Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penyerangan Hotel Wisata

Penyerangan Hotel Wisata, adalah sebuah peristiwa penyerangan terhadap Yahya Patiro, seorang politikus Kristen yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Poso. Peristiwa penyerangan ini terjadi pada tanggal 20 Maret 1999 di Lawanga, Poso Kota, Poso, dan dilakukan oleh kelompok pemuda Muslim yang kesal atas munculnya isu bahwa Patiro merupakan salah satu tokoh provokator yang memicu Kerusuhan Poso.

Wikipedia article
Diperbarui 5 Juli 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyerangan Hotel Wisata (bahasa Inggris: Attack of Wisata Hotelcode: en is deprecated ), adalah sebuah peristiwa penyerangan terhadap Yahya Patiro, seorang politikus Kristen yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Poso. Peristiwa penyerangan ini terjadi pada tanggal 20 Maret 1999 di Lawanga, Poso Kota[a], Poso, dan dilakukan oleh kelompok pemuda Muslim yang kesal atas munculnya isu bahwa Patiro merupakan salah satu tokoh provokator yang memicu Kerusuhan Poso.[1]

Latar belakang

Karena masa jabatan Bupati Poso Arief Patanga akan segera berakhir, yang berarti pemilihan Bupati baru akan segera digelar, membuat sejumlah partai politik mulai menentukan calon yang akan mereka usung. Sebelum terjadi kerusuhan pada bulan Desember 1998, proses penjaringan bakal calon Bupati Poso sudah dimulai.[2] Dalam selebaran yang dibuat oleh Agfar Patanga, Yahya Patiro diisukan sebagai salah satu penggerak kerusuhan tahun 1998. Peristiwa ini membuat namanya selalu muncul di berbagai baliho dan spanduk di seluruh kota setelah kerusuhan, yang sebagian besar menuduhnya sebagai salah satu provokator. Hal ini membuatnya memilih untuk tetap tinggal di Palu.[3]

Hingga bulan Maret 1999, sejumlah nama yang masuk dalam nominasi adalah Akram Kamarudin, Abdul Malik Syahadat, Abdul Muin Pusadan, Damsik Ladjalani dan Ismail Kasim. Sebelum tahapan nominasi diselesaikan, masih ada waktu bagi Patiro untuk melakukan pemulihan politik. Untuk mengamankan nominasinya sebagai calon bupati, dia jelas harus kembali ke Poso dan mencoba untuk membersihkan namanya, dan ini dilakukannya pada akhir bulan Maret 1999.

Patiro menginap di hotel milik pemerintah kabupaten, Hotel Wisata, di tepi pantai yang terletak di kelurahan yang dihuni mayoritas penduduk Muslim, Lawanga. Patiro menggunakan kesempatan ini untuk bertemu dengan sekelompok aktivis pemuda Muslim lokal tak lama setelah kedatangannya.[4] Namun, setelah mengetahui bahwa Patiro berada di Poso, kelompok Muslim lainnya berkumpul di depan Hotel Wisata di malam yang sama dan mulai melemparkan batu ke arah hotel.[5] Patiro meloloskan diri dengan melompati pagar belakang sebelum kerumunan pemuda Muslim bisa memasuki hotel, yang kemudian dijarah. Dengan bantuan penduduk di sekitarnya, dia kemudian dibawa ke pangkalan militer lokal terdekat Kodim, dan setelah itu dia diam-diam kembali ke Palu dengan pengawalan polisi. Dia kemudian dipindahkan ke kepegawaian provinsi di Palu sebagai ajudan gubernur.

Catatan kaki

  1. ↑ Sekarang Lawanga telah menjadi bagian dari kecamatan Poso Kota Utara.

Referensi

  1. ↑ "Agenda Susulan Sisa Konflik Poso". GATRA. Diakses tanggal 2 Desember 2016.
  2. ↑ McRae, Dave (2013). A Few Poorly Organized Men: Interreligious Violence in Poso, Indonesia. Diakses tanggal 27 November 2016.
  3. ↑ "Kronik Pra Malino". KontraS. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-12-25. Diakses tanggal 1 Desember 2016.
  4. ↑ "Kronologi Tragedi Poso Episode 1". ICM. 11 Mei 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-11-08. Diakses tanggal 2 Desember 2016.
  5. ↑ "Yahya Patiro Dihadang di Kampung Sendiri". Formasi. 2 April 1999. hlm. 12.

Sumber

  • McRae, Dave (2013). A Few Poorly Organized Men: Interreligious Violence in Poso, Indonesia. Power and Place in Southeast Asia (3). Leiden: Brill. doi:10.1163/9789004251724. ISBN 978-9-00-425172-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  • l
  • b
  • s
Kerusuhan Poso
Garis waktu
Peristiwa
  • Penyerangan Hotel Wisata
  • Rujuk Sintuwu Maroso
  • Insiden Toyado
  • Deklarasi Malino
    • Setelah 2001:
    • Mutilasi 3 Siswi
    • Pengeboman pasar Tentena
Isu
  • Amanat Lateka
  • Rekaman konflik
  • Pelatihan perang
  • Kekerasan seksual
  • Tuduhan keterlibatan pasukan pengamanan
  • Peredaran senjata ilegal
Tokoh
Kristen
  • Herman Parimo
  • Adven Lateka
  • Paulus Tungkanan
  • Fabianus Tibo
  • Dominggus da Silva
  • Marinus Riwu
  • D.A. Lempadeli
  • Erik Rombot
  • Yanis Simangunsong
  • Angky Tungkanan
  • Ventje Angkou
  • Heri Banibi
  • Rinaldy Damanik
  • J. Santo
  • Roy Runtu Bisalemba
Islam
  • Adnan Arsal
  • Sulaiman Mamar
  • Sofyan Lemba
  • Nawawi S. Kilat
  • Ahrul Hudaya
  • Agus Dwikarna
  • Firman Said
  • Ahmad Ridwan Ramboni
Pemerintah
  • Abdurrahman Wahid
  • Megawati Soekarnoputri
  • Jusuf Kalla
  • Muin Pusadan
  • Arief Patanga
  • Abdul Malik Syahadat
  • Yahya Patiro
  • Damsik Ladjalani
  • Eddy Bungkundapu
  • Slamet Kirbiantoro
  • Soeroso
  • Zainal Abidin Ishak
  • Deddy Woeryantono
  • Djasman Baso Opu
  • Unggung Cahyono
Operasi militer
BKO Polri
  • Operasi Sadar Maleo
  • Operasi Sintuwu Maroso I
  • Operasi Sintuwu Maroso II
  • Operasi Sintuwu Maroso III
  • Operasi Sintuwu Maroso IV
BKO TNI
  • Operasi Cinta Damai
Bibliografi
Publikasi
  • A Few Poorly Organized Men
  • Small Town Wars
Penulis
  • Dave McRae
  • Geert Arend van Klinken
  • Henk Schulte Nordholt
  • John Sidel
  • Lorraine Aragon
  • Category Kategori
  • Commons page Multimedia
  • l
  • b
  • s
Bencana alam, kecelakaan, dan kerusuhan di Indonesia tahun 1990–1999
Bencana alam
Banjir & longsor
  • Banjir Jakarta 1996
Gempa bumi
  • Gempa bumi Sulawesi Tengah 1996
  • Gempa bumi Biak 1996
  • Gempa bumi Kerinci 1995
  • Gempa bumi dan tsunami Jawa Timur 1994
  • Gempa bumi Liwa 1994
  • Gempa bumi Flores 1992
  • Gempa bumi Kalabahi 1991
Kecelakaan
Kereta api
  • Ratujaya
  • Trowek
Pesawat terbang
  • Garuda 152
  • SilkAir 185
  • Garuda 152
  • Sempati Air 304
  • Garuda 865
  • Merpati 6715
  • Merpati 422
  • Mandala 660
  • Kecelakaan C-130 Angkatan Udara Indonesia 1991
  • Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 5601
  • Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 106
  • Dirgantara 5940
  • Merpati 724
Kerusuhan
  • Mei 1998
  • Konflik sektarian Maluku
  • Penculikan aktivis 1997/1998
  • Krisis Timor Timur 1999
  • Kerusuhan Situbondo
  • Peristiwa Sanggoledo 1996
  • Kerusuhan Banjarmasin
  • Peristiwa Sanggoledo
  • Gerakan mahasiswa Indonesia 1998
  • Pendudukan Gedung DPR/MPR
  • Peristiwa Cimanggis
  • Peristiwa Gejayan
  • Kerusuhan Poso
  • Tragedi Semanggi
  • Tragedi Trisakti
  • Kerusuhan Sambas
  • Tragedi Lampung
  • Tragedi Simpang KKA
Lain-lain
  • Kebakaran mal Klender 1998
  • Krisis finansial Asia 1997
  • Reformasi Indonesia (1998–sekarang)
  • Operasi militer Indonesia di Aceh 1990-1998
  • Insiden Penembakan Timika 1996
  • Krisis sandera Mapenduma
  • Peristiwa 27 Juli
  • Penyerangan Hotel Wisata
  • Pengeboman Masjid Istiqlal 1999
  • Resolusi 1272 Dewan Keamanan PBB
◀ 1980-an 2000-an ▶

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Catatan kaki
  3. Referensi
  4. Sumber

Artikel Terkait

Pantai Tanjung Tinggi

pantai di Indonesia

Serangan Jakarta 2016

Aksi terorisme di Indonesia

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

ibu kota Indonesia dan provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026