Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perdarahan subdural

Perdarahan Subdural (PSD) terjadin ketika kumpulan darah terbentuk di antara lapisan dalam duramater dan lapisan arachnoid dari selaput meninges yang menutupi otak. Gejala PSD antara lain sakit kepala, kebingungan, perubahan kepribadian, dan hilang kesadaran. Komplikasi PSD antara lain herniasi otak dan kejang.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perdarahan subdural
Perdarahan Subdural
Nama lainHematom Subdural
Hematom Subdural ditandai dengan panah merah diikuti dengan midline shift yang signifikan
SpesialisasiBedah Saraf
GejalaSakit kepala, kebingungan, perubahan kepribadian, hilang kesadaran[1]
PenyebabTrauma, antikoagulan, aneurismas, tumor otak, following pungsi lumbal, spontan[2]
Faktor risikoKetergantungan alkohol[1]
Metode diagnostikCT scan[3]
Diagnosis bandingHidrosefalus ex vacuo, abses subdural[4]
PengobatanBedah, observasi[1]

Perdarahan Subdural (PSD) terjadin ketika kumpulan darah terbentuk di antara lapisan dalam duramater dan lapisan arachnoid dari selaput meninges yang menutupi otak.[4] Gejala PSD antara lain sakit kepala, kebingungan, perubahan kepribadian, dan hilang kesadaran.[1] Komplikasi PSD antara lain herniasi otak dan kejang.[4]

Hal ini biasa terjadi akibat cedera otak traumatik, yang menyebabkan perlukaan dari vena yang saling terhubung pada ruang subdural.[4] Cedera pada anak dapat terjadi dengan tidak disengaja atau disengaja.[4] Sebab non-trauma antara lain obat antikoagulan, aneurisme, tumor otak, pasca tindakan pungsi lumbal, atau terjadi secara spontan.[2] Alkoholisme juga termasuk faktor risiko.[1] Diagnosis PSD dilakukan dengan menggunakan CT scan.[3]

Pengobatan dapat berupa pembedahan jika perdarahan terjadi secara tiba tiba dan berukuran besar.[2]Pembedahan yang dilakukan biasanya adalah kraniotomi atau burr holes.[1] Pada PSD berukuran kecil dapat dilakukan observasi.[1]

Perdarahan subdural akut mengenai 5 sampai 25% orang yang mengalami cedera kepala berat.[5] Perdarahan subdural kronik mengenai 3 dari 100000 orang per tahun. [6] PSD lebih sering terjadi pada usia muda dan tua. [4] Perdarahan subdural akut menyebabkan kematian sebanyak 50 sampai 90% kasus.[2]Perdarahan subakut dan kronik berhubungan dengan hasil pengobatan yang lebih baik [4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 "Subdural haematoma". nhs.uk (dalam bahasa Inggris). 23 October 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 12 November 2020. Diakses tanggal 16 October 2020.
  2. 1 2 3 4 Vega, RA; Valadka, AB (April 2017). "Natural History of Acute Subdural Hematoma". Neurosurgery clinics of North America. 28 (2): 247–255. doi:10.1016/j.nec.2016.11.007. PMID 28325459.
  3. 1 2 "Subdural haematoma - Diagnosis". nhs.uk (dalam bahasa Inggris). 23 October 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 29 August 2021. Diakses tanggal 16 October 2020.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 Pierre, L; Kondamudi, NP (January 2020). "Subdural Hematoma". StatPearls. PMID 30422565.
  5. ↑ "Subdural Hematoma: Background, Pathophysiology, Etiology". 2023-06-13.
  6. ↑ Yadav, Yad; Parihar, Vijay; Namdev, Hemant; Bajaj, Jitin (2016-12). "Chronic subdural hematoma". Asian Journal of Neurosurgery (dalam bahasa Inggris). 11 (04): 330–342. doi:10.4103/1793-5482.145102. ISSN 1793-5482. PMC 4974954. PMID 27695533. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Strok

penyakit yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah ke otak

Hidrosefalus

serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya

Bhumibol Adulyadej (Rama IX dari Thailand)

Raja Thailand dari tahun 1946 hingga 2016

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026