Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perang Salib Keenam

Perang Salib Keenam berawal pada tahun 1228 sebagai suatu upaya untuk mendapatkan kembali Yerusalem. Perang ini dimulai setelah kegagalan Perang Salib Kelima dan melibatkan sedikit sekali pertempuran yang sebenarnya. Manuver diplomatik Friedrich II, Kaisar Romawi Suci, menyebabkan Kerajaan Yerusalem kembali memperoleh sebagian kendali atas Yerusalem dalam hampir sepanjang lima belas tahun berikutnya maupun atas daerah lainnya di Tanah Suci.

Perang Salib pada abad ke-13
Diperbarui 15 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perang Salib Keenam
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Perang Salib Keenam" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(February 2011)
Perang Salib Keenam
Bagian dari Perang Salib

Friedrich II (kiri) bertemu dengan al-Kamil (kanan).
Tanggal1228–1229
LokasiSiprus, Timur Dekat
Hasil Kemenangan Tentara Salib melalui diplomasi
Perubahan
wilayah
Yerusalem, Nazaret, Sidon, Yafo, dan Betlehem diserahkan ke Tentara Salib
Pihak terlibat

 Kekaisaran Romawi Suci Kekaisaran Romawi Suci dan sekutunya

  • Kekaisaran Romawi Suci
  • Ksatria Teutonik
Dinasti Ayyubiyyah Kerajaan Siprus
Ibelin
Tokoh dan pemimpin
Kekaisaran Romawi SuciFriedrich II
Hermann von Salza
al-Kamil Henri I
John dari Ibelin
  • l
  • b
  • s
Perang Salib
Di Tanah Suci (1095–1291)
  • Pertama
  • Rakyat
  • 1101
  • Norwegia
  • Venesia
  • Kedua
  • Ketiga
  • 1197
  • Keempat
  • Kanak-Kanak
  • Kelima
  • Keenam
  • Para Baron
  • Ketujuh
  • Para Gembala 1251
  • Kedelapan
  • Kesembilan

Sesudah 1291

  • Fakir Miskin 1309
  • Para Gembala 1320
  • Smirna 1343–1351
  • Aleksandria 1365
  • Savoia 1366
  • Barbaria 1390
  • Nikopolis 1396
  • Varna 1443
  • Portugal 1481

Perang Salib Utara (1147–1410)

  • Wendi 1147
  • Swedia
    • 1150
    • 1249
    • 1293
  • Livonia 1198–1290
  • Prusia 1217–1274
  • Lituania 1283–1410

Melawan Sesama Kristen

  • Bosnia 1235–1241
  • Albigensia 1209–1229
  • Aragon 1284/5
  • Despenser 1382/3
  • Husité 1419–1434

  • Buku:Perang Salib
  • Portal Portal:Perang Salib

Perang Salib Keenam berawal pada tahun 1228 sebagai suatu upaya untuk mendapatkan kembali Yerusalem. Perang ini dimulai setelah kegagalan Perang Salib Kelima dan melibatkan sedikit sekali pertempuran yang sebenarnya. Manuver diplomatik Friedrich II, Kaisar Romawi Suci, menyebabkan Kerajaan Yerusalem kembali memperoleh sebagian kendali atas Yerusalem dalam hampir sepanjang lima belas tahun berikutnya (1229-39, 1241-44)[1] maupun atas daerah lainnya di Tanah Suci.

Friedrich II dan Kepausan

Friedrich II, Kaisar Romawi Suci, telah banyak melibatkan diri dalam Perang Salib Kelima, mengirimkan pasukan dari Jerman, tetapi ia gagal mendampingi pasukan tersebut secara langsung, walau ada dorongan dari Paus Honorius III dan kemudian Paus Gregorius IX, sebab ia diperlukan untuk mengkonsolidasikan posisinya di Jerman dan Italia sebelum ambil bagian dalam suatu perang salib. Bagaimanapun Friedrich kembali berjanji untuk ikut serta dalam perang salib setelah penobatannya sebagai kaisar pada tahun 1220 oleh Paus Honorius III. Pada tahun 1225 Friedrich menikahi Yolande dari Yerusalem (juga dikenal sebagai Isabelle), putri Jean dari Brienne (penguasa nominal Kerajaan Yerusalem) dan Maria dari Monferrato. Friedrich kini dapat mengklaim takhta kerajaan yang terpecah itu, dan memiliki alasan untuk berusaha memulihkannya. Pada tahun 1227, setelah penobatan Paus Gregorius IX, Friedrich dan pasukannya berlayar dari Brindisi, Italia, menuju Akko (kemudian menjadi ibu kota Kerajaan Yerusalem yang terpecah itu), tetapi adanya wabah memaksa Friedrich untuk kembali ke Italia. Paus Gregorius mengambil kesempatan ini untuk mengekskomunikasi Friedrich karena melanggar sumpahnya sebagai tentara salib, kendati hal ini dipandang hanya sebagai alasan sebab Friedrich selama bertahun-tahun telah berusaha untuk mengkonsolidasikan kekuasaan imperialisnya di Italia dengan mengorbankan kepausan.

Paus Gregorius menyatakan bahwa alasan dikeluarkannya sanksi ekskomunikasi tersebut adalah keengganan Friedrich untuk ikut serta dalam perang salib, dengan merujuk pada Perang Salib Kelima. Friedrich berupaya untuk melakukan negosiasi dengan sang paus, tetapi akhirnya memutuskan untuk mengabaikannya, dan berlayar ke Suriah pada tahun 1228 meskipun sedang diekskomunikasi, lalu tiba di Akko pada bulan September.

Referensi

Sumber
  • Cattaneo, Giulio (1992). Federico II di Svevia. Rome: Newton & Compton.
Kutipan
  1. ↑ Adrian J. Boas (2001). Jerusalem in the Time of the Crusades: Society, Landscape and Art in the Holy City Under Frankish Rule. London: Routledge. hlm. 1. ISBN 9780415230001. Diakses tanggal 12 September 2015.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Friedrich II dan Kepausan
  2. Referensi

Artikel Terkait

Perang Salib

perang-perang agama di Timur Tengah dan Eropa antara abad ke-15 sampai abad ke-17

Gerakan Perang Salib

Gerakan Perang Salib, yakni gerakan religius, politis, dan militer besar-besaran pada Abad Pertengahan, lazimnya dianggap berawal dari Konsili Clermont

Perang Salib Kedua

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026