Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Penyakit serum

Penyakit serum adalah keadaan subakut dari reaksi anafilaksis. Terjadi sebagai reaksi terhadap penyuntikan, misalnya penyuntikan serum antitetanus atau serum antidifteri. Serum tersebut berasal dari kuda sehingga mengandung protein asing bagi tubuh manusia. Gejala klinis dapat timbul beberapa menit, jam, atau 7-14 hari setelah penyuntikan serum tersebut. Gejala yang timbul dapat berupa gatal dan edema angioneurotik. Di samping itu dapat menyebabkan demam, radang sendi, dan bila mengenai susunan saraf pusat akan menimbulkan nyeri di kepala, gelisah, kejang-kejang, kesadaran menurun, sampai koma. Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian antihistamin dan dapat ditambah dengan pemberian kortikosteroid.

Reaksi terhadap penyuntikan serum
Diperbarui 4 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Penyakit serum adalah keadaan subakut dari reaksi anafilaksis.[1] Terjadi sebagai reaksi terhadap penyuntikan, misalnya penyuntikan serum antitetanus atau serum antidifteri.[1] Serum tersebut berasal dari kuda sehingga mengandung protein asing bagi tubuh manusia.[1] Gejala klinis dapat timbul beberapa menit, jam, atau 7-14 hari setelah penyuntikan serum tersebut.[1] Gejala yang timbul dapat berupa gatal (biasanya timbul di pinggang) dan edema angioneurotik (biasanya mengenai muka, bibir, lidah dan daerah rongga mulut).[1] Di samping itu dapat menyebabkan demam, radang sendi, dan bila mengenai susunan saraf pusat akan menimbulkan nyeri di kepala, gelisah, kejang-kejang, kesadaran menurun, sampai koma.[1] Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian antihistamin dan dapat ditambah dengan pemberian kortikosteroid.[1]

Penyebab

Protein di dalam tubuh salah mengenali antigen (protein dalam anti-serum) sebagai zat yang berbahaya.[2][3] Hal ini menyebabkan sistem imun memproduksi antibodi.[2] Lalu, antibodi tersebut mengikat antigen dan membangun lapisan sel di jantung, pembuluh darah, pembuluh getah bening dan rongga tubuh lainnya sehingga menyebabkan inflamasi.[2] Saat ini penyebab utama dari penyakit serum adalah antibiotik penisilin.[2] Penyebab lainnya adalah antibiotik yang mengandung sefalosporin, fluoksetin, obat tidur, aspirin, antiserum ular, dan sengatan lebah.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Ichtiar Baru Van Hoeve; Hassan Shadily. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7 (edisi khusus). Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
  2. 1 2 3 4 5 "Serum sickness". Diakses tanggal 20 Juni 2014.
  3. ↑ "Serum sickness". Diakses tanggal 20 Juni 2014.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penyebab
  2. Referensi

Artikel Terkait

Difenhidramin

senyawa kimia

Alergi makanan

Reaksi timbul akibat paparan terhadap bahan yang pada umumnya tidak berbahaya dan banyak ditemukan dalam lingkungan. Menurut Gell dan Coombs, reaksi hipersensitivitas

Diabetes melitus

penyakit kencing manis (sering disingkat sebagai diabetes) adalah gangguan metabolisme yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026