Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPenyerangan Yuen Long 2019
Artikel Wikipedia

Penyerangan Yuen Long 2019

Penyerangan Yuen Long 2019 adalah penyerangan sekelompok massa yang terjadi selama dua hari pada 21 Juli 2019 hingga 22 Juli 2019, di Yuen Long, Hong Kong. Sebanyak lebih dari 100 pria berpakaian putih bersenjata menyerang warga termasuk orang tua, anak-anak, pengunjuk rasa berpakaian hitam, jurnalis, maupun anggota parlemen yang mereka temui di jalanan maupun para penumpang di stasiun MTR Yuen Long. Setidaknya terdapat 45 korban luka-luka dalam insiden penyerangan tersebut, termasuk salah seorang diantaranya merupakan wanita hamil. Serangan tersebut terjadi tepat setelah adanya aksi unjuk rasa RUU ekstradisi di Sheung Wan, Hong Kong dan diperkirakan sebagai tindakan untuk mengancam para pengunjuk rasa yang sedang kembali ke Yuen Long.

Penyerangan masal di kota Hong Kong
Diperbarui 18 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyerangan Yuen Long 2019
Penyerangan Yuen Long 2019
Tanggal
21 – 22 Juli 2019
20:30 – 04:30[1]
SasaranPengunjuk rasa RUU ekstradisi
  • Penduduk Yuen Long
  • Warga di sekitar stasiun
  • Kereta penumpang
  • Wartawan
  • Petugas ambulans
Massa membuka paksa gerbang di Stasiun Yuen Long
Para mafia melakukan penyerangan semalaman di Desa Nam Pin Wai

Penyerangan Yuen Long 2019 adalah penyerangan sekelompok massa yang terjadi selama dua hari pada 21 Juli 2019 hingga 22 Juli 2019, di Yuen Long, Hong Kong.[2][3] Sebanyak lebih dari 100 pria berpakaian putih bersenjata menyerang warga termasuk orang tua, anak-anak, pengunjuk rasa berpakaian hitam, jurnalis, maupun anggota parlemen yang mereka temui di jalanan maupun para penumpang di stasiun MTR Yuen Long.[4][5][6] Setidaknya terdapat 45 korban luka-luka dalam insiden penyerangan tersebut, termasuk salah seorang diantaranya merupakan wanita hamil.[7] Serangan tersebut terjadi tepat setelah adanya aksi unjuk rasa RUU ekstradisi di Sheung Wan, Hong Kong dan diperkirakan sebagai tindakan untuk mengancam para pengunjuk rasa yang sedang kembali ke Yuen Long.

Meskipun terdapat ribuan orang yang melaporkan kejadian tersebut melalui panggilan darurat 999,[8] lebih dari 30 menit tidak ada respon dari polisi yang datang untuk menangani kejadian tersebut.[9][10] Polisi akhirnya tiba satu menit setelah kelompok penyerang meninggalkan stasiun.[11][12] Tidak ada penangkapan yang dilakukan malam itu. Banyak orang yang menganggap polisi gagal melindungi warga dari serangan, bahkan tidak sedikit yang menuduh bahwa polisi berkolusi dengan massa.[13]

Latar Belakang

Protes terhadap RUU ekstradisi Hong Kong yang dianggap kontroversial telah berlangsung sejak Maret. Di akhir bulan Juli demonstrasi tersebut telah berubah menjadi bentrokan dengan polisi dengan dugaan polisi melakukan persekusi untuk memaksa mundur para demonstran. Pihak pendukung pemerintah yang mendukung RUU ekstradisi memuji tindakan polisi sebagai pembela hukum dan ketertiban. Berbeda dengan orang-orang berpakaian hitam yang memprotes kebijakan pemerintah, orang-orang yang mendukung pemerintah menggunakan pakaian putih. Pada 19 Juli, orang-orang berpakaian putih merusak Dinding Tai Po Lennon dan melakukan unjuk rasa yang menunjukkan keterlibatan polisi dalam kegiatan mereka pada 20 Juli.

Front Hak Asasi Manusia Sipil mengadakan protes dari Causeway Bay ke Wan Chai di Pulau Hong Kong, kembali menggunakan pakaian berwarna hitam pada hari Minggu tanggal 21 Juli. Mereka mengklaim "mempertahankan" tanah air mereka, sekelompok massa berbaju putih itu memperingatkan para pengunjuk rasa RUU ekstradisi untuk tidak memasuki Kota Yuen Long.[14]

Referensi

  1. ↑ "元朗無差別襲擊事件重組:警察在白衣人離開一分鐘後到場". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 September 2019. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  2. ↑ "Pan-dems accuse police of collusion with Yuen Long triads". The Standard. Hong Kong: Sing Tao News Corporation. 22 Juli 2019. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  3. ↑ "Mob Attack at Hong Kong Train Station Heightens Seething Tensions in City". The New York Times. 22 Juli 2019. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  4. ↑ "How marauding gang dressed in white struck fear into Yuen Long". South China Morning Post. Hong Kong. 23 Juli 2019. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  5. ↑ "'Where were the police?' Hong Kong outcry after masked thugs launch attack". The Guardian. 22 Juli 2019. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  6. ↑ Cheng, Kris (22 Juli 2019). "Chaos and bloodshed in Hong Kong district as hundreds of masked men assault protesters, journalists, residents". Hong Kong Free Press (HKFP). Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  7. ↑ "45 injured after mob attack at Hong Kong MTR station". Channel NewsAsia. 22 Juli 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-23. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  8. ↑ Mahtani, Shibani; Shih, Gerry. "Hong Kong protesters occupy airport amid fears of escalating violence". The Washington Post. Diakses tanggal 27 July 2019.
  9. ↑ Leung, Christy; Ting, Victor (22 Juli 2019). "Hong Kong police chief defends officers arriving 35 minutes after first reports of Yuen Long mob violence against protesters and MTR passengers". South China Morning Post. Hong Kong. Diakses tanggal 23 Juli 2019.
  10. ↑ Leung, Christy; Ting, Victor (22 July 2019). "Police chief defends 'late' force response to mob violence in Yuen Long". South China Morning Post. Hong Kong. Diakses tanggal 23 July 2019.
  11. ↑ 港鐵稱報警後警員「都有段時間」才到元朗站 – RTHK (dalam bahasa Chinese (Hong Kong)). RTHK. Diarsipkan dari asli tanggal 22 July 2019. Diakses tanggal 22 July 2019.
  12. ↑ "【睇片】元朗站惡煞木棒打人 《立場》記者市民被追打受傷 事發半小時未見警員執法 – 立場報道 – 立場新聞". The Stand News (dalam bahasa Chinese (Hong Kong)). Diarsipkan dari asli tanggal 21 July 2019. Diakses tanggal 22 July 2019.
  13. ↑ Press, Hong Kong Free (21 July 2019). "Hong Kong police deploy tear gas, rubber bullets against protesters as gov't slams 'direct challenge to national sovereignty'". Hong Kong Free Press (HKFP). Diakses tanggal 23 July 2019.
  14. ↑ "Suspected triads had warned of Yuen Long attacks". RTHK. Diakses tanggal 23 July 2019.

Pranala luar

  • 元朗黑夜 [Dark Night of Yuen Long] (Produksi televisi).經緯 線 [Laporan Terkini] (dalam Bahasa Kanton). Hong Kong: Now TV. Diakses 28 Juli 2019 – via YouTube.
  • 721元朗黑夜 [721 Yuen Long Nightmare] (Produksi televisi). 鏗鏘 集 [Hong Kong Connection] (dalam Bahasa Kanton). Hong Kong: Radio Televisi Hong Kong. Diakses 29 Juli 2019 – via YouTube.
  • "Visual Investigation: When a Mob Attacked Protesters in Hong Kong, the Police Walked Away". The New York Times (Dokumenter). Diakses 30 Juli 2019 .

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar Belakang
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Konflik Aceh–Belanda

Poltava singgah di Pelabuhan Sabang, Aceh, pada Februari 1901 untuk mengisi bahan bakar batu bara. Saat hendak melanjutkan perjalanan ke Hong Kong, terjadi kecelakaan:

Sejarah Taiwan (1945–sekarang)

oleh Kuomintang (KMT), pada tanggal 25 Oktober 1945. Setelah pembunuhan masal 28 Februari pada tahun 1947, darurat militer dideklarasikan pada tahun 1949

Daftar bencana maritim abad ke-20

tenggelamnya kapal Wilhelm Gustloff pada bulan Januari 1945 karena terkena serangan kapal selam Angkatan Laut Uni Soviet menyebabkan perkiraan korban jiwa

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026