajawali Nusindo
  • l
  • b
  • s
Mantan badan usaha milik negara di Indonesia (daftar)
Menjadi anak usaha
BUMN lain
  • Aneka Tambang
  • Angkasa Pura
    • I
    • II
  • Asuransi Jasa Indonesia
  • Asuransi Kredit Indonesia
  • Bahtera Adhiguna
  • Balai Pustaka
  • Berdikari
  • Bukit Asam
  • Dahana
  • Dirgantara Indonesia
  • Energy Management Indonesia
  • Garam
  • Hotel Indonesia Natour
  • Inalum
  • Indofarma
  • Industri Nuklir Indonesia
  • Inhutani
    • I
    • II
    • III
    • IV
    • V
  • Jamkrindo
  • Jasa Raharja
  • Kawasan Berikat Nusantara
  • Kawasan Industri Medan
  • Kawasan Industri Makassar
  • Kawasan Industri Wijayakusuma
  • Kertas Padalarang
  • Kimia Farma
  • Kliring Berjangka Indonesia
  • Mega Eltra
  • Nindya Karya
  • PAL Indonesia
  • Pegadaian
  • Pengembangan Pariwisata Indonesia
  • Pengerukan Indonesia
  • Perikanan Indonesia
  • Permodalan Nasional Madani
  • Perkebunan Nusantara
    • I
    • II
    • IV
    • V
    • VI
    • VII
    • VIII
    • IX
    • X
    • XI
    • XII
    • XIII
    • XIV
  • Perusahaan Gas Negara
  • Perusahaan Pengelola Aset
  • Perusahaan Perdagangan Indonesia
  • Petrokimia Gresik
  • Pindad
  • Pupuk Iskandar Muda
  • Pupuk Kalimantan Timur
  • Pupuk Kujang
  • Rekayasa Industri
  • Sang Hyang Seri
  • Sarana Karya
  • Sarinah
  • Semen Baturaja
  • Semen Padang
  • Semen Tonasa
  • Sucofindo
  • Surveyor Indonesia
  • Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko
  • Timah
Digabung ke/dengan
BUMN lain
  • Aduma Niaga
  • Aneka Niaga
  • Arta Yasa
  • Asam Arang
  • Bank Bumi Daya
  • Bank Dagang Negara
  • Bank Ekspor Impor Indonesia
  • Bank Industri Negara
  • Bank Pembangunan Indonesia
  • Barata
  • Bhanda Ghara Reksa
  • Bhinneka Kina Farma
  • Bina Mulya Ternak
  • Bisma
  • Boma
  • Bonded Warehouses Indonesia
  • Dharma Niaga
  • Dirga Niaga
  • Dok dan Perkapalan Tanjung Priok
  • Dok dan Galangan Kapal Nusantara
  • Hasil Laut
  • Indra
  • Industri Sandang I
  • Karya Cotas
  • Logam Mulia
  • Natour
  • Nakula Farma
  • Panca Niaga
  • Pelita Bahari
  • Pelabuhan Daerah
    • I
    • II
    • III
    • IV
    • V
    • VI
    • VII
    • VIII
    • IX
  • Pelabuhan Indonesia
    • I
    • III
    • IV
  • Pembangunan Niaga
  • Pengangkutan Penumpang Djakarta
  • Pengelola Kawasan Berikat Indonesia
  • Peprida
  • Percetakan Kebayoran
  • Perikanan Nusantara
  • Perikanan Maluku
  • Perikanan Samodra Besar
  • Perikani
  • Perikani
    • Jawa Tengah
    • Jawa Timur
    • Riau
    • Sulawesi Selatan/Tenggara
  • Perkebunan
    • I
    • II
    • III
    • IV
    • V
    • VI
    • VII
    • VIII
    • IX
    • X
    • XI
    • XII
    • XIII
    • XV–XVI
    • XVIII
    • XIX
    • XX
    • XXI–XXII
    • XXIII
    • XXIV–XXV
    • XXVI
    • XXVII
    • XXVIII
    • XXIX
    • XXXI
    • XXXII
  • Permata Nusantara
  • Permina
  • Pertamin
  • Pertani
  • Pradnya Paramita
  • Raja Farma
  • Reasuransi Umum Indonesia
  • Sabang Merauke
  • Sapta Motor
  • Sari Husada
  • Sasana Bhanda
  • Satya Niaga
  • Tambang Batubara Mahakam
  • Tambang Batubara Ombilin
  • Tambang Bauksit Indonesia
  • Tambang Emas Cikotok
  • Tirta Raya Mina
  • Zatas
Dijual ke swasta
  • Aneka Gas Industri
  • Indosat
  • Gaya Motor
  • Intirub
  • Industri Marmer Indonesia Tulungagung
  • Jado Trading Corporation
  • Kertas Basuki Rachmat
  • Kertas Blabak
  • Leppin
  • Pengeringan Tembakau Bojonegoro
  • Semen Madura
Diubah statusnya
  • Askes
  • Bank Ekspor Indonesia
  • Jamsostek
  • RRI
  • TVRI
  • Pusat Jantung Nasional Harapan Kita
  • RS Hasan Sadikin
  • RS Kanker Dharmais
  • RSAB Harapan Kita
  • RSUP dr. Cipto Mangunkusumo
  • RSUP dr. Kariadi
  • RSUP dr. M. Djamil
  • RSUP dr. M. Hoesin
  • RSUP dr. Sardjito
  • RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo
  • RSUP Fatmawati
  • RSUP Persahabatan
  • RSUP Sanglah
Dibubarkan
  • Aneka Bhakti
  • Bahana Pakarya Industri Strategis
  • Budi Bhakti
  • Buwana Karya
  • Dayaza
  • Fajar Bhakti
  • Fajar Ternak
  • Gita Karya
  • Gula Bone
  • Iglas
  • Industri Mesin Perkakas Indonesia
  • Industri Sandang Nusantara
  • Industri Soda Indonesia
  • Istaka Karya
  • Jaya Bhakti
  • Karya Mina
  • Karya Nusantara
  • Kerta Niaga
  • Kertas Gowa
  • Kertas Kraft Aceh
  • Kertas Kraf Cilacap
  • Kertas Leces
  • Kertas Martapura
  • Kertas Pematang Siantar
  • Kumala Karya
  • Lokananta
  • Marga Bhakti
  • Metrika
  • Merpati Nusantara Airlines
  • Nabuka Karya
  • PANN Multi Finance
  • Perhotelan dan Perkantoran Indonesia
  • Perhutani
    • Aceh
    • Jawa Barat
    • Kalimantan Barat
    • Maluku
    • Riau
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
    • Sulawesi Selatan/Tenggara
  • Perkapalan dan Dok Alirmenjaya
  • Perkebunan Kapas Indonesia
  • Perkebunan XVII
  • Perkebunan XXX
  • Permigan
  • Perusahaan Mekanisasi Pertanian Negara
    • I
    • II
    • III
    • IV
    • V
    • VI
    • VII
  • Perusahaan Peternakan Negara
  • Pusat Perkayuan Marunda
  • Sejati Bhakti
  • Sinar Bhakti
  • Tambang Batubara
  • Tri Bhakti
  • Tulus Bhakti
  • Daftar BUMN aktif
  • Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Bisnis
  3. Cabang
  4. Lini Usaha
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan

organisasi yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada tahun 1945 ketika menduduki Indonesia

Hermanto Tanoko

Komisaris, PT Avia Avian Tbk

Daftar badan usaha milik negara di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026