Perang Rusia–Turki adalah perang yang terjadi antara Rusia, Rumania, Serbia, Montenegro, dan Bulgaria melawan Kesultanan Utsmaniyah dari tahun 1877 hingga 1878. Perang ini diakibatkan oleh bangkitnya nasionalisme di Balkan dan juga usaha Rusia untuk mencegah hilangnya teritori akibat Perang Krimea dan mendirikan kembali kekuasaan di Laut Hitam. Akibat dari perang ini adalah merdekanya Bulgaria, Rumania, Serbia dan Montenegro dari Kesultanan Utsmaniyah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Perang Rusia–Turki (1877–1878) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Krisis Timur Besar | |||||||||
Monumen Plevna didekat tembok Kitai-gorod | |||||||||
| |||||||||
| Pihak terlibat | |||||||||
|
|
| ||||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||||
|
|
| ||||||||
Perang Rusia–Turki (bahasa Bulgaria: Руско-турска война; bahasa Rusia: Русско-турецкая война; bahasa Turki: Rus-Türk Savaşı; bahasa Rumania: Războiul ruso-turc) adalah perang yang terjadi antara Rusia, Rumania, Serbia, Montenegro, dan Bulgaria melawan Kesultanan Utsmaniyah dari tahun 1877 hingga 1878. Perang ini diakibatkan oleh bangkitnya nasionalisme di Balkan dan juga usaha Rusia untuk mencegah hilangnya teritori akibat Perang Krimea dan mendirikan kembali kekuasaan di Laut Hitam. Akibat dari perang ini adalah merdekanya Bulgaria, Rumania, Serbia dan Montenegro dari Kesultanan Utsmaniyah.