Pemilihan umum Gubernur Bali 2003 dilaksanakan sebagai penentuan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali periode 2003–2008. Sidang pemilihan ini berlangsung dalam dua tanggal yang berbeda di Gedung DPRD Bali, Kota Denpasar, yakni proses pertama pada tanggal 30 Juli 2003 dan proses kedua pada tanggal 6 Agustus 2003.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

30 Juli 2003 6 Agustus 2003 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali
Dewa Made Bertha: 31 kursi
Tjokorda Gde Budi Suryawan: 20 kursi
Gede Ngurah Wididana: 4 kursi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

Pemilihan umum Gubernur Bali 2003 dilaksanakan sebagai penentuan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali periode 2003–2008. Sidang pemilihan ini berlangsung dalam dua tanggal yang berbeda di Gedung DPRD Bali, Kota Denpasar, yakni proses pertama pada tanggal 30 Juli 2003 dan proses kedua pada tanggal 6 Agustus 2003.[1][2]
Pemilihan Gubernur Bali pada tahun 2003 mengusung empat pasang calon gubernur, yang masing-masing akan menyampaikan visi misinya kepada anggota Dewan dalam menanggapi berbagai masalah di Pulau Dewata.[1] Adapun keempat pasang calon gubernur tersebut antara lain:
| No Urut | Calon Gubernur dan Wakil Gubernur | Dukungan Fraksi Parpol | |
|---|---|---|---|
| 1 | Gede Ngurah Wididana | I Putu Gede Ary Suta |
|
| Pengusaha[3] | Ketua BPPN
(2002-2003) | ||
| 2 | Dewa Made Beratha | I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan | |
| Gubernur Bali
(1998-2003) |
Anggota DPRD Bali
(1999-2003) | ||
| No Urut | Calon Gubernur dan Wakil Gubernur | Dukungan Fraksi Parpol | |
|---|---|---|---|
| 1 | Tjokorda Gde Budi Suryawan | Anak Agung Hardiana |
|
| Bupati Gianyar
(1993-2003) |
Tokoh Partai Golongan Karya Provinsi Bali[4] | ||
| 2 | Anak Agung Gede Antara | Jro Gde Karang Tangkid Suwarsana |
|
| ??? | Pendiri Yayasan Ibu Pertiwi[5] | ||
Dalam sidang kedua DPRD Bali, Dewa Made Beratha, dengan wakilnya I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, terpilih kembali sebagai Gubernur Bali pada periode 2003–2008. Pasangan ini terpilih atas rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dengan perolehan 31 suara dari keseluruhan 55 anggota Dewan.[2]