Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Halo, Janur M Bagus, dan selamat datang di Wikipedia! Terima kasih atas kontribusi anda. Saya harap Anda menyukai tempat ini dan memutuskan untuk menginap. Sayangnya, satu atau beberapa halaman yang Anda buat, seperti anda lakukan mungkin tidak sesuai dengan beberapa [[Wikipedia:List of policies Wikipedia, dan tidak dapat disimpan.
Ada halaman tentang membuat artikel yang mungkin ingin Anda baca yang disebut Artikel pertama anda. Jika Anda terjebak, dan mencari bantuan, silakan datang ke Halaman bantuan kontributor baru, di mana Wikipediawan berpengalaman dapat menjawab pertanyaan apa pun yang Anda miliki! Berikut ini beberapa tautan bagus lainnya untuk pendatang baru:
Saya harap Anda menikmati mengedit di sini dan menjadi Wikipediawan! Harap tanda tangan di halaman pembicaraan menggunakan empat tilda (~~~~); ini akan secara otomatis menghasilkan nama dan tanggal Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, lihat Tanya jawab, Anda juga dapat mengetik saja {{Bantu saya}} di halaman ini, di ikuti dengan pertanyaan Anda, dan seseorang akan segera muncul untuk menjawab pertanyaan Anda atau tanyakan kami di laman pembicaraan saya. dan sekali lagi, Selamat datang!
⭑Sophia𓂃.🖊 28 Juli 2025 02.06 (UTC)
==[[Wikipedia |tipe=4 |judul=Artikel bermasalah |gambar=Information red.svg
|pesan=
Jika ini adalah artikel pertama yang Anda buat, mungkin Anda perlu membaca panduan menulis artikel pertama terlebih dahulu.
Halo dan selamat datang di Wikipedia. Ini adalah pemberitahuan untuk menginformasikan kepada Anda bahwa ada tag yang ditempatkan pada halaman berjudul Pelita (harian), yang dinominasikan untuk dihapus secara cepat dari Wikipedia, sesuai kriteria penghapusan cepat A1, karena merupakan artikel dengan sedikit atau tanpa konteks kepada pembaca. Baca Wikipedia:Tulisan rintisan terkait bagaimana merintis artikel pendek yang baik. Ingat pula bahwa artikel harus memenuhi kriteria kelayakan dan harus dirujuk pada sumber tepercaya yang dapat dipastikan.
Jika Anda berpendapat bahwa halaman tersebut layak dimasukkan di Wikipedia, Anda dapat mengajukan banding dengan mengunjungi halaman tersebut dan mengeklik tombol "ajukan diskusi keberatan penghapusan". Kemudian Anda dapat menjelaskan mengapa menurut Anda artikel tersebut layak dimasukkan di Wikipedia.
Walaupun demikian, harap dimaklumi bahwa artikel Anda mungkin akan tetap dihapus. Jika Anda ingin meminta para pengurus untuk mengevaluasi penghapusan artikel Anda, kunjungi Wikipedia:Evaluasi penghapusan.}} ⭑Sophia𓂃.🖊 28 Juli 2025 02.06 (UTC)
Sepertinya halaman kamu memiliki galat pada templat Mistsplitter Reforged Bare diskusjon det herSe mitt bidrag 28 Juli 2025 09.55 (UTC)
KH. Sirojul Munir | |
|---|---|
| Kehidupan pribadi | |
| Lahir | Garut, Jawa Barat, Indonesia |
| Meninggal | 1 Agustus 2025 RSUD dr. Slamet Garut, Jawa Barat |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Dikenal karena | Ketua MUI Kabupaten Garut |
| Pekerjaan | Ulama, pendidik, tokoh masyarakat |
KH. Sirojul Munir (wafat 1 Agustus 2025) adalah seorang ulama dan tokoh Islam asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Ia dikenal sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut dan menjadi figur sentral dalam pembinaan umat, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, serta dakwah Islam yang ramah dan inklusif di daerah Priangan Timur.
KH. Sirojul Munir lahir di Garut, Jawa Barat, dan menempuh pendidikan keagamaan di lingkungan pesantren tradisional. Ia dikenal sebagai sosok yang tawadhu, dekat dengan masyarakat, serta memiliki kemampuan komunikasi yang membumi dalam menyampaikan ajaran Islam.
Sebelum menjabat sebagai Ketua MUI Garut, KH. Sirojul Munir aktif berdakwah di berbagai majelis taklim, masjid, dan kegiatan sosial keagamaan. Setelah menjabat, ia dikenal mendorong sejumlah program strategis, antara lain:
Di bawah kepemimpinannya, MUI Garut aktif menanggapi isu-isu lokal seperti halal-haram produk konsumsi, fatwa sosial, hingga dinamika keagamaan di masyarakat urban maupun pedesaan.
KH. Sirojul Munir menekankan pentingnya akhlak, kelembutan dalam dakwah, dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan. Ia kerap mengingatkan bahwa Islam hadir sebagai rahmat untuk seluruh alam (rahmatan lil 'alamin) dan menolak praktik ekstremisme dalam beragama.
KH. Sirojul Munir wafat pada 1 Agustus 2025 sekitar pukul 12.45 WIB di Garut. Kepergiannya membawa duka mendalam bagi umat Islam di Garut dan Jawa Barat. Jenazahnya dimakamkan dengan penghormatan dari berbagai kalangan, termasuk ulama, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah daerah.
Warisan KH. Sirojul Munir hidup dalam nilai-nilai dakwahnya yang sederhana, teduh, dan membangun. Banyak pihak mengenangnya sebagai sosok ulama yang tidak hanya memberi fatwa, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan tutur kata.
Janur M. Bagus | |
|---|---|
| Lahir | Garut, Jawa Barat, Indonesia |
| Pekerjaan | Penulis, jurnalis, editor |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Karya terkenal |
|
Janur M. Bagus adalah seorang penulis, jurnalis, dan editor asal Indonesia yang dikenal melalui karya-karya bertema sosial, budaya lokal, kepemimpinan, dan literasi masyarakat. Ia aktif menulis buku-buku biografi, sejarah lokal, serta narasi transformasi sosial di Kabupaten Garut dan wilayah Jawa Barat.
Janur M. Bagus lahir di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia menempuh pendidikan formal hingga tingkat magister dengan fokus pada manajemen sumber daya manusia. Ketertarikannya pada dunia tulis-menulis muncul sejak usia muda melalui kegiatan jurnalistik, literasi desa, dan advokasi komunitas.
Janur memulai karier sebagai jurnalis di berbagai media lokal dan nasional. Ia mengantongi sertifikat Wartawan Utama dari Dewan Pers pada 2021 melalui PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV). Selain sebagai jurnalis, Janur juga aktif sebagai editor dan pendiri penerbit independen seperti Arta Media Nusantara dan Goresan Pena.
Sebagai penulis, Janur dikenal memiliki gaya narasi reflektif, berbasis riset lapangan, dan memadukan pendekatan jurnalisme naratif dengan kajian budaya dan sosial.
Beberapa karya yang diterbitkan Janur M. Bagus antara lain:
Selain menulis, Janur terlibat dalam gerakan literasi desa dan pelatihan komunikasi bagi generasi muda serta tokoh lokal. Karya-karyanya banyak digunakan sebagai bahan diskusi dalam kajian literasi, sejarah lokal, dan kepemimpinan.
| Mohon jangan gunakan templat "{{Infobox Person}}" di ruang nama pengguna Anda. Gunakan {{Infobox pengguna}}. |
H. Dudung Sudiana adalah tokoh masyarakat dan figur politik lokal asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ia dikenal melalui gagasan Garut Butuh Penyegaran yang mengusung pembaruan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan nilai budaya lokal. Pemikiran tersebut dibukukan oleh Janur M. Bagus dalam Menangkap Gagasan: Garut Butuh Penyegaran, diterbitkan oleh Artha Media Nusantara pada Mei 2025.[1]
Pada Pemilihan Bupati Garut 2024, Dudung mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati. Namun, satu hari sebelum pendaftaran resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), ia mengundurkan diri dengan alasan keluarga dan kondisi personal. Keputusan ini disampaikan langsung di hadapan relawan pendukungnya.[2]
Pasca pengunduran diri dari pencalonan, Dudung tetap aktif dalam kegiatan sosial melalui sebuah yayasan yang ia dirikan. Yayasan ini menjalankan program Jumat Berkah, memberikan santunan kepada anak yatim, serta menyalurkan beasiswa bagi pelajar berprestasi di Garut.[3]
Dudung dan keluarganya memiliki keterlibatan dalam kegiatan Partai Demokrat di Kabupaten Garut. Salah satu kontribusinya adalah membantu pengadaan ambulans untuk kepentingan layanan masyarakat, yang diapresiasi oleh Ketua DPC Demokrat Garut.[4]
Janur M Bagus (bicara) 9 Agustus 2025 12.37 (UTC)
Janur M. Bagus | |
|---|---|
| Lahir | 9 Januari 1973 Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia |
| Pekerjaan | Penulis, jurnalis, penggiat sosial |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Genre | Jurnalisme, komunikasi, budaya, kepemimpinan |
| Karya terkenal | Jurnalisme di Ujung Tanduk, Menangkap Gagasan: Garut Butuh Penyegaran |
Janur M. Bagus (lahir di Tasikmalaya, 9 Januari 1973) adalah jurnalis, penulis, dan penggiat sosial Indonesia.[1] Ia dikenal lewat karya-karyanya yang membahas jurnalisme, komunikasi lintas generasi, kepemimpinan lokal, serta tradisi budaya Sunda. Selain aktif di media, ia terlibat dalam pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat daerah dan nasional.
Janur menempuh pendidikan dasar di SDN Bojongkawung, Tasikmalaya, kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Pagerageung (kini SMP Sukaresik), dan Muallimien Persis 19 Bentar, Garut. Ia meraih gelar Sarjana Manajemen (S1) dari STIE Yasa Anggana Garut dan Magister Manajemen (S2) dari IKOPIN University, Sumedang. Sebelumnya, ia sempat menempuh studi di STAI Al-Musaddadiyyah dan Sekolah Tinggi Hukum Garut (STHG), namun tidak menyelesaikannya.[1]
Ia memulai karier jurnalistik sebagai reporter radio di Garut sebelum menjadi kontributor untuk media nasional seperti KBR 68H Jakarta dan ANTV. Janur kemudian merintis sejumlah media online lokal, termasuk Drop Out, Kimjabar.com, dan GapuraIndonesia.com. Di tingkat nasional, ia bersama 127 jurnalis eks-ANTV mendirikan media online Cakrawala.co.[1]
Di bidang organisasi, ia pernah menjabat Ketua Forum Komunikasi KIM Kabupaten Garut, Wakil Ketua FK-KIM Jawa Barat, dan turut membidani lahirnya Forum KIM Nusantara. Ia juga menjadi pengurus IJTI Korda Garut, Forum Kabupaten Garut Sehat (FKGS), dan mendirikan Koperasi Digital Segar. Kiprahnya meluas ke berbagai yayasan seperti Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP) dan Yayasan Kaca Bina Bangsa (YKBB). Saat ini ia menjabat Direktur Utama PT Garut Digital Bangsa.[1]
Janur M Bagus (bicara) 15 Agustus 2025 00.10 (UTC)
| Mohon jangan gunakan templat "{{Infobox Person}}" di ruang nama pengguna Anda. Gunakan {{Infobox pengguna}}. |
KH. Thonthowi Djauhari Musaddad (lahir 22 Oktober 1958 di Yogyakarta) adalah ulama, pendidik, dan penggerak sosial asal Garut, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai pendiri Pesantren Luhur Al-Wasilah dan penggagas inisiatif dakwah kultural dan ekologis. Kiai yang akrab dijuluki "Ajengan Bendo" ini aktif mengintegrasikan nilai Islam dengan kebudayaan Sunda dan pelestarian lingkungan.[1]
Thonthowi adalah putra Prof. KH. Anwar Musaddad—mantan Rektor IAIN Sunan Gunung Djati Bandung—dan Rd. Atikah, putri KH. Qurthubi dari Garut. Ia menempuh pendidikan pesantren di Pondok Modern Darussalam Gontor dan Pesantren Al-Muayyad, Solo. Pada 1978, ia melanjutkan ke Universitas Umm al-Qura, Mekkah, dan mengumpulkan koleksi hampir empat ton kitab klasik (turats) untuk lembaga pendidikannya di Garut.[2]
Pada 1996, ia mendirikan Pesantren Luhur Al-Wasilah di Garut sebagai pusat kombinasi pendidikan syar’i, kebangsaan, dan sosial. Koleksi kitab turats yang dibawa dari Mekkah menjadi salah satu fondasi keilmuan pesantren ini.[2]
Julukan ini merujuk pada gaya khasnya mengenakan bendo—penutup kepala tradisional Sunda—sebagai simbol penguatan identitas budaya dalam dakwah Islam yang kontekstual.
Ia menginisiasi *Majlis Ngaji dan Ngopi Tak Lazim*, forum dakwah dialogis. Ia juga menciptakan *Sholawat Lingkungan*, dzikir Sunda yang mengajak pelestarian alam. Sejak 2000-an, ia aktif dalam gerakan reboisasi pesantren dan menyatakan bahwa “menjaga lingkungan sama wajibnya dengan sholat”.[3]
Menurut situs resmi **Universitas Garut**, ia diundang sebagai *pemateri* dalam Seminar Moderasi Beragama bagi Perguruan Tinggi Umum di Kabupaten Garut (Desember 2023).[4]
Dalam Nahdlatul Ulama, ia pernah menjabat Wakil Sekretaris Syuriyah PWNU Jawa Barat (1996–1999), Ketua RMI Jabar (1999–2002), Rais Syuriyah PCNU Garut (1999–2009), dan saat ini Rois Syuriah PBNU (2025–2027). Ia juga pernah mengajar di STAI Al-Musaddadiyah dan Universitas Garut.
Pemikiran beliau terkenal dengan *ecotheologi Sunda*, menekankan alam sebagai amanah ilahiah, penanaman pohon sebagai bentuk sedekah jariyah, dan pengembangan nilai tradisional seperti *leuweung larangan* dan *cai kahuripan* dalam pendidikan pesantren.[1]
Kiprah KH. Thonthowi mencakup pendidikan, dakwah budaya, pelestarian lingkungan, dan dialog lintas agama. Ia menjadikan pesantren sebagai pusat peradaban yang menyambungkan nilai ilahiah dengan kehidupan sosial dan ekologis.
Janur M Bagus (bicara) 15 Agustus 2025 00.16 (UTC)
Janur M Bagus | |
|---|---|
| Genre | Nonfiksi, Biografi, Jurnalisme, Kajian budaya |
| Karya terkenal | Dari Desa ke Dunia Maya, Dalem ke-26, Festival Nyaneut |
Janur M. Bagus (lahir di Tasikmalaya, 9 Januari 1973) adalah seorang penulis dan jurnalis asal Indonesia. Ia dikenal luas melalui karya-karyanya yang memadukan jurnalisme, biografi tokoh, kajian kepemimpinan, hingga dokumentasi budaya lokal. Beberapa bukunya terbit di berbagai penerbit nasional seperti Goresan Pena, Arta Media, Deepublish, Alfabeta Indonesia, Salam Literasi, dan Penerbit Adab.
Janur M. Bagus telah menulis sejumlah buku yang diterbitkan oleh berbagai penerbit. Beberapa di antaranya adalah:
| Tahun | Judul | Penerbit | ISBN |
|---|---|---|---|
| 2025 | Dari Desa ke Dunia Maya: Evolusi KIM di Tengah Transformasi Digital | Goresan Pena | 978-623-367-954-1 |
| 2025 | Dalem ke-26: Bupati Garut yang Lahir dari Palu Hakim | Goresan Pena | 978-623-367-991-6 |
| 2025 | Diky Chandra: Politik adalah Lakon, Seni adalah Rumah | Goresan Pena | 978-634-242-047-8 |
| 2025 | Festival Nyaneut, Dari Tradisi ke Transformasi | Goresan Pena | 978-634-242-141-3 |
| 2025 | Gaya Ngobrol Zaman Baru: Memahami Komunikasi Lintas Generasi di Era Digital dan Emosional | Arta Media | – |
| 2025 | Menangkap Gagasan: Garut Butuh Penyegaran | Arta Media | – |
| 2025 | Jurnalisme di Ujung Tanduk: Etika yang Tergerus dan Krisis di Balik Berita | Deepublish | – |
| 2025 | Dinamika Kepemimpinan di Garut: Transformasi dan Tantangan Pembangunan dalam 20 Tahun Terakhir | Alfabeta Indonesia | 978-634-7129-26-0 |
| 2025 | Pemimpin Berkinerja: Peran Penempatan, Kompetensi, dan Gaya Kepemimpinan | Penerbit Adab | 978-634-216-203-3 |
| 2025 | Chocodot: Cokelat, Dodol, dan Mimpi dari Garut | Salam Literasi | – |
Janur M Bagus (bicara) 22 Agustus 2025 15.13 (UTC)
Thank you for your contributions. Your image or other content was recently deleted, or will soon be deleted, in accordance with our process and policies, because it was not, or is not, within our scope. Please review our project scope, but in short, Commons is targeted at educational media files including photographs, diagrams, animations, music, spoken text and video clips. The expression “educational” is to be understood according to its broad meaning of “providing knowledge; instructional or informative”. Wikimedia Commons does not contain text articles like encyclopedia articles, textbooks, news, word definitions and such. Each of these other kinds of content have their own projects: Wikipedia, Wikibooks, Wikisource, Wikinews, Wiktionary and Wikiquote. If the content seems to fit the scope of one of those other projects, please consider contributing it there. Otherwise, consider an alternative outlet. If you think that the deletion was in error because the contribution really was in scope, you can appeal it at Commons:Undeletion requests, giving a reason why it fits our scope to help others evaluate the matter. Thank you for your understanding.
You may press "Save page" again if you believe your edit to be constructive. Janur M Bagus (bicara) 4 September 2025 15.17 (UTC)