Pemilihan umum Kabupaten Gunungkidul 2020 adalah pemilihan umum lokal yang akan diselenggarakan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pilkada Gunungkidul 2020 diadakan dalam rangka memilih Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul periode 2021-2024. Bupati petahana, Badingah, tidak dapat lagi mencalonkan diri karena telah menjabat sebanyak dua periode, sedangkan wakil bupati petahana berpeluang mencalonkan diri kembali hanya untuk posisi bupati karena menjabat sebagai wakil bupati sebanyak dua periode. Hasil Pemilu 2019 menunjukkan bahwa dari total 8 partai politik yang mendudukkan wakilnya di DPRD Gunungkidul, terdapat dua partai politik yang dapat mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati tanpa berkoalisi, yaitu PDI Perjuangan yang memiliki 10 kursi dan Partai NasDem yang memiliki 9 kursi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

9 Desember 2020[1] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Sutrisna Wahyudi
Bambang Sunaryanta Hasil rekapitulasi penghitungan suara kecamatan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Kabupaten Gunungkidul 2020 (selanjutnya disebut Pilkada Gunungkidul 2020 atau Pilbup Gunungkidul 2020) adalah pemilihan umum lokal yang akan diselenggarakan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pilkada Gunungkidul 2020 diadakan dalam rangka memilih Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul periode 2021-2024.[2] Bupati petahana, Badingah, tidak dapat lagi mencalonkan diri karena telah menjabat sebanyak dua periode, sedangkan wakil bupati petahana berpeluang mencalonkan diri kembali hanya untuk posisi bupati karena menjabat sebagai wakil bupati sebanyak dua periode. Hasil Pemilu 2019 menunjukkan bahwa dari total 8 partai politik yang mendudukkan wakilnya di DPRD Gunungkidul, terdapat dua partai politik yang dapat mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati tanpa berkoalisi, yaitu PDI Perjuangan yang memiliki 10 kursi dan Partai NasDem yang memiliki 9 kursi.[3]
Pasangan Sunaryanta-Heri Susanto memenangkan pemungutan suara dengan mengumpulkan 155.878 suara atau 33,1%.[4]
Hasil pemilihan umum legislatif 2019 di Kabupaten Gunungkidul terdapat 8 Partai Politik dengan jumlah 45 Kursi di DPRD Kabupaten Gunungkidul, yaitu:
| No. | Partai politik | Jumlah kursi | Perubahan kursi (2014) | |
|---|---|---|---|---|
| 1 | PDI-P | 10 / 45 |
||
| 2 | NasDem | 9 / 45 |
||
| 3 | PAN | 6 / 45 |
||
| 4 | Golkar | 5 / 45 |
||
| 5 | PKB | 4 / 45 |
||
| 6 | Gerindra | 4 / 45 |
||
| 7 | PKS | 4 / 45 |
||
| 8 | Demokrat | 3 / 45 |
||
Pemilihan umum ini diikuti oleh empat pasangan calon bupati dan wakil bupati.[5]
| Nomor urut |
Calon Bupati dan Wakil Bupati | Partai Politik Pengusung | Perolehan Suara[4] | |
|---|---|---|---|---|
| 144.012 suara
(30,6%) | ||||
| Sutrisna Wibawa (Non-Partisan) |
Mahmud Ardi Widanto (Kader PAN) | |||
| Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (2016-2020) |
Ketua DPD PAN Kabupaten Bantul (2010-2020) | |||
![]() |
![]() |
53.576 suara
(11,4%) | ||
| Immawan Wahyudi (Non-Partisan) |
Martanty Soenar Dewi (Non-Partisan) | |||
| Wakil Bupati Gunungkidul (2016-2021) |
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Jawa Timur (2005-2020) | |||
![]() |
![]() |
116.881 suara
(24,9%) | ||
| Bambang Wisnu Handoyo (Non-Partisan) |
Benyamin Sudarmadi (Non-Partisan) | |||
| Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY (2019-2020) |
Ketua DPD HKTI DIY (2010-2020) | |||
![]() |
155.878 suara
(33,1%) | |||
| Sunaryanta (Non-Partisan) |
Heri Susanto (Non-Partisan) | |||
| Anggota TNI Angkatan Darat (1993-2020) |
Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan Pegawai, Biro Organisasi dan Kepegawaian Setjen Kementan (2019-2020) | |||